by

Forum Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias Gelar Pertemuan Di Nias Barat

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS BARAT – Forum Kepala Daerah (FORKADA) se-Kepulauan Nias gelar pertemuan dalam rangka membahas agenda pelaksanaan Pesta Yaahowu, Pembangunan Perluasan Landasan Pacu Bandara Binaka dan Pembangunan 1000 unit Homestay yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati Nias Barat, Selasa (11/10)

Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd didampingi Wakil, Khenoki Waruwu bersama Ketua DPRD Ir. Nitema Gulo, M.Si dalam hal ini sebagai tuan rumah pada pertemuan tersebut, menyambut langsung kedatangan Para Kepala Daerah beserta rombongan yang selanjutnya oleh Asisten I, Sabaeli Gulo, S.IP bertempat di ruang Afo Bappeda Nias Barat mempersilahkan kepada Seretaris Forkada Drs. Firman Yanus Larosa, MAP untuk memandu acara rapat.

Pada kesempatan tersebut Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli, S.Pd mengekspos gambaran umum tentang kewilayahan kabupaten Nias Barat yang memiliki luas wilayah 546,30 km2 yang berbatasan dengan kecamatan Tugala Oyo Kabupaten Nias Utara di sebelah utara, serta Kecamatan Botomuzoi, Hiliserangkai, Gido dan Ma’u Kabupaten Nias di sebelah timur sementara di sebelah selatan, berbatasan dengan Kecamatan Lolowa’u Kabupaten Nias Selatan dan sebelah barat berbatasan dengan Samudera Hindia yang terdiri dari 8 kecamatan, 105 Desa/lurah dengan jumlah penduduk sebanyak 91.000 jiwa lebih.

Selanjutnya Faduhusi Daeli, melalui Ketua Forkada menaruh harapan kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Menteri Pariwisata agar pada pemilihan Putri Pariwisata Kepulauan Nias di Pantai Sirombu yang di gelar pada tanggal 29/10/2016 yang akan datang, untuk hadir pada event tersebut. Sementara mengenai perluasan landasan Bandara Binaka, menurut Bupati, butuh perencanaan yang matang serta pendekatan peresuasif dan peningkatan kerjasama yang baik kepada semua pihak.

Menyinggung program pembangunan Homestay sebagai gebyar destinasi wisata dalam menyokong kawasan pariwisata di Kepulauan Nias, sebanyak 200 unit per kabupaten /kota, sebagaimana hasil rakor kepala daerah se-Kepulauan Nias di Kantor Kementerian Pariwisata di Jakarta (29/08/2016), menurut Bupati, hal tersebut juga membutuhkan kajian dan eksplorasi kejelasan sehingga, tidak salah dalam menyikapi dan menindaklanjuti karena destinasi Wisata Nias Barat pada dasarnya tidak kalah menarik dengan Pulau Bali.

Sementara itu, Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dalam kapasitasnya sebagai Ketua Forkada, terkait perluasan landasan pacu Bandara Binaka, dalam hal pembebasan lahan seluas 37 ha. untuk dilakukan urung rembuk mengenai pembagian tugas agar lebih sinkron, sedangkan Kementerian Pariwisata, juga saat ini sedang menggodok tentang anggaran yang dibutuhkan dalam perluasan landasan pacu tersebut. Sedangkan terkait pelaksanaan Pesta Yaahowu, Sokhiatulo Laoli berharap agar semua pihak untuk memberhasilkan-nya karena event tersebut merupakan cermin kita bersama.

Mengakhiri penyampaianya, Ketua Forkada Sokhiatulo Laoli tentang agenda pemekaran daerah otonom baru dalam hal ini rencana pemekaran Provinsi Kepulauan Nias, melalui Komisi I DPR RI yang selanjutnya diterima oleh Kemendagri untuk membuka kembali agenda pembahasan pemekaran dimaksud dengan harapan, agar dalam waktu relatif cepat akan ada informasi menggembirakan terhadap seluruh warga di Kepulauan Nias. (S.Gulo)

Comment

Rekomendasi Berita