by

HMI Komisariat Adab & Humaniora Gelar Upgrading Dan Raker

-Daerah-22 views

RADARINDONESIANEWS.COM, BANDA ACEH  – HMI komisariat Adab dan Humaniora cabang Banda Aceh gelar upgrading dan raker dengan tema “Membangun Loyalitas Dan Solidaritas menuju kader yang berkualitas”. Acara tersebut berlangsung di aula perpustakaan induk UIN Ar-Raniry, Sabtu (21/9/2019).

Acara upgrading dan raker diikuti oleh 40 peserta yang merupakan kader HMI komisariat adab dan humaniora dan diisi oleh 2 pemateri yaitu Khatib A. Latief (dosen fakultas Adab dan humaniora) juga merupakan alumni HMI cabang Banda Aceh dan Zulkifli Andi Govi, alumni HMI cabang Banda Aceh.

Ketua panitia Syaklis, mengatakan acara dipersiapkan selama dua Minggu dengan berbagai persiapan dan kerja keras dari seluruh panitia. Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah membantu menyukseskan acara ini.

Ilham Mansuridi, selaku ketua umum HMI komisariat adab dan humaniora mengatakan bahwa upgrading dan raker adalah suatu agenda yang perlu dilakukan supaya para kader mengetahui dan memahami program apa saja yang cocok untuk dikerjakan kedepannya.

“Seorang kader adalah roh HMI, kalau seandainya kader itu tidak ada maka terasa hal yang kurang dalam HMI”.
Acara dibuka oleh Sanusi selaku alumni HMI fakultas adab dan humaniora.

“Sebagai seorang aktivis, kita memiliki empat hal, ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan relasi, kita juga harus menjadi spesialis generalis. Misalnya kita kuliah dijurusan sejarah dan kebudayaan Islam, Kita sudah seharus menguasai bidang tersebut namun juga mengetahui bidang-bidang yang lain. Di HMI lah kita belajar dan berproses.” pungkasnya.

Khatib A. Latief memberikan materi tentang Rekayasa Pemograman. “Rekayasa pemrograman ini adalah identifikasi potensi yang dimiliki oleh anggota. Dalam organisasi pastinya setiap anggota memiliki potensi yang berbeda-beda. Potensi-potensi diasah melalui pembentukan rekayasa pemrograman di dalam organisasi. Misalnya, di dalam kepengurusan ada pengurus yang mahir di bidang kepenulisan jadi dia mengajak pengurus yang lain yang memiliki minat di bidang penulisan untuk menekuni bidang tersebut, sehingga terciptanya soft skill dari setiap individu.

Meskipun potensinya berbeda pastinya kita tetap memiliki satu tujuan. HMI akan selalu baik jika kita selalu peduli dengan sesama anggota, jadi kita juga harus membangun rasa kepercayaan dan membuat program kerja yang memang dibutuhkan oleh anggota”.

Adapun pemateri kedua, Zulkifli Andi Govi memberikan materi tentang management pengorganisasian diri. Dalam materinya Govi menyampaikan management waktu sangatlah penting bagi masing-masing pribadi.

Dalam organisasi, kita juga harus mampu menyeimbangkan antara kuliah dengan organisasi. Keduanya haruslah seimbang agar memiliki hasil yang bagus. Proses yang kita jalani pastinya akan memiliki hasil yang berbeda-beda pula. Bagi teman-teman semua, anggaplah HMI ini sebagai keluarga sehingga kita senantiasa berbuat ikhlas dan mengharap ridho Allah SWT. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan menyerahkan plakat kepala kedua pemateri.[Desi Ulvia]

Comment

Rekomendasi untuk Anda