by

Seorang Mahasiswi Jadi Korban Penjabretan Di Kramat Raya

Rinna Meilia saat melaporkan peristiwa penjabretan ke Polsek Jakarta Pusat.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Rinna Meilia (19) berstatus mahasiswi menjadi korban penjabretan yang terjadi di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (4/10) sekitar pukul 18.05. Petsitiwa tersebut terjadi persis di seberang Polres Jakarta Pusat saat korban sedang menelpon dan melintas dari arah Simpang Lima.
 
”Korban saat
berjalan melintas di trotoar depan PT Datamek itu sebenarnya berencana
menuju ke kampus YAI. Namun, secara tiba-tiba dari belakang samping
kanan ada seorang laki laki merampas handphone miliknya,” ungkap Aiptu
Wardi SH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kenari kepada wartawan, Selasa
(4/10).
Kemudian handphone korban, Rinna
Meilia (19th), dibawa lari menuju jalan dan naik motor
bersama teman pelaku perampasan dengan sepeda motor mio warna
hitam. Melihat peristiwa itu seorang tukang cat duko bernama Anjang
berupaya mengejar pelaku ke arah simpang lima. Namun karena pelaku lebih
cepat, tidak dapat ditangkap.
Peristiwa
yang secara tiba-tiba terjadi itupun, oleh Babinkamtibmas kelurahan
Kenari Aiptu Wardi SH yang sedang melintas dengan mengendarai motor,
seraya melihat pelapor menangis lansung berhanti dan menghampiri korban
untuk menenangkan dan memberikan penjelasan.
“Menurut kesaksian korban, iapun juga tidak sempat dapat melihat nopol
pelaku, karena tidak di ketahui berhubung gelap. HP milik korban yang
dirampas warna hitam merk samsung Grandwos,” tukasnya. 
Selanjutnya, Korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Senen untuk dibuatkan surat kehilangan[Nicho].

Comment

Rekomendasi Berita