by

Tangani Persekusi, Polisi Diminta Berimbang

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai.[Dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Polri diminta berimbang dalam menangani kasus PMA, yang diduga menjadi korban persekusi oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari ormas Front Pembela Islam (FPI).

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mengatakan, dalam kasus PMA diharapkan Polisi bersikap berimbang dalam menangani kasus.

Polisi jangan hanya menangani kasus persekusi atau intimidasi saja. Tapi polisi juga harus melihat perbuatan anak tersebut yang menulis status yang diduga merendahkan martabat dan harkat seseorang.

“Kami berharap Polri berimbang, jangan hanya menangani kasus Intimidasi saja tapi juga harus dilihat perbuatan anak tersebut yang merendahkan seseorang,” tutur Pigai ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Pigai menjelaskan, dengan kejadian persekusi tersebut harusnya polisi juga menindaklanjuti tulisan status PMA yang dianggap mengandung kekerasan verbal karena merendahkan harga diri seseorang.

Dia juga berhadap agar kejadian tersebut tidak terulang kembali nantinya. Pihak kepolisian diminta lebih sigap mengantisipasinya.

“Polisi harus menindak siapa siapa saja yang membuat status yang dapat merendahkan seseorang. Karena itu, penegak hukum harus bergerak cepat supaya menghindari kejadian seperti itu,” tuturnya. (gun/tb)

Comment

Rekomendasi Berita