by

Dante*: 2019 – NCoV, Isolasi Wuhan Dan Camp Uighur

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Virus Korona yang pada tahun 2002 menewaskan 744 jiwa kini ditemukan dengan jenis baru di Wuhan, China. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) menjelaskan bahwa virus yang diberi nama 2019-NCoV atau Wuhan Coronavirus ini dapat menyebabkan pneumonia, sindrom prnapasan akut, gagal ginjal, bahkan kematian.

Wuhan Coronavirus ini dapat ditularkan melalui interaksi dengan hewan, burung, dan manusia. Mereka yang telah terjangkit virus tersebut alami gejala demam, sakit kepala, batuk dan sesak napas.

Saat ini sudah terdapat beberapa negara selain China yang terjangkit virus tersebut, di antaranya adalah Macaw, Jepang, Amerika Serikat, Thailand, Malaysia,Vietnam, Australia, Singapure, Korea Selatan dan Indonesia.

Sementara itu di Wuhan sendiri sudah dinyatakan dalam masa karantina setelah 1.287 penduduknya positif terinfeksi 2019-NCoV dengan 41 warganya yang meninggal.

Jika melihat fakta lain dari China bahwa kaum muslim di Uighur China telah mendapat perlakuan yang sungguh tidak manusiawi selama kuran lebih 3 tahun terakhir dengan sanitasi yang buruk dan tempat tidur yang berhimpit-himpit.

Kabar buruknya telah terkonfirmasi ada 2 orang Xinjiang yang terjangkit coronavirus. Sementara kondisi camp-camp seperti itu merupakan tempat ideal untuk berkembangnya virus tersebut.

Jika pemerintah China tidak segera menemukan solusi permasalahan ini, bukan tidak mungkin 10.000 masyarakat Uighur yang ditahan di camp-camp akan mengalami kematian massal.

Dari sini mungkin Allah hendak menunjukkan kepada kita bahwa Dia-lah sebaik-baik pembuat makar. Dan mungkin juga Allah ingin menegur kita atas ketidak-mampuan kita untuk menyelamatkan saudara-saudara kita di Uighur dari kedzoliman yang menimpa mereka.[]

*Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Comment

Rekomendasi Berita