by

Masyarakat Ponggok, Bantul Sulap Pohon Pisang Menjadi Makanan

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Hasil olahan makanan ringan yang kian berinovasi seiring perkembangan jaman yang kian maju, usaha kecil menengah (UKM) menembus pasar lokal maupun pasar ekspor. Lewat promosi media sosial yang kian canggih membuat industri kreatif dan inovatif dalam perkembangannya menuai keberhasilan. 
 
Dalam rangka kunjungan kerja Ketua Darma Wanita Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia beserta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bantul di salah satu wilayah Bantul, Kecamatan Bambanglipuro, Desa Sidoharjo, Dusun Ponggok, pemerintah mengapresiasi hasil kerja yang di lakukan oleh masyarakat sekitar lewat hasil makan yang diciptakan sangat unik dan bergizi tinggi.

Olahan makanan yang menggunakan bahan baku pohon pisang ini mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan masyarakat sekitar. Dusun Ponggok merupakan wilayah yang kaya akan tanaman pangan dan hortikultura di antaranya adalah pisang. Kurang lebih ada 20 Ha tanaman pisang ada di desa Sidomulyo. Bahkan gizi yang terdapat dalam olah makanan yang satu ini tak kalah dengan olahan pabrikan makan ringan. Terdapat mineral, protein, karbohidrat, kalori dan serat melalui uji teknologi hasil pangan Fakultas Teknologi Pertanian UGM.

Menurut Purwanti, pengurus aneka olahan pisang UKM Al Barik, banyak yang bisa kita ciptakan dari bahan pohon pisang antara lain cendol dari pohon pisang, kerupuk dari kulit pisang, dodol pisang dan keripik bonggol pisang.

“Masyarakat sangat senang atas kedatangan Ketua Darma Wanita Kementrian Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga kerja Kab.Bantul karna disamping mengapresiasi hasil kerja kami, pemerintah juga ikut berperan aktif dalam perkembangan dan kemajuan UKM yang kami kelola, bahkan bantuan yang pernah kami terima sangat membantu dalam pertumbuhan usaha kecil di desa kami” ucapnya ketika ditemui di acara kunjungan kerja UKM, Jumat  (24/03).

Kreativitas masyarakat menuju pertumbuhan ekonomi yang sangat baik bagi sektor UKM yang ada di daerah Bantul. Zaman yang kian canggih membuat masyarakat dituntut mandiri dan melihat peluang yang ada.

Ketua Darma Wanita Kementrian Ketenagakerjaan Ifa Hanif Dzakiri mengatakan, ini sangat perlu di contoh olah masyarakat Indonesia karena sangat inspiratif dalam penggembangan usaha mikro. Sedangkan Istirul Widilastuti, Kepala Seksi Pendataan dan Perluasan Kerja Disnakertrans Kabupaten Bantul mengajak bersama-sama membangun UKM yang produktif, kreatif di Bantul.

 
“Adanya UKM tentunya membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran, sehingga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah sosial.” Imbunya. [Ivan]

Comment

Rekomendasi Berita