by

Rakyat Merindukan Sebuah Sistem Yang Memberi Kesejahteraan

-Opini-68 views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Setelah dihebohkan dengan munculnya kerajaan baru seperti Sunda Empire dan Keraton Agung Sejagat, masyarakat kembali digegerkan dengan King of The King di Tangerang.

Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) Juanda yang tertera dalam baliho King of The King tersebut, dirinya mengklaim bahwa King of The King adalah Raja Diraja dari semua raja di dunia.

“Itu adalah Raja Diraja, nanti beliaulah yang akan melantik dari seluruh presiden dan raja-raja di seluruh dunia,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Bahkan, Juanda mengklaim bahwa King of The King menduduki dua lembaga keuangan tertinggi di dunia, yaitu Union Bank Switzerland (UBS) dan Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).

Mister Dony Pedro, King of The King disebut-sebut menjabat sebagai Presiden di Union Bank Switzerland dan memiliki kekayaan dengan nominal yang fantastis.

Ia mengaku memiliki kekayaan sebesar Rp60.000 triliun di Union Bank Switzerland.

Kekayaan yang dimiliki oleh Mister Dony Pedro ini diklaim sebagai aset yang ditinggalkan Soekarno dan resmi diserahkan kepada King of The King.

Bahkan ia mengatakan bahwa ada beberapa surat yang diklaim sebagai surat aset peninggalan Soekarno di Bank Swiss.

Ia mengatakan, kekayaan itu akan diambil dan digunakan untuk tiga hal, yaitu melunasi utang luar negeri Indonesia, membagikan kepada masyarakat Indonesia, dan membeli alat utama sistem pertahanan.

Fenomena ini bukti bahwa masyarakat menginginkan pemimpin yang dapat mengayomi dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Beban ekonomi yang semakin mencekik, tingkat kriminalitas semakin tinggi dan lapangan pekerjaan semakin susah, di tambah lagi dengan keimanan masyarakat yang begitu lemah, ini juga menjadi salah satu penyebab masyarakat setres dan putus asa.

Wajar jika mereka mudah tergiur oleh ajakan para pendiri kerajaan yang menjanjikan ke para pengikutnya kehidupan yang mapan.

Sistem sekuler kapitalis telah terbukti gagal dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat dan juga menghilangkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Oleh sebab itu rakyat sangat menanti sebuah sistem yang kokoh dam mampu memberi kesejahteraan dan keadilan merata kepada seluruh rakyat tanpa membedakan latar belakang suku dan agama. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Alternatif itu tidak lain adalah mengaplikasikan islam secara kaffah baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat sebagaimana yang dicontohkan di masa keemasan dan kejayaan islam. Wallahu a’lam bi ash-showab.[]

Comment

Rekomendasi Berita