by

Sebagai Pekerja Seni, Varenina Apresiasi Aksi Demo Mahasiswa

-Berita-283 views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Varenina, nama yang tidak asing di telinga kita. Sebagai seorang artis dan pemain sinetron ini akhirnya angkat suara soal aksi demo mahasiswa menolak RKUHP dan Revisi UU KPK yang terjadi beberapa waktu lalu.

Menurut Varenina yang bermain di Sinema Pintu Taubat, Indosiar dan diproduksi oleh Mega Kreasi Film ini pada dasarnya aksi demo yang dilakukan mahasiswa tersebut bukan tindakan yang keliru. Menurutnya, hal ini terjadi disebabkan informasi dan berita yang muncul baik di sosmed, online dan juga elektronik.

Pada awalnya, kata ibu muda yang masih tampil cantik dan enerjik ini, mahasiswa mengamati aksi -aksi demo sebelumnya dan mempelajari bagaimana sikap yang diambil pemerintah menjawab demo tersebut.

“Pemberitaan miring mengenai kekerasan fisik yang dilakukan polisi terhadap pendemo yang banyak muncul di sosmed itu memang benar adanya tapi pemerintah bungkam dan mendukung langkah pengamanan seperti itu.” Kata Vare.

Tindakan tersebut kata Varenia, kemudian dibaca oleh para mahasiswa dan menjadi pemicu aksi demo susulan menentang RUKHP dan Revisi UU KPK yang disyahkan oleh DPR dianggap tidak sesuai dengan hati nurani rakyat. Inilah penyulut utama gerakan mahasiswa pada 23 dan 30 September lalu itu.

Varenina yang kini sedang bekerja sama dalam sebuah projek bareng Ucok Baba dalam program Youtube ini mengkritisi apa yang dilakoni pemerintah selama ini kurang memperhatikan rintihan rakyat kecil dengan tingginya harga BBM, Sembako, Listrik dan BPJS. Wajarlah kata dia, kalau kemudian mahasiswa turun aksi dan menggelar demo di depan Gedung Wakil Rakyat.

“Wakli Rakyat seharusnya memberi solusi untuk memudahkan dan meringankan beban hidup rakyat bukan malah sebaliknya mencari celah dengan menaikan harga dan pajak.” Tegas Varenina melalui whatsapp, Selasa (8/10/2019).

Negara yang hebat adalah negara yang mampu memberi keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat dan membuat rakyat tersenyum manis dengan pemerintahnya bukan menarik pajak yang besar dari rakyatnya.

“Saya selaku seniman, turut mengapresiasi kegiatan demo pada tanggal 23-24 September.”  Tegas Ibu muda yang masih tampak cantik ini.

Hal ini lanjutnya, karena demo yang dilakukan mahasiswa ini menunjukkan bahwa nalar dan hati nurani mereka tidak padam atas penderitaan yang dialami rakyat. Suara rakyat dapat diwakili oleh mahasiswa sebagai agent of change.

“Saya sebagai salah satu rakyat Indonesia sangat mengapresiasi dan berharap pemerintah dapat mendengar semua aspirasi yang telah disampaikan.” imbuhnya. Semoga Indonesia dapat lebih baik lagi ke depannya. Merdeka!” imbuhnya.[]

Comment

Rekomendasi Berita