by

Ini Calon Menteri Usulan Hasil Dialog Indonesia Timur Club

RADARI DONESIANEWS.COM, JAKARTA – Figur-figur yang masuk dalam calon menteri ini yang baik dalam acara Press Conference Penyampaian Hasil Dialog yang di adakan pada tanggal 29 Agustus 2019 di Koffee Konco, Epicentrum. Berkat dukungan Asosiasi Jurnalis Indonesia Timur (AJIT) sebagai wadah/media mempertemukan kami dengan  para tokoh-tokoh penting dan kelompok mahasiswa asal Indonesia Timur untuk membicarakan paran dan tanggung jawab sebagai anak bangsa. Yang ikut membangun serta berpartisipasi memberikan pikiran untuk bangsa NKRI ke depannya.

Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan pres tanah air yang telah membangun mempublikasikan hasil dari dua kali tatap muka itu", ucap Djafar ngabalin.

Wadah yang dibentuk Asosiasi Jurnalis Indonesia Timur (AJIT) yang diberi nama Indonesia Timur Club (ITC). Ini di bentuk untuk merampunghkan banyak masukan dan kritikan yang berkembang dalam tatap muka di Indonesia Timur Club yang melibatkan elemen masyarakat untuk membicarakan berbagai kesenjangan sosial yang selama ini masih di alami rakyat khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Bahwa dalam dialog tersebut muncullah beberapa usulan nama-nama Calon Menteri Kabinet dari Indonesia Timur 2019-2024. Yang diusulkan oleh masyarakat Indonesia Timur Yang tergabung dalam forum Indonesia Timur Club (ITC) Melalui Asosiasi Jurnalis Indonesia Timur (AJIT). Nama-nama tersebut yang dimaksud adalah Ali Mocthar Ngabalin dari Papua Barat, Dr.Ir. Apolo Safanpo, ST.,MT (Papua) sebagai Rektor Universitas Cendrawasih dan Lanis Kogoya(Papua).

Beberapa alasan yang penting untuk disampaikan sebagai berikut, bahwa Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dilaut dan didarat yang ada di Indonesia Timur harus menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dalam rangka membangun kesejahteraan rakyat Indonesia khususnya bagi daerah-daerah penghasil, sistem politik mayoritas di Indonesia belum begitu maksimal dalam membawa aspirasi, perpolitikan bangsa harus bisa mempertimbangkan nilai-nilai etis remoral yang wajar sebagai bangsa yang menghargai perbedaan dan persamaan hak dan kewajiban bernegara, euphoria pembangunan yang saat ini terjadi masih di dominasi oleh kekuatan pemodal dan kekuasaan yang artinya rakyat kecil harus diberi solusi atas persoalan yang terjadi dalam pendekatan pembangunan, zona Timur Indonesia memiliki alkulturasi budaya yang sangat kuat antara satu dengan yang lainnya sehingga pendekatan pembangunan harus di berikan kewajiban kepada putera-puteri daerah wilayah Timur sendiri.

Indonesia Timur sudah terbukti memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengurus bangsa ini dari hal yang di jelaskan di atas, bermaksud memberitahukan kepada pemerintah lebih daripada itu, Indonesia Timur hari ini menjadi masa depan Indonesia dan harus di jaga, dirawat secara bertanggung jawab demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Maka dari itu poin-poin yang dirangkum dalam dua kali tatap muka dialog dengan usulan tersebut menjadi perhatian bersama semua elemen bangsa dan pengurus AJIT beserta masyarakat Indonesia Timur sangat dan sangat berharap kepada Presiden Joko Widodo dan Ma'aruf Amin dapat mempertimbangkan aspirasi ini dengan memberi tanggung jawab itu kepada putera-puteri Indonesia Timur kami sampaikan ini untuk mempertimbangkan dalam kabinet Jokowi Jilid II 2019-2024.  Kiranya senantiasa diberkati oleh yang maha kuasa dengan apa yang rakyat inginkan untuk membangun Indonesia Timur menjadi lebih baik.
[Tia]

Comment

Rekomendasi untuk Anda