by

Sherly Agustina, M.Ag: Banjir Melanda Ibu Kota, Kado’ Di Awal Tahun

-Opini-64 views

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA – Allah Swt berfirman:

لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan.” (Âli ‘Imrân/3 : 186)

Tahun baru 2020 semoga menjadi pribadi baru lebih baik, negeri yang lebih baik dan lebih mendekat pada Sang Maha Baik. Tahun 2019 sudah kita lewati bersama, banyak suka dan duka. Semuanya adalah ujian dari Allah Swt agar kita semakin menjadi hambaNya yang lebih baik bagi orang-orang yang mau mengambil hikmah di balik semua peristiwa baik suka dan duka. Sebaliknya, jika kita tidak belajar mengambil hikmah dari setiap peristiwa maka kita menjadi orang yang merugi.

Di awal tahun 2020 negeri ini ditimpa bencana banjir, setelah melewati masa kemarau di akhir tahun 2019 kini Allah beri hujan untuk negeri ini terutama di ibu kota Jakarta.

Dilansir oleh Tirto.id, PLN memadamkan listrik setidaknya di 724 wilayah di Jakarta. Pemadaman tersebut dilakukan akibat banjir di sebagian wilayah ibu kota. Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta mengatakan, “Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik.”

Sejumlah kawasan yang dipadamkan adalah Karet Pasar Baru Barat dsk, Kedoya Utara, Tanjung Duren, Pancoran, Pejaten Timur, Jati Petamburan, Perum Billy Moon 3 Pondok Kelapa, Jalan Kebon Jeruk Raya, Komplek Jatibening, Jalan Raya Daan Mogot Kalideres, Jalan Swadarma Raya, Jalan Pos Pengumben, Jalan Sektor Ciledug, Jalan Bangka Kemang, Duta Indah Square, Perum Taman Bougenville, Jalan Raya Daan Mogot, Perum Taman Wiana Jatibening, Perum Pinewood Wibawamukti. (1/1/2020)

Selain itu, akibat hujan deras yang mengguyur Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, membuat beberapa transportasi terganggu. Salah satunya, tersebar luas di media sosial foto dan video yang menggambarkan pool taxi Bluebird terendam banjir. Dilihat dari foto dan video tersebut, puluhan mobil jenis sedan milik Bluebird Group yang sedang terparkir di pool taxi di Kramatjati, Jakarta Timur, terendam air lebih dari 1 meter hingga bagian atas.

Amelia Nasution, Direktur Marketing, PT Blue Bird Tbk, membenarkan bahwa beberapa pool taxi Blue Bird mengalami kebanjiran karena hujan pada hari ini. “Kami saat ini fokus melakukan evakuasi dan pendataan terhadap unit operasional yang terdampak dari banjir ini. Hari ini Bluebird tetap memberikan layanan kepada masyarakat melalui pool-pool dan unit layanan yang tidak terkena dampak banjir.”

Selain itu, Kapusdatinkom BNPB, Agus Wibowo, memberikan penjelasan bahwa pool taxi Blue Bird bisa terendam banjir karena sungai Kramatjati yang meluap, tinggi banjir setinggi kap mobil blue bird. (CNBC, 1/1/2020).

Dari musibah banjir yang melanda ibu kota ini merupakan ‘kado’ di awal tahun. Memang tergantung kita melihat dari sudut pandang yang mana. Sebagai muslim tentu kita berusaha menggunakan kaca mata keimanan kita dalam mengambil hikmah di balik kejadian.

Kita anggap ini adalah ujian awal dari Allah Swt, ujian keimanan sebagai modal agar kita kuat menjalani dan melewati kehidupan ke depan, minimal dalam satu tahun ini. Karena modal keimanan ini sangat berharga. Sebagaimana firman Allah di atas. Bahwa kita akan senantiasa diuji, tujuannya agar bersabar dan bertakwa.

Jakarta sebagai ibu kota dan sentral semua aktifitas kenegaraan mungkin diingatkan oleh Allah agar ke depan lebih baik, karena di Jakarta lah segala pusat kebijakan politik dilakukan. Semoga dengan ujian keimanan ini sebagai langkah awal agar kita segera meninggalkan aturan manusia yang sudah tidak layak menuju penerapan aturan Allah swt yang sangat layak, sesuai fitrah manusia, memuaskan akal dan menentramkan jiwa.

Bisa kita lihat, betapa lemah dan tak berdayanya kita saat diuji banjir. Beberapa aktifitas terganggu, mulai dari listrik sebagai kebutuhan vital, lalu transportasi, dan sebagainya. Itu baru satu jenis ujin dari Allah Swt, yaitu banjir. Belum ujian-ujian lainnya yang menimpa kita. Bisa jadi ini tanda sayang Allah Swt pada kita agar kita kembali pada aturanNya.

Alam ini sudah terlalu rusak dan bosan karena ulah perbuatan manusia. Maka wajar alam kadang mengingatkan pula kepada kita. Sebagai tanda sayang agar semua sesuai sunnatullah, berjalan sesuai ketentuanNya. Jika sabar dan takwa bisa kita raih maka kita menjadi hambaNya yang beruntung.

Firman Allah Swt:”Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” (QS. Al-Baqarah [2]: 269). Allahu A’lam bi ash Shawab.[]

Comment

Rekomendasi Berita