by

Jelang Pemilihan Fakultas Adab Dan Humaniora, Ini Harapan Sekum HMPI SKI

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA – Fakultas Adab dan Humaniora akan segera menyelenggarakan pemilihan serentak lembaga se-Fakultas. Sebentar lagi semua lembaga di Fakultas tersebut akan di nahkodai oleh para pengurus baru, yang sepenuhnya akan bertanggung jawab arah lembaga fakultas ke depan.

Tentu banyak sekali harapan terbaik dari seluruh mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora untuk para pemimpin terpilih.

Terlepas dari itu, kita tidak lupa melirik Komite Independen Pemilihan (KIP) dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) yang dua hari lalu dikukuhkan, tentunya mereka yang akan bertanggung jawab menyukseskan pemilihan.

Mereka yang mempunyai peranan penting untuk keberlangsungan acara pemilihan lembaga se-Fakultas.

“Saya berharap pemilihan tahun ini netral dengan semua calon yang akan mencalonkan diri baik itu tingkat Dema Fakultas, Sema Fakultas maupun HMP se-Fakultas Adab dan Humaniora.” Ujar Mirza Juhadi.

KIP dan Panwaslih lanjutSekum HMP SKI ini, harus transparan atas kerja mereka kepada seluruh mahasiswa fakultas tersebut untuk kenyamanan bersama karena seluruh mahasiswa fakultas Adab dan Humaniora mempunyai hak dan harapan yang sama pada acara pemilihan nanti.

Siapapun calon dari KIP maupun Panwaslih tambahnya, harus berdiri di tengah-tengah tidak boleh berdiri di satu pihak, karena ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan pastinya demokrasi yang tercipta di fakultas Adab dan Humaniora sangat buruk bagi seluruh mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora itu sendiri.

Terkait hal ini Mirza yakin mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora pasti memiliki harapan yang sama seperti apa yang dikemukakan dirinya bahwa anggota KIP maupun Panwaslih harus jeli dan serius dalam menyeleksi calon pemimpin ke depan.

sehubungan dengan hal ini Mirza juga berharap tidak lambat dalam mengurusi pemilihan yang akan segera terjadi di Fakultas tercinta, karena hal itu sangat berpengaruh pada lancar atau tidak nya acara demokrasi ini.

“Mereka sudah dibebankan amanah maka sepatutnya benar-benar menjalankan amanah dengan baik. Dalam hal ini harapan terbesar saya juga kepada pimpinan fakultas harus netral supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan ke depan.” ucap Mirza.

Bukan hanya itu lanjut Mirza, dirinya juga mempunyai harapan yang besar untuk seluruh mahasiswa fakultas Adab dan Humaniora agar bisa memilih pemimpin yang benar-benar akan menahkodai himpunan masing-masing jurusan ke depan.

“Karena hanya pemilihan himpunan yang akan di laksanakan dengan sistem pemira. Pilihlah dengan hati nurani, karena yang akan kita pilih itu adalah orang kepercayaan yang akan memimpin ke depan, mari sama-sama kita memilih dengan hati benar tanpa kecurangan apapun sebagai bentuk pembelajaran berdemokrasi yang baik.” Tambahnya.

Mirza juga menghimbau agar jangan sampai tidak memilih karena satu suara saja sangat berpengaruh satu tahun ke depan, siapapun yang naik mereka adalah orang-oramg yang berani untuk mencoba memimpin.

“Siapapun terbesit dalam hati kita itulah yang akan menjadi pilihan, saya ingatkan jangan sampai suara kita bisa di beli karena itu awal dari kerusakan kebebasan hak untuk memilih. Selamat berdemokrasi mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora, jujurlah dalam berpesta demokrasi.”imbuhnya.[Desi]

Comment

Rekomendasi Berita