by

Toharudin Santuni Jernih Darmawati Lase Bersaudara Rp 500.000/ Bulan

Toharudin bersama Jernih Darmawati Lase dan Jefri Yanto Lase.[Rinus/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Pasca
pemberitaan Media Online Radar Indonesia News.Com di bawah judul “Ayah Meninggal Dunia Ibu Entah Kemana Jernih Darmawati Lase Bersaudara Menderita” beberapa waktu lalu, kini mulai terjawab.
Kesulitan hidup yang dialami Jernih Darmawati Lase dan adiknya,  Jefri Yanto Lase, siswa SD Negeri 071005 Banua Sibohou Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, bersama kakaknya Linda Yanti Lase tersebut mendapat respon positif dari seseorang bernama Toharudin.

Toharudin adalah pria kelahiran Kabupaten Semarang Jawa Tengah,  20 Januari 1968, merasa tergugah hatinya membaca berita tentang derita yang tengah dialami Jernih Darmawati Lase bersaudara tanpa ayah dan ibu, masih dapat bertahan hidup dalam derita dengan mandiri, walau masih usia sekolah seperti itu.

“Bagiku Do’a yatim piatu didengar Allah di Surga, anak yatim adalah anak yang kehilangan ayahnya, sebagai seorang pelindung sekaligus tulang punggung bagi keluarga, peranan ayah sangatlah vital baik dalam kasih sayang maupun kehidupan ekonomi. Menyayangi dan menyantuni yatim piatu memudahkan kita di dunia dan akhirat” hal demikianlah yang mendorong seorang Toharudin untuk menyantuni Jernih Darmawati Lase bersaudara.

Selanjutnya pertemuan dengan Jernih Darmawati Lase bersudara Diagendakan pada hari Sabtu, (01/10/2016), dengan difasilitasi Media Radar Indonesia News.Com Perwakilan Kepulauan Nias melaksanakan pertemuan di SD Negeri 071005 Banua Sibohou Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias.

 
Di hadapan Kepala Sekolah Arosokhi Zega, S.Pd bersama para Guru lainnya, Toharudin menyerahkan langsung santunan, yang diterima Linda Yanti Lase didampingi Jernih Darmawati Lase dan adiknya, Jefri Yanto Lase sebesar Rp 500. 000. (lima ratus ribu rupiah)

Menurut Toharudin, pria satu istri dengan tiga orang anak ini, bahwa santunan ini adalah murni didasari ketulusan dan keikhlasan, serta akan berkelanjutan setiap bulannya hingga 9 tahun ke depan atau sampai batas waktu kemampuan, selama hayat dikandung badan.
 

Ke depan, Toharudin yang sudah tinggal di Nias selama 20 tahun lamanya ini berharap agar Jernih Darmawati Lase dan adiknya,  Jefri Yanto Lase dapat sejajar dengan anak-anak lainnya baik dalam kehidupan sehari-hari apalagi menyangkut pendidikannya.

Sementara itu, Kepala SD.Negeri 071005 Banua Sibohou, Arosokhi Zega Atas Nama Jernih Darmawati Lase bersaudara, menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Toharudin atas bantunan yang diberikan kepada anak yatim piatu seperti ini.

 
“Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Penyayang memberi umur panjang dan murah rezeki, khususnya bagi Pak Toharudin dan Keluarga.” Imbuh Arosokhi Zega.(Rinus)

Comment

Rekomendasi Berita