by

Ana Nazahah: Demi Dakwah Dan Ibadah Muslim Harus Sehat Wal Afiat

-Opini-51 views

RADARINDONWSIANEWS.COM, JAKARTA – Pernah suatu hari, temen satu kos ngajak aku ke dokter gigi. Tujuan yang paling aku anti. Tapi alasannya membuat hatiku menceles kala itu, “Aku ingin berbuat banyak untuk agama ini, dan aku ga ingin gigi sakit ini menghalangi.” ucapnya.

Sebuah pernyataan yang sangat menusuk relung hati. Alasan itu cukup menampar. Terkadang kita malas kesehatan, makan sembarangan dan malas olah raga. Padahal untuk hidup sehat itu lebih mudah dari pada sebaliknya.

Berbekal keinginan hidup sehat itu, akhirnya aku tau kenapa idol korea itu tubuhnya bagus-bagus, energik dan tentunya sehat. Ternyata itu karena pola makan sehat yang mereka jalani.

Pola makan mereka pun kugoogling dan kucari tau detailnya. Ternyata oh ternyata, mereka mengikuti gaya makan mirip Rasulullah juga. Makan untuk hidup, bukan untuk kenyang. Dan memastikan yang masuk adalah makanan yang diperlukan badan. Ya, kalo Muslim sih, wajib ditambah halalnya dong, ya. Ga asal sehat aja.

Jika mereka para idol itu, selain untuk sehat tapi juga untuk mendapatkan tubuh ideal, sehingga jobnya lancar. Beda dengan kita, yang tidak lain adalah demi memudahkan kita untuk beribadah kepadaNya.

Bayangkan jika kita sedang menderita sakit gigi saja. Pasti segala ibadah yang kita jalankan tidak optimal, pekerjaan terasa beban, diajak ngobrol rasanya menjengkelkan. Ya, walaupun sakit sudah ketentuan dariNya, tapi bukan berarti kita mengabaikan kaidah kausalitas, sebab akibatnya.

Dan tak bisa kita pungkiri, dari berbagai penyebab penyakit, itu datangnya dari makanan yang kita makan. Jajan tidak sehat, mengkonsumsi gula berlebih dan berbagai makanan kemasan yang mengandung micin dan berpengawet.

Semua itu justru menjadikan tubuh kita dipenuhi zat berbahaya, menyerang imun, sehingga rentan diserang virus dan bakteri. Kalau begini maka wajarlah jika kita sering sakit. Kena hujan dikit pilek, kena terik dikit sakit kepala.

Sebagai Muslim kita diperintahkan Allah Subhanahu wa Taala untuk hidup bersih dan sehat hal ini diperkuat dengan sabda Rasulullah Salallhu alaihi Wasallam “Sungguh, badanmu memiliki hak atas dirimu.” (HR. Muslim). Di antara hak badan adalah memberikan makanan yang sehat dan mengobatinya saat jatuh sakit.

Hal inilah yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah. Ternyata Rasulullah SAW selama hidupnya hanya pernah sakit dua kali saja, sepanjang hidupnya. Kok bisa, ya? Dan ternyata karena beliau hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat juga.

Sungguh Islam adalah agama yang luar biasa. Mengatur masalah yang kecil hingga besar. Mengatur interaksi antar manusia, pun kesehatan. Buktinya bisa dilihat dari tuntunan mengenai cara mendapatkan makanan, mengolah dan memakannya.

Islam memerintahkan manusia untuk memperoleh makanan dengan cara yang sah dan halal. Tidak boleh makan atau minum secara berlebihan. Islam juga menetapkan beberapa jenis makanan dan minuman yang dihramkan karena dapat membahayakan kesahatan jasmani, rohani dan akal pikiran.

Begitu komprehensifnya Islam. Agama yang paling sempurna mengatur seluruh persoalan.

Karena itu, sebagai Muslim kita tidak hanya wajib memperhatikan kesehatan mental, tapi juga badan.

Selain karena akan diminta pertanggung jawaban, menjadi Muslim sejati itu berarti Muslim sehat jasmani, lagi sehat akal dan pikiran.[]

Comment

Rekomendasi Berita