by

Rica Yunica: HIV/AIDS Harus Segera Dibenahi

 Rica Yunica

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Data Kementrian Kesehatan RI selama tahun 2016, terdapat lebih dari 40.000 kasus inveksi HIV/AIDS di Indonesia. Data per Januari-Maret 2017 terdapat lebih dari 10.000 laporan inveksi HIV, dan 650 kasus AIDS di Indonesia.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia, yang jika masuk kedalam tubuh akan menghancurkan sel CD4 (bagian sel darah putih untuk melawan infeksi). Jika sel CD4 ini kecil jumlahnya, maka tubuh akan lemah. Dan jika tubuh sudah mengalami inveksi HIV parah, akan menyebabkan AIDS (stadium akhir inveksi virus HIV), ini menandakan kemampuan sel CD4 untuk melawan infeksi hilang sepenuhnya.

Berdasarkan pernyataan Direktur Program Yayasan Lembaga Strategis (Lekas), Muksin Zaenal Abidin, di Kabupaten Bogor sekarang ini sudah terdapat 1.900 penderita HIV/AIDS. Dan kaum minoritas atau waria berkontribusi dalam jumlah pengidap virus tersebut.

Penyebab penyebaran virus tersebut memang bukan hanya dari perilaku seks menyimpang dari kaum waria saja, banyak faktor lain yang menyebabkan mudahnya virus tersebut menular, antara lain hubungan seks, penggunaan jarum suntik, jugaa transfusi darah. Penularan terjadi saat darah, sperma atau cairan vagina dari seseorang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang lain. Dari aktivitas inilah bisa saja seorang istri yang sehat dapat tertular oleh suami yang terkena HIV/AIDS atau sebaliknya. Bisa juga bayi yang dikandung oleh ibu yang terkena virus HIV/AIDS, dan masih banyak contoh lainnya.

Yang jadi perhatian dalam kasus ini, banyaknya angka penderita HIV/AIDS ini disebabkan oleh perilaku seks yang menyimpang seperti dari kaum minoritas atau waria tadi, ada lagi seks bebas, penggunaan obat dan jarum suntik, dan lain sebagainya. Karena HIV/AIDS sendiri memang menyerang penderitanya tak mengenal usia. Jadi bisa saja bayi, remaja, dewasa bahkan lansia.

Dalam dunia kesehatan, para dokter berpendapat ada beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS, antara lain : Dengan obat ARV, penggunaan kondom, tidak melakukan seks lebih dari 1 pasangan, dan untuk pria disarankan bersunat.

Islam telah mengatur segala aspek dalam kehidupan. Termasuk perilaku seks menyimpang yang berakibatkan kemudharatan seperti halnya dalam kasus ini. Sebagai makhluk harusnya kita menjalani kehidupan sesuai dengan aturan dan fitrah yang diamanahkan. Sehingga kehidupan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan tetartur. Sehingga tidak ada lagi penyimpangan yang berdampak buruk seperti HIV/AIDS ini, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar.[]

*Mahasiswi

Comment

Rekomendasi untuk Anda