by

Riski Nanda*: Perbedaan Lapek Dan Leupat Aceh

-Berita-77 views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Masyarakat aceh identik dengan makanan tradisional yang mempunyai beragam jenis di daerah masing-masing. Aceh terdiri dari 23 kabupaten dari setiap daerah memiliki ciri khas makanan, tidak dapat dipungkiri dari zaman nenek moyang hingga kini makanan tradisional paling diutamankan dan tidak bisa dihilangkan. Namun tak dapat dipungkiri pengaruh globalisasi membuat generasi muda hampir melupakan makanan tradisional.
makanan tradisional Aceh mempunyai perbedaan baik dari segi pembuatan dan nama makanannya.

Kali ini makanan tradisional yang akan penulis perkenalkan berasal dari daerah Aceh selatan (kluet tengah) dan bener meriah (Aceh tengah), masing-masing memiliki ciri khas yang cukup menarik untuk kita bahas.

Adapun makanan tersebut ialah Lapek dan Leupat atau yang lazim disebut dengan Timpan. Lapek berasal dari bahasa Aceh Selatan( Kluet Tengah) dan Leupat dari bahasa Benermeriah. Lapek dan Leupat makanan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi, lapek dan leupat terdapat perbedaan rasa dan proses pembuatannya. Lapek Aceh selatan (Kluet Tengah) yang terbuat dari adonan tepung yang di isi kepala dan gula pasir. Kemudian dibungkus dengan daun pisang muda dan dikukus beberapa menit.

Dulu, Lapek berukuran besar namun dengan seiringnya waktu ukurannya berubah menjadi sekarang ini. Lapek bertahan selama 2 hari, ini pula termaksud makanan tradisional yang di pergunakan ketika acara perkawinan dan lain-lain.

Kemudian di daerah Benermeriah yang di sebut Leupat, juga terdapat perbedaan yaitu Leupat dari Benermeriah terbuat dari adonan tepung yang berisi kelapa muda dan gula aren, ukuran leupat juga sangat besar bisa dikatakan 3 anak jari. Setelah itu, leupat tidak boleh menggunakan sembarang daun pisang harus daun pisang tertentu dan daun yang sudah tua, alangkah sangat berbedanya dengan daerah Aceh selatan(kluettengah) yang menggunakan daun muda.

Uniknya di sini Leupat bisa bertahan 2 bulan dan juga satu tahun. Menurut masyarakat setempat, Leupat setelah dikukus lalu di jemur dan biasanya mereka menggantungkan di atas dapur, bukan saja itu leupat bisa saja di goreng dan di bakar agar bisa bertahan lebih lama.

Leupat ialah makanan tradisional yang disajikan ketika megang dan hari raya atau hari-hari besar lainnya. Masyarakat setempat menyatakan, tidak sah hari tersebut jika Leupat tidak ada. Seperti inilah perbedaan makanan yang terdapat di daerah Aceh selatan(kluettengah) dan Benermeriah. Aceh sebuah wilayah yang dipenuhi dengan tradisi dan adat yang memiliki ke istimewaan pada setiap daerahnya. Begitu juga dengan makanan tradisionalnya.

Sebagai generasi bangsa kita sudah sepatutnya merawat dan melestarikan setiap tradisi dan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita.[]

*Mahasiswi sejarah dan kebudayaan Islam fakultas adab dan humaniora
UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Comment

Rekomendasi Berita