by

Majelis Kalibata Bershalawat Hadirkan Djarot, Pemilik Tempat Protes Panitia

Solihin bersama isteri saat dialog dengan Kapolres Jaksel, Kombes Iwan Kurniawan di lokasi.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,
JAKARTA – Dengan tema Majlis Kalibata Bershalawat, Relawan Nusantara
(Relanu) selenggarakan pengajian di Holland Bakery, Pasar Minggu,
Jakarta Selatan, Sabtu (11/3). Dalam pengajian tersebut, Panitia
menghadirkan salah seorang paslon peserta Pilkada, Djarot Syaiful
Hidayat.

Solihin,
anak dari pemilik tempat yang dipakai oleh Relanu untuk pengajian
tersebut protes kepada Wirda yang sebelumnya meminta izin atas pemakaian
tempat tersebut hanya untuk pengajian dan memberikan bantuan kepada
anak yatim.

“Awal
permintaan izin kepada kita hanya untuk pengajian bukan untuk yang
lain. Tapi nyatanya ada kedatangan paslon.” Ujar Solihin kepada
radarindonesianews.com.
Solihin
menambahkan, dirinya masih menghargai tamu, kalau tidak, dia sudah
mengusir saat paslon masih ada di dalam pengajian tersebut.
“Saya masih punya tenggang rasa, kalau gak, saya bubarkan saat berlangsung pengajian.” Ujar Solihin menambahkan.
Solihin
menyayangkan bahwa Wirda, salah seorang yang meminta izin pemakaian
tempat kepada pihak keluarganya itu telah menyalahi permohonan dan izin yang diberikan
seperti yang diajukan sebelumnya, sebatas untuk pengajian dan memberikan
bantuan kepada anak yatim tanpa kegiatan lain.
Keluarga
Solihin menuntut Wirda meminta maaf atas kejadian itu dan untuk
menyelesaikan kasus tersebut, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes
Iwan Kurniawan yang berada di lokasi langsung memerintahkan jajarannya
untuk mengamankan Wirda ke Polsek Pancoran.
Dalam
pertemuan di Polsek Pancoran, Wirda selaku Panitia tidak mengakui telah
mengundang paslon dan jika tuntutan keluarga Solihin tidak dipenuhi
dalam hitungan waktu 1×24 jam yang jatuh pada pukul 03.00 sore besok,
maka kasusnya akan diserahkan kepada pengacara untuk proses hukum.
[GF]. 

Comment

Rekomendasi Berita