by

Lebaran Betawi 2019 di Silang Monas Diserbu Pengunjung

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA  – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Saefullah secara resmi membuka acara Lebaran Betawi 2019 di Silang Monas Barat Daya, Sabtu (20/7/2019).
Saefullah didampingi beberapa pejabat pemprov, termasuk Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan Wakil Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Rahmat HS.
“Hari ini kita refresh budaya Betawi, termasuk makanan Betawi. Bagi orang dewasa, kegiatan ini mungkin biasa-biasa saja. Bagi anak kecil ini luar biasa,” kata Saefullah di panggung utama. Ia tampak mengenakan kemeja koko putih, celana hitam, dan peci hitam serta mengalungi syal batik Betawi.
“Saya yakin ini mempengaruhi karakter anak-anak. Nanti, saat dia dewasa, akan timbul rasa sayang terhadap budaya Betawi,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bamus Betawi Rahmat HS berharap, helatan Lebaran Betawi 2019 yang pertama kali digelar di Monas menjadi simbol bahwa budaya Betawi akan dikenal luas ke seluruh penjuru Nusantara.
Kegiatan Ini merupakan kali pertama Lebaran Betawi dihelat di Monas setelah diselenggarakan 12 tahun.
Lebaran Betawi tahun ini mengusung tema “Dengan Budaye Kite Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Indonesia”.
Stan Makanan Gratis Diserbu Pengunjung
Berbagai stan memadati Festival Lebaran Betawi ke-12 yang digelar di Monas. Salah satu yang ramai dikunjungi warga adalah stan yang menyediakan makanan khas Betawi secara gratis.
Terlihat warga memadati stan makanan gratis yang berada di dekat panggung utama tersebut. Warga tampak turut antre untuk masuk ke stan makanan gratis itu.
Warga yang hendak mencicipi makanan khas Betawi secara gratis harus mengambil kupon di pintu masuk stan lebih dulu. Setelah itu, mereka bisa menukar kupon itu dengan makanan dan minuman.
Berbagai makanan khas Betawi, dari kerak telor, kue rangi, gado-gado khas Betawi, es selendang mayang, hingga bir pletok, tersedia di stan ini. Tampak juga jajanan khas Betawi, seperti permen gulali, yang tersedia di stan ini.
Salah seorang pengunjung, Lina, mengatakan senang bisa mencicipi makanan khas Betawi di lokasi itu. Menurutnya, satu kupon hanya bisa ditukarkan untuk satu jenis makanan.
“Saya ambil kerak telor, karena satu kupon kan cuma bisa satu makanan aja. Abis saya mau beli di stan situ ramai semua, sama-sama ngantre sih, tapi mumpung di sini gratis kan, ya di sini aja,” ujar Lina, warga Rawa Belong, Sukabumi Utara, Jakarta BaratBarat, Minggu (21/7/2019).
Sementara itu Rifqi Eki selaku ketua Festival Lebaran Betawi mengatakan, stan ini dibuka selama festival berlangsung hingga hari Minggu. Stan itu hanya dibuka pada jam-jam tertentu.
“Gratis, tapi tidak setiap saat dibuka, kita buka dalam waktu tertentu, jadi sistemnya buka-tutup, jadi misalnya jam 10.00-12.00 WIB nanti dilanjut lagi sore dibuka,” ujar Rifqi.
Rifqi mengatakan ada 70 pedagang makanan yang ikut serta di stan makanan gratis ini. Dia mengatakan panitia tak menyediakan terlalu banyak agar pengunjung tidak hanya terkonsentrasi di stan tersebut.
“Banyak, ya ada 70-an lebih makanan. Kita nggak berani ngasih banyak juga, nanti (masyarakat) konsentrasinya ke situ,” Tutup Rifqi. (Hel/AN)

Comment

Rekomendasi Berita