by

NU Dan Banom Unjuk Rasa Di Kedubes Amerika Terhadap Kebijakan Donald Trumph

Warga NU saat aksi di Kedubes Amerika.[Widhy/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – NU Dan Banomnya melakukan Aksi Unjuk rasa di Kedubes Amerika Serikat, Jumat (8/12/2017).

Kebijakan Pemerintah Amerika Serikat yang di lakukan oleh Presiden Donald Trumph dengan memindahkan Kedutaan dari Tel Aviv ke Yerussalem yang notabene adalah ibukota Palestine sesuai Resolusi PBB menimbulkan gejolak protes di banyak negara termasuk Indonesia.

Nahdlotul Ulama (NU) melalui Muktamar Jombang 1938 yang memperjuangkan Negara Palestina, hari ini melakukan protes atau aksi unjuk rasa terhadap kebijakan Amerika Serikat tersebut.

“Protes ini dilakukan oleh NU dan Banomnya (Banser, Anshor dan IPPNU) atas intruksi dari Pengurus Besar NU sebagai ungkapan cinta sesama Muslim utamanya di Palestina. ” kata Ahmad Yani, Ketua NU Kecamatan Jatinegara yang ikut aksi tersebut.

Dalam hal ini NU dan Banomnya ( Banser,Anshori, IPPNU) mengapresiasi langkah cepat dan tepat Pemerintah menyikapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota negara Israel.

Pemerintah Indonesia merespon cepat dan tegas mulai dari pernyataan Menteri Luar Negeri Ibu Retno Marsudi sampai Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla, yang menegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama-sama dengan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka.

“Presiden Jokowi bahkan telah meminta Menteri Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Amerika untuk menyampaikan langsung sikap Pemerintah Indonesia,”

Dalam pembukaan UUD ‘45 “bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

“Bukan pertama kali Amerika bersikap arogan dan menerapkan standar ganda, namun kebijakan Trump ini adalah yang paling ceroboh dan bodoh yang bisa merusak perdamaian dunia.” Tutup Ahmad Yani.[]

Comment

Rekomendasi Berita