by

Efendi Sinaga, Kuasa Hukum Jessica: 2 Alat Bukti JPU Tidak Sah

Persidangan Jessica Kumolo Wongso.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Effendi Sinaga, kuasa hukum Jessica Kumala Wongso,  dalam analisis yuridisnya menyebutkan
dua alat bukti yang diajukan oleh JPU tidak sah. Dua alat
bukti yang disebutkan oleh JPU tidak menunjukan bukti secara jelas bahwa
Jessica bersalah atas kematian Mirna Wayan Salihin.

“Jaksa tidak
mampu membuktikan sedikitnya dua alat bukti untuk memperlihatkan
kesalahan terdakwa, sehingga tidak ada alasan menghukum Jessica.  Yang
diuraikan jaksa tidak mengarah pada racun sianida yang merampas nyawa
korban padahal yang harus dibutkikan adalah terampasnya nyawa
Mirna,”ujar Effendi saat pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat, Kamis (13/10).

Efendi menambahkan, selama ini Jaksa hanya
menunjukan adanya sianida di kopi yang diminum oleh Mirna berdasarkan
hasil pemeriksaan laboratorium. Sedangkan menurut keterangan saksi
maupun tayangan CCTV tidak satu pun yang melihat dari mana asal sianida
atau cara sianida masuk ke dalam kopi.

Dalam fakta
persidangan terkuak bahwa 70 menit setelah kematian Mirna usai cairan
dalam lambung diperiksa tidak ditemukan kandungan sianida. Kemudian
tidak dilakukannya otopsi  yang merupakan salah satu cara untuk
menentukan penyebab kematian Mirna.

“Dalam kasus seluruh
keterangan ahli maupun saksi tidak ada yang membuktikan terdakwa
merampas nyawa Mirna dengan sianida, korban meninggal bukan karena
sianida,” tegas Effendi.

Comment

Rekomendasi Berita