by

Atas Perilaku Ahok Yang Tidak Beradab, Ketum GP Ansor Bersikap

H. Yaqut Cholil Qoumas, Ketum GP. Ansor.[Website resmi Yaqut-cholil.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Sikap Ahok yang sangat tidak sopan terhadap KH. Ma’ruf Amin yang hadir sebagai saksi di Pengadilan Jakarta Utara, di Gedung Pertanian, Ragunan, Selasa (31/1) lalu mendapat kecaman keras oleh Ketum PP GP Ansor.

Dalam rilis yang beredar di WhatsApp, GP Ansor menyatakan sikap bahwa KH. Ma’ruf Amin adalah Rais ‘Aam PBNU, sekaligus pimpinan tertinggi dalam jam’iyah NU. Dalam sidang kasus penistaan agama dengan Terdakwa Basuki Tjahja Purnama, KH. Ma’ruf Amin dihadirkan ke persidangan untuk memberikan Keterangan Ahli (vide: Pasal 184 ayat (1) jo. Pasal 186 KUHAP).


Ditambahkan oleh Yaqut C. Qoumas, KH. Ma’ruf Amin dalam hal ini, berdasarkan kompetensinya sebagai ahli hukum islam, maupun kapasitasnya sebagai Rais ‘Aam Syuriah PBNU – pimpinan tertinggi sekaligus yang memberikan arah gerak hukum (Islam) dalam tubuh NU, maupun sebagai Ketua Umum MUI, merupakan seseorang yang ahli dalam hal agama, dan sudah tepat untuk dihadirkan ke persidangan untuk dimintai sebagai Keterangan Ahli dalam hal kasus penistaan agama (Islam).

Yaquut menegaskan, keterangan yang diberikan oleh KH. Ma’ruf Amin, berdasarkan pengamatan kami, sudah sesuai dengan kompetensi maupun kapasitasnya sebagai Ahli Agama Islam, baik sebagai Fuqaha, Rais ‘Aam PBNU maupun sebagai Ketua Umum MUI.

Dalam pernyataan tersebut, GP Ansor menyayangkan sikap, perilaku maupun kata-kata dari Terdakwa maupun Tim Pengacaranya, dengan alih-alih menolak Keterangan Kyai Ma’ruf Amin sebagai Ahli justru memelintir situasi dan seolah-olah menempatkan Kyai Ma’ruf sebagai Terdakwa. Bahkan cecaran-cecaran pertanyaan maupun tuduhan serta kata-kata kasar yang ditujukan kepada Kyai Ma’ruf Amin lebih merupakan sikap yang menonontonkan Argumentum Ad Hominem – atau menyerang pribadi Kyai Ma’ruf daripada mematahkan argumen yang terkait keahlian beliau.

“GP Ansor tidak akan tinggal diam dan dengan ini menyatakan siap mendampingi dan membela Kyai Ma’ruf Amin, sebagai pimpinan tertinggi kami, secara lahir dan batin dalam koridor hukum; dan menyerukan kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk siaga satu komando.” Tegas Yaqut
Mendengar kabar Ahok akan mengunjungi dan meminta maaf kepada KH. Ma’ruf Amin, Ketum GP Ansor bercuit, “Datangi baik2 yaa.. Sampaikan ke orang tuanya, apa yg dilakukan bocah
itu. Minta tolong spy dididik lebih baik lagi. Terutama soal adab.” [GF]

Comment

Rekomendasi Berita