by

Walhi: Stop, Reklamasi Teluk Jakarta

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pro-kontra soal Reklamasi teluk Jakarta hingga kini terus bergulir. Bahkan isu ini kian menarik ketika persoalan reklamasi dijadikan salah satu bahan debat calon gubernur dan wakil gubernur beberapa waktu lalu. Satu pasangan calon ingin agar proyek reklamasi dilanjutkan dengan dalih pengembangan ibu kota Jakarta dan demi kepentingan ekonomi. Namun satu pasangan calon lain mendesak agar proyek ini dihentikan karena hanya akan berdampak buruk bagi lingkungan, sosial dan ekonomi.

Namun bagi Manajer Kampanye Pesisir dan Pulau – Pulau Kecil Walhi Ony Mahadika tidak ada tawar menawar soal proyek tersebut. Pemerintah harus tegas mengambil langkah agar proyek ini dihentikan. Sebab hanya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan. Selain itu dampak terhadap kehidupan sumber daya kelautan menjadi terancam.

“Pertama proyek itu harus dihentikan. Kedua penyebabnya jelas, selain merusak lingkungan dan bencana ekologi akan menghilangkan wilayah tangkap nelayan, dan meminggirkan nelayan,” kata Ony, Selasa (16/5/2017). 


Terkait dengan nasib pekerja dalam proyek reklamasi, Ony menyerahkan kembali kepada masing-masing perusahaan. Jika nantinya proyek dihentikan, perusahaan harus memberikan hak-hak bagi pekerja baik itu berupa tunjangan ataupun hak-hak ketenagakerjaan seperti yang diatur dalam Undang-Undang.

“Ya kalau soal pekerja ya itu kewenangan perusahaan yang ngerjakan proyek tersebut. Dan lagi kalau dihitung kerusakan dan menghilangkan kehidupan nelayan itu tidak sebanding dengan pendapatan pekerja reklamasi,” sambungnya.

Mengenai terpilihnya Anies Baswedan – Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Ony berharap agar janji kampanye untuk menghentikan proyek ini ditunaikan. Lembaga yang concern di lingkungan ini meminta agar keduanya menjadikan kasus reklamasi ini sebagai pelajaran agar tidak ada kebijakan sembrono yang dikeluarkan saat menjabat nanti.

“Yang penting Walhi menekankan keduanya itu gimana agar proyek reklamasi itu berhenti dan tidak diteruskan karena merugikan masyarakat sekitar dan kerusakan lingkungan,” tandasnya.(din/tb)

Comment

Rekomendasi Berita