by

Seorang Pemandu Wisata Goa Pindul Kedung Banyumoto Tenggelam

Pencarian Giyo di aliran sungai Goa Pindul, Kedung Banyumoto.[Hadi/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGKIDUL –  Seorang Pemandu Wisata di Goa Pindul, Giyo (55 thn) warga Dusun Gelaran I, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo tenggelam di aliran sungai Goa Pindul tepatnya di Kedung Banyumoto, pintu keluar aliran sungai Goa Pindul,  Minggu (9 /10) sekitar pukul 13.15.
Menurut kesaksian dan keterangan teman kerja sesama Pemandu Wisata Karmanto, saat itu Giyo dan bersama pemandu lainnya baru saja mengantarkan para wisatawan untuk menyusuri Goa Pindul. Namun Giyo tidak ikut mengantarkan para wisatawan ke Sekretariat, Dia tetap di Pintu Keluar atau disebut juga Kedung Banyumoto. 
Menurut Karmanto disini sudah ada kebiasaan untuk mencari benda benda yang tenggelam milik dari para wisatawan, biasanya berupa cincin, jam tangan, atau kacamata. Kemungkinan Giyo berniat mencari benda benda yang tenggelam setelah mengantarkan para wisatawan tadi. Giyo langsung melepaskan jaket pelampung dan langsung turun keair, hal ini biasanya sering dia lakukan. Dan setiap dia selesai melakukan penyelaman biasa sering membawa sesuatu dari Kedung tersebut. Kejadian kali ini merupakan hal yang luarbiasa.

“Giyo adalah senior kami, jiwanya penolong. Dia selalu menolong orang yang terjepit di dalam air. Dia itu paling pintar dan senior di air. Kemungkinan Dia (Giyo) kram atau kakinya terjepit batu. Juga didalam air itu ada arus yang kuat.” imbuh Karmanto.

Peristiwa ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Gunungkidul, Proses evakuasi korban tenggelam yang dilakukan Tim SAR DIY ditunggui oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul Bpk. Saryanto, ST., serta turut hadir juga Assek Bidang Kesra Bpk. H. Tommy Harahap, SH.,MH. 
Seperti yang diketahui Bupati bahwa Pak Giyo adalah Pemegang Sertifikat dan sebagai Pemandu Wisata terlama.

“Kita doakan saja, proses penyelamatannya berjalan lancar dan Tim Penyelamat bisa selamat semua” ujar Bu Hj. Badingah, S.Sos.

Hari semakin gelap dan juga hujan belum reda mengguyur lokasi pencarian. Akhirnya pencarian Pemandu Wisata Goa Pindul Pak Giyo yang hilang saat penyelaman dihentikan. 

Waktu telah menunjukkan sekitar pukul 18.10 WIB. Menurut salah satu anggota Tim SAR DIY mengatakan bahwa pencarian terpaksa dihentikan karena waktu sudah malam. Sesuai dengan prosedur tidak diperkenankan melakukan pencarian pada malam hari.

Tim SAR DIY juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum melihat tanda tanda keberadaan korban. Pencarian akan dilanjutkan hari ini.(Senin/red). (Hd/wnd)

Comment

Rekomendasi Berita