by

Mesuji Kembali Membara, Lima Meninggal, Delapan Lainnya Luka – Luka

Tentara Dan polish masih berjaga jaga di sekitar lokasi 
RADARINDONESIANEWS.COM, MESUJI — Masih ingat pertikaian berdarah di Mesuji beberapa tahun silam ?. Mesuji kembali membara, bentrokan kembali terjadi hingga menyebakan 5 (lima) warga kelompok Pematang Panggang meninggal duni, Rabu (17/07-19).
Perisrtiwa bentrokan antara warga kelompok Mekar Jaya Abadi KHP reg. 45 SBM dengan kelompok Mesuji Raya (Massa Pematang Panggang) meletus sekira pukul 14:00 WIB, menurut informasih yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 11:00, datang alat bajak dan melakukan pembajakan di areal tanah seluas 5000 M² milik warga Mekar Jaya Abadi bernama Yusuf (41).
Pembajakan tanah tersebut diketahui oleh warga Mekar Jaya Abadi, kemudian memukul kentongan dan selang beberapa saat kemudian warga langsung berkumpul dan langsung menghentikan aktifitas pembajakan tersebut dan bertanya kepada oporator bajak “atas perintah siapa melakukan pembajakan?”.
Kemudian Operator bajak meninggalkan lokasi, namun tidak beberapa lama kemudian datanglah sekelompok warga yang kemudian diketahui dari Mesuji Raya (Pematang Panggang) sambil membawa senjata tajam dan langsung menyerang warga Mekar Jaya Abadi dan pecahlah bentrokan antar warga kelompok Mekar Jaya Abadi dengan Mesuji Raya.
Akibat dari bentrokan ini 4 (empat) warga kelompok Pematang Panggang yakni, Dali, Jeman dan Roli meninggal dunia, sementra satu korban meninggal lainnya belum teridentifikasi dan sudah berada di Puskesmas SP. Pematang.
Sementara itu dilaporkan 8 (delapan) warga Mekar Jaya Abadi mengalami luka bacok dan tembak yaitu Yudi, Jono, Budi, Haryono, Rahmat, Rojiman, Ipul dan Supaji Jito serta satu orang korban dari dusun Moro – moro bernama Katimin saat ini dirujuk ke Klinik Asa Medika Sp. Pematang.
Dilaporkan saat ini kedua kelompok massa masih terkonsentrasi di lokasi kejadian dan mempersenjati diri dengan senjata tajam dan kayu.
Aparat Kepolisian dari Sektor Sp. Pematang dan Polres Mesuji dipimpin langsung Waka Polres sedang berjaga – jaga di lokasi kejadian.

Comment

Rekomendasi Berita