by

Febritianingsih: Islam Memuliakan Manusia

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA – Mari kita ingat kembali, sejarah singkat tentang keadaan masyarakat Mekkah sebelum Islam datang. Pada masa sebelum kedatangan Islam di Arab dikenal dengan zaman jahiliyah. Periode jahiliyah ini dalam Islam, adalah masa yang tidak mengenal agama tauhid yang membuat moralitas mereka menjadi minim.

Pada saat itu, masyarakat Arab memiliki kebiasaan buruk seperti minum-minuman keras, berjudi, berzina, dan menyembah berhala. Selain itu Bangsa Arab ini telah menganut berbagai macam agama, akhlak, adat istiadat, dan aturan sebelum Islam datang. Bahkan Di antara mereka ada yang menyembah bintang-bintang, pohon, batu-batuan, binatang, bahkan menyembah raja mereka. Berikut beberapa kerusakan moral masyarakat Mekkah yaitu:

Membunuh anak perempuannya

Orang–orang arab jahiliyah memiliki rasa malu dan harga diri yang tinggi. Mereka tidak bisa menerima jika salah seorang anggota keluarga mereka dilecehkan. Aib yang diterima salah seorang anggota keluarga adalah aib keluarga. Oleh karena itu, peperangan sering terjadi karena salah seorang anggota kabilah dihina. Bagi keluarga yang lemah mereka akan dikuasai. Ketika dikuasai artinya siap-siap dilecehkan.

Anak-anak perempuan tidak bisa diandalkan untuk membela keluarga. Menurut mereka, semakin banyak anggota keluarga perempuan, semakin lemah kabilah. Ketika lemah, maka para perempuan akan tertawan dan menjadi hina dengan perbudakan. Sehingga mereka bunuh anak-anak perempuan mereka sebelum hal itu terjadi.

Perzinahan

Ada beberapa bentuk hubungan laki-laki dan perempuan dimasa jahiliyah. Ada yang sah dan dilanggengkan oleh syariat islam. Seperti pernikahan yang sekarang kita kenal. Ada juga pergaulan bebas antara laki-laki dan wanita yang diharamkan hingga sekarang. Imam al Bukhari meriwayatkan dari Ummmul mukminin Aisyah Radhiallahuanhu tentang pergaulan laki-laki dan perempuan dimasa jahiliyah. Ada 3 bentuk pergaulan bebas di masa jahiliyah: (1) Nikah itibdha. Perzinahan yang bertujuan untuk memperbaiki keturunan. (2) Nikah ar-rahtu. Pergaulan bebas yang kita kenal dengan istilah kumpul kebo. (3) Nikah dzawatu rayah yang hari ini kita sebut dengan pelacuran.

Ketika Islam datang

Kemudian Risalah Islam diturunkan oleh Allah kepada nabi Muhammad Saw. Dan  disampaikan kepada seluruh umat manusia. Setelah Islam dipilih sebagai agama mereka. Kini hidup mereka telah berubah. Tidak lagi membunuh anak perempuannya, meskipun masih ada yang mabuk-mabukkan dan perbuatan maksiat lainnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi kita saat ini. Apakah sama dengan kondisi sebelum datangnnya Isslam ataukah sudah mulia dengan Islam?.

Jawabannya Kita belum mulia. Islam sudah datang, tetapi masih banyak manusia yang enggan mengambil Islam sebagai aturan hidupnya. Padahal Islam datang untuk memuliakan manusia dari jahiliyah menjadi manusia yang mulia.

Islam datang untuk memuliakan manusia. Tentunya, ya harus dengan mengambil aturan-Nya secara totalitas. Agar mendatangkan rahmatan lil’alamin. Tanpa mengambil aturan-Nya maka kita merasa bahwa Islam itu biasa-biasa saja. Seorang muslimah misalnya didalam Islam wajib untuk menutup auratnya secara sempurna. Nah, jika aturan ini hanya sekedar bahan pengetahuan. Tanpa kita mengambilnya maka kata mulia itu tidak akan tersemat didalam diri seorang muslimah sebab perintah tersebut adalah untuk memuliakan wanita. Wallahhu ‘Alam.[]

*Mahasiswi jurusan teknik arsitek, Universitas Ukhair, Ternate

Comment

Rekomendasi untuk Anda