by

Setelah 9 Hari Tak Sadarkan Diri, Kakek Sadi Hembuskan Nafas Terakhir

Alm Sadi saat dibacakan Surat Yasin  oleh pihak keluarga dan warga

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kakek Sadi (77) warga RT05/05, Kelurahan Pela Mampang,  korban tabrak lari (6/9/2019)  persis di depan Colony, Jl. bangka Raya Jakarta Selatan, akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Alm Sadi sejak ditabrak oleh pengemudi mobil, warga Tapos, Depok, Jawa Barat itu tidak sadarkan diri hingga 9 hari perawatan medis di RSUD Pasar Minggu, jakarta Selatan.

Peristiwa naas yang menimpa alm akibat hantaman mobil pada malam hari sekitar pukul 00.30 itu mengakibatkan luka parah pada bagian kepala dan patah tulang leher dan darah keluar dari bagian mulut, hidung dan telinga.

Sebelum dilarikan ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, almarhum mendapat pertolongan pertama di Klinik Esti, Jakarta Selatan dan ditangani oleh Dokter Eko.

Karena luka parah, almarhum Sadi pun dirujuk ke RSUD Pasar Minggu dan mendapat perawatan intensif selama 9 hari.

Ketua RW05, Iptu Gatot Irianto mengatakan, sejak pertama tertabrak hingga perawatan 9 hari di RSUD Pasar Minggu itu, almarhum tidak sadarkan diri.

Ucapan belasungkawa dan duka cita daridirwksi dan karyawan PT Para Bandung Propertindo

Sebelumnya, Gatot mengatakan bahwa pelaku tabrak lari itu sudah tertangkap di sekitar Kuningan, dekat pintu tol beberapa jam setelah peristiwa.

“Pelaku ditangkap beberapa jam setelah peristiwa yang merenggut nyawa almarhum.  Kita sedang ramai di radio malam itu.” Ujar Gatot saat berbincang dengan radarindonesianews.com.

Ditambahkan Gatot,  pelaku dan pihak keluarga korban telah bersepakat – damai atas kejadian tersebut. Seluruh biaya pengobatan, lanjut Gatot, ditanggung pelaku.

Almarhum Sadi menghembuskan nafas terakhir di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan, Ahad (15/9/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketua RT04/05, Muhammad Sidik Rifai, saat ditemui di rumah duka mengatakan, almarhum akan dikebumikan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019). Sebelum pemakaman, almarhum disholatkan di Masjid Al-Aqwam, jl. Bangka Raya, Jakarta Selatan.

“Almarhum akan disholatkan di Masjid Al- Aqwam usai sholat zuhur dan untuk warga yang ingin mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir, akan disediakan Kopaja.” ujar M. Sidik Rifai di rumah duka.

Semoga almarhum mendapat tempat yang lebih baik di sisi Allah Subhanahu wa ta ‘ala dan keluarga yang ditinggalkan tetap bersabar dengan musibah ini.[.]

 

Comment

Rekomendasi untuk Anda