by

Kapolda Jatim Pimpin Apel Kebangsaan Dalam Rangka Harlah Ke-83 Gp Ansor

RADARINDONESIANEWS.COM, KEDIRI — 15 ribu personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar apel kebangsaan dalam rangka Harlah ke-83 GP Ansor di lapangan Aula Al Muktamar PP Lirboyo Kota Kediri, Sabtu (20/5).

Dalam acara apel kebangsaan di pimpin langsung oleh Kapolda Jatim, IRJEN POL Drs Machfud Arifin, yang didampingi oleh Jajaran Kodam V Brawijaya, Kapolres wilayah Rayon IV, Ketua Umum PP GP Ansor Agus Yaqut Cholil Qoumas, Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni, pengurus wilayah NU Jatim, Pengurus Wilayah GP Ansor dan seluruh Pengurus Cabang GP Ansor se Jawa timur.

Dalam sambutanya Kapolda menyatakan bahwa keberadaan Banser tidak lepas dari sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia, oleh karena itu seluruh anggota Banser untuk menjaga NKRI dan tidak mau negara tercabik cabik oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Kemerdekaan bukanlah hal yang mudah diperoleh, bukan pemberian, namun disertai darah, luka dan air mata.

“Proses ini adalah perjuangan pendahulu, para kiai, ulama, tokoh agama, para santri dan segenap elemen masyarakat pada waktu itu untuk menyatukan dengan tekad dan semangat cinta tanah air. Mari kita jaga keutuhan NKRI bersama sama. Ungkap IRJEN POL Drs Machfud Arifin Kapolda Jatim.

Disela sela sambutannya Kapolda Jatim sempat menanyakan kepada anggota Banser tentang kesangupannya untuk mengorbankan jiwa raganya untuk Indonesia.

“Apakah sanggup Banser mengorbankan jiwa raga untuk Indonesia ?. ” tanya Kapolda Jatim yang disambut dengan riuh ribuan Banser dengan satu kata “Sangguuuuuuuuup”.

”Saya harapkan kegiatan ini menjadi momentum sebagai sarana memelihara kesatuan dan persatuan , sekaligus menjadi media tali silaturahmi. Banser diharapkan sebagai generasi penerus ikut menjaga keutuhan NKRI. Keutuhan Kebhinekaan NKRI ada dipundak kita,” harap Kapolda.

Sementara itu KH Anwar Iskandar menyampaikan bahwa GP Ansor adalah Garda Bangsa harus mengajak seluruh masyarakat bersama sama menjaga NKRI dan tidak mau negara disusupi oleh para perusak bangsa.

“Dasar NKRI adalah Pancasila bukan lainya. Ansor adalah kader kader pembela Agama dan bangsa,” ungkap Gus War.

Di tempat yang sama Ketua PC Ansor Kabupaten Kediri, Munasir Huda menegaskan bahwa GP Ansor menjadi garda terdepan dalam mpertahankan dan menegakkan NKRI dari segala bentuk rongrongan.

“Mempertahankan NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. GP Ansor harus solid, tidak boleh mudah terpecah belah dan harus tetap menjaga persatuan disegala lini. GP Ansor Kediri secara tegas menolak dan melawan tindakan yang mengarah pada upaya mempecah belah keutuhan bangsa dan akan selalu loyal pada NKRI, “ Pungkasnya. (Pick)

Comment

Rekomendasi Berita