by

KSPI: Agen Asing Bermain Meme Tuduh Said Iqbal Dengan Rumah Mewah

Kahar S Cahyono, Ketua Departemen Infokom dan Media KSPI
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Terkait adanya meme rumah mewah yang tersebar luas di media sosiak, FSPMI dan KSPI menduga ada kekuatan yang secara sistemik ingin melemahkan gerakan serikat pekerja di Indonesia. Ini diungkapkan Ketua Departemen Infokom dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono melalui rilis yang dikirim ke meja redaksi, Jumat (5/5/2017).

Dalam rilis tersebut, Kahar menambahkan, tanpa bermaksud membanggakan diri sendiri, dari berbagai sumber nasional maupun internasional, saat ini KSPI dan FSPMI dianggap sebagai lokomotif perubahan nasib kaum buruh di Indonesia. 

 
Hal ini terlihat dalam kesungguhan dan militansi FSPMI dan KSPI dalam perjuangan menolak upah murah, menolak outsourcing dan pemagangan, reformasi jaminan sosial, melawan kriminalisasi buruh, menolak tax amnesty, mendukung calon pilkada yang pro buruh, menolak penggusuran dan reklamasi, serta isu buruh dan kerakyatan lainnya.

“Terhadap sikap kritis KSPI dan FSPMI, tak heran jika hal itu membuat penguasa dan pengusaha hitam bersama pengikutnya serta orang-orang bayarannya menyerang terus-menerus melalui pengulangan isu serta menyerang pribadi pemimpin buruh khususnya Said Iqbal.” Ujar Kahar menambahkan.

Fitnah seperti ini lanjut Kahar, tidak hanya terjadi kali ini bahkan sudah dilakukan sejak tahun 2012 dengan tujuan melemahkan perjuangan kaum buruh dengan harapan agar kepercayaan anggota/buruh kepada pemimpinnya hilang.


“Tetapi semua cara kotor dan fitnah tersebut tidak pernah berhasil, karena anggota lebih mengerti bagaimana pemimpinnya. Presiden KSPI yang juga Presiden FSPMI berjuang langsung bersama-sama kaum buruh. Dia bukan tipe pemimpin yang hanya duduk di belakang meja ruangan ber-AC. Selain itu, ada hasil yang dirasakan bersama buruh se-Indonesia.” Demikian imbuh Kahar.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita