by

Proyek Desa Sui Bakau Besar Laut Diduga Caplok Wilayah Desa Parit Banjar

RADARINDONESIANEWS.COM, MEMPAWAH – Pekerjaan Proyek Batas Parit
Banjar yang berlokas di Desa Sui Bakau Besar Laut Kecamatan Sui Pinyuh sangat aneh karena dikerjakan di wilayah Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah
Timur dan hal ini kembali dipermasalah oleh Suje’ ( 38), warga RT. 02/ RW.01 Desa
Bakau Besar Laut Kecamatan Sui Pinyuh Kabupaten Mempawah dan Hery Edwin,
S.Pd alias ( Bacok) Pemerhati Pembangunan Kab. Mempawah.

Menurut Hery Edwin, semestinya
lokasi kegiatan tersebut berada di Sungai Bakau Besar Laut Kecamatan Sui
Pinyuh, namum realisasinya dilapangan pekerjaan tersebut berada di Desa
Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur kata Hery yang di benarkan Suje.
Perlu
diketahui bahwa pelaksana pekerjaan CV. Kaysa Putri dengan pagu dana
Rp. 1.732.132.000, milyar, sumber dana DPA APBD Provinsi Kalbar dengan
satuan kerja Pekerjaan Umum Penataan Ruang Provinsi, jelas Hery.
“ Kita minta Kabid Tata Ruang dan
Permukiman Dinas PU Kalbar Bapak H. Moch. Yusuf untuk segera turun
kelapangan, guna menindaklanjuti kegiatan proyek yang sedang dikerjakan
di Desa Parit Banjar,” ujar dia.
Selain itu kata Bacok dan Suje,
proyek senilai Rp.1,7 milyar diduga kuat adalah unsur kepentingan
induvidu dan kebijakan yang salah, mengingat hal ini bisa menimbulkan
gesekan dan kecemburuan sosial anatar kedua desa. Bahkan Bacok
mensenyalir adanya pencaplokan antara batas desa dan bahkan antar batas
kecamatan, hal ini terkait administrasi kewilayahan, pungkas Hery Edwin.

Terkait dugaan penyelewengan kegiatan kita telah melaporkan kasus ini ke pihak penegak hukum, imbuh Suje’ cs.

Ketika dikonfirmasi terkait proyek
Pembangunan Jalan Batas Parit Banjar, Kabid Tata Ruang dan Permukiman PU
Provinsi H.Moch. Yusuf tidak bisa dihubungi, menurut stafnya yang
mengaku bernama Ade, mengatakan HP beliau saya pegang. Beliau ( M.Yusuf)
lagi sedang ada kegiatan di Singawang, saya tidak berani janji kapan
bisa kembali dapat menghubungi beliau, jalas Ade singkat, Rabu (
22/11/2017) pukul 10.15 wit./rd/hn

Comment

Rekomendasi Berita