by

Babak Baru Konten SARA, Yayasan KKBI Tanjungpinang Mengadu Ke Jakarta

Muslim Matondang
RADARINDONESIANEWS.COM, KEPRI – Konten SARA yang tayang di website jdlh.tanjunglpinang.go.id, milik Pemerintah Kota Tanungpinanping, akan memasuki babak baru.
Yayasan Sosial Kekerabatan Keluarga Batak Islam (YKKBI), selaku pihak pelapor, telah menindaklanjuti laporannya dengan mengadukan masalah ini ke sejumlah institusi/lembaga yang berkedudukan di Ibu Kota Negara, Jakarta.Bukti terima laporan ke beberapa lembaga di Jakarta
Muslim Matondang, Pengurus Yayasan KKBI membenarkan jika pihaknya telah membawa kasus konten SARA itu ke berbagai institusi/lembaga di Jakarta.
“Diantaranya, ke Mabes Polri, Kompolnas, Kejaksaan Agung, Mendagri, dan Kemenko Polhukam,” ungkap Muslim, kepada Suluh Kepri, Senin (5/3), di Tanjungpinang, seraya menunjukkkan bukti laporannya ke lembaga tersebut.
Muslim menegaskan, pihaknya sangat kecewa karena laporannya terkait konten SARA yang tayang d website jdlh.tanjunglpinang.go.id, milik Pemerintah Kota Tanungpinanping, belum mendapat titik terang.Bukti terima laporan ke Mabes Polri
“Pengaduan ke berbagai lembaga di pusat karen lambannya proses penyelidikan dan penyidikan kasus ini di Polres Tanjungpinang,” katanya.
Dengan laporannya ke lembaga ditingkat pusat, Muslim berharap dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku, sehingga kasus ini terang benderang.
“Ya, semua pengaduan kami ke beberapa lembaga tersebut mendapat respon yang baik, dan berjanji untuk segera menindaklanjutinya,” ujar Muslim.
Seperti diberitakan, Yayasan KKBI, melalui pengurusnya CH. Pasaribu, Muslim Matondang dan Sulton Nasution, melaporkan konten SARA di laman jdlh.tanjungpinang.go.id, milik Pemko Tanjungpinang, ke Polres Tanjuninang, pada 19 Januari 2018 lalu. (tr)

Comment

Rekomendasi Berita