by

Janji Janji Manis Cagub Anies Kepada Warga DKI Jakarta

Anies Baswedan
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Bakal calon Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan kian rajin menyapa warga Jakarta, khususnya di perkampungan ibu kota. Anies berdialog mendengarkan keluh kesah para warga kelas menengah ke bawah itu

Dalam dialognya, mayoritas warga mengeluhkan soal penggusuran yang belakangan gencar dilakukan Pemprov DKI. Warga yang tinggal di kampung berharap, Anies tak main gusur jika terpilih jadi gubernur.

Bukan cuma soal penggusuran, warga juga kebanyakan berkeluh kesah soal banjir dan macet yang dihadapi di Jakarta. Sejumlah janji manis pun diumbar oleh Anies kepada warga demi meraih simpati.

Berikut 4 janji Anies Baswedan jika terpilih jadi gubernur DKI Jakarta dalam Pilgub DKI 2017 mendatang, Senin (10/10):

1. Kredit rumah murah korban gusuran

Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan skema kredit rumah sederhana bagi warga. Jika terpilih menjadi gubernur, Anies berjanji tidak akan membebani warga dengan biaya sewa rumah murah.

“Kita akan membuat skema buat supaya rumah-rumah bagi rakyat miskin punya akses kredit rumah sederhana yang bisa dimiliki. Sekarang itu nyewa, nyewa berapa tahun enggak apa-apa masa mau 40 tahun nyewa terus,” jelasnya.

Dia berjanji akan berkomunikasi kepada warga andaikan Pemprov DKI harus melakukan langkah penggusuran. Anies ingin keputusan yang diambil memberikan keadilan dan solusi bagi warga Jakarta.

“Yang penting komunikasi. Apapun yang diputuskan harus dikomunikasikan dengan baik. Ada keadilan dan solusi karena yang dibutuhkan Jakarta bukan hanya keputusan tapi solusi. Jadi keputusan apapun harus memberikan keadilan untuk mereka,” tegasnya.

2. Tekan angka produksi kendaraan

Anies menuturkan, kemacetan di Jakarta terjadi karena jumlah kendaraan lebih banyak ketimbang ukuran dan panjang jalan yang tersedia. Menurutnya, salah satu solusinya adalah mengurangi volume kendaraan yang mengaspal.

“Kenapa sih jadi macet. Jumlah kendaraan di jalanan terlalu banyak dibanding panjang jalan enggak sama. Sekarang di gang kalau orang banyak macet juga. Cara kita mengurangi jumlah kendaraan di jalan,” jelasnya.

Solusi lain yang ditawarkan Anies adalah membuat warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Caranya, lanjut dia, dengan meningkatkan pelayanan transportasi massal menjadi lebih nyaman dan murah.

“Bagaimana? Makin banyak yang menggunakan kendaraan bersama-sama. Harus dibuat dua berubah. 1 Nyaman, 2 harus terjangkau. Karena itu nanti programnya meningkatkan pelayanan kendaraan umum di Jakarta. Disubsidi biar terjangkau,” pungkasnya.

3. Buat warga Jakarta bahagia

Bakal calon gubernur DKI JakartaAnies Baswedanbaru saja menghadiri acara deklarasi dukungan warga Duren Sawit untuk pasangan Anies-Sandiaga. Warga Duren Sawit juga telah menyatakan ikrarnya demi memenangkan pasangan Anies-Sandiaga.

Anies berjanji akan menjaga amanah rakyat tersebut. Dia menyebut warga Duren sawit adalah sekelompok yang ingin adanya perubahan di Jakarta.

“Ini bukan kerumunan, tapi ini barisan yang mau mengubah Jakarta. Kita baru saja memperingati 1 Hijriyah 1438 H, dan Ini saat hijrah juga untuk Jakarta kita. Kita akan kembalikan seperti yang dijanji tadi,” kata Anies di Gedung Senam, Duren Sawit, Jakarta, Minggu (9/10).

Mantan Mendikbud ini memastikan tidak hanya akan membangun Jakarta secara fisik, tetapi juga aspek sosial dengan membuat warga sejahtera dan bahagia.

“Beda sekali mengelola kota dan mengelola masyarakat kota. Kita ingin menjadikan lebih baik, kita ingin pastikan maju kotanya dan bahagia warganya. Kita memastikan keadilan hadir di kota ini,” jelasnya.

4. Kasih sertifikat hak milik warga kampung

Bakal calon gubernur DKI JakartaAnies Baswedanberdialog dengan warga Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Dalam dialog tersebut Anies disodorkan kontrak politik dari warga bila dirinya memenangkan Pilgub DKI pada 15 Februari 2017.

Dalam kontrak politik itu warga menuntut Anies untuk memenuhi hak dan memberikan perlindungan bagi warga Tanah Merah. Salah satunya, warga Tanah Merah meminta untuk melegalkan kepemilikan tanah karena mereka telah menetap selama lebih dari 20 tahun.

“Melegalisasi kampung-kampung yang dianggap ilegal. Kampung-kampung yang sudah ditempati warga selama 20 tahun dan tanahnya tidak bermasalah akan di akui haknya dalam bentuk sertifikasi hak milik,” kata Koordinator Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu, Purwanto di hadapan Anies Baswedan, Minggu (2/10).

Kontrak politik selanjutnya, lanjut dia, Anies diminta untuk pro rakyat miskin. Anies juga diminta dalam kerjanya berbasis pelayanan dan melibatkan partisipasi warga untuk Jakarta beradab.[Gin]

Comment

Rekomendasi Berita