by

Gubernur NA, Pertanian Hilirisasi Petani Harus Sejahtera dan Tak Boleh Miskin

RADARINDONESIANEWS.COM, SULSEL – (3/11) Provinsi Sulawesi Selatan sebagai daerah agraris yang potensial dimana mayoritas penduduknya adalah petani, menjadi salah satu fokus Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bagaimana pengelolaan pertanian dapat ditangani dengan serius dan modern melalui pertanian hilirisasi sehingga petani kita menjadi sejahtera dan tidak ada lagi yang miskin.

Kepala Dinas Kominfo Sulsel, Andi Hasdullah mengatakan bahwa diberbagai kesempatan, Pak Gubernur selalu menyampaikan bagaimana prestasi Sulsel sebagai daerah penyangga pangan nasional terdepan harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Dengan tata kelola pertanian yang modern dan hilirisasi yaitu pertanian yang yang direncanakan secara holistik, dengan menggunakan teknologi budidaya dan mekanisasi yang standart, penguatan intensifikasi, ekstensifikasi dan diversifikasi untuk mengoptimalkan produksi, pasca panen petik olah jual dan akses pasar yang terjamin sehingga berkorelasi terhadap peningkatan pendapatan petani,”ujarnya, Senin (3/11/2019).

Hasdullah menambahkan, dalam perspektif peningkatan pendapatan petani diperlukan kreatifitas terkhusus pada daerah tertentu/ wilkom memilih komoditi yang cocok yang bernilai ekonomi tinggi, seperti talas harganya cukup tinggi dan permintaan luar negeri Jepang misalnya, itu cukup besar mencapai ratusan ribu ton.

Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan berbagai terobosan antara lain memperkuat kolaborasi dan sinergi kabupaten/kota dan kementerian, penguatan kelembagaan kelompok tani, gapoktan, adanya dukungan pengairan, pendampingan penyuluh lapangan yang kuat, pemenuhan saprotan, industri pengolahan hasil, membantu petani mengakses modal ke perbankan.

“Tekad pemerintah Sulsel itu dipastikan akan terus dikawal melalui peran OPD yang membidangi pertanian, perkebunan dan yang terkait lainnya melalui pendekatan modernisasi dan hilirisasi pertanian yang makin maju dan secara nyata, harus mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” pungkas Hasdullah. (Sbn)

Comment

Rekomendasi Berita