by

238 WNI Dari Wuhan Diobservasi Di Lanud Raden Sadjad Natuna

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari wabah virus Corona di Wuhan, Tiongkok, akan menjalani karantina untuk obeservasi selama dua pekan. Mereka akan menjalani karantina di hanggar Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau.

Laporan langsung jurnalis TV One, Minggu (2/1) menyebutkan, Menteri Kesahatan Terawan Agus Putranto sudah tiba Lanud Raden Sadjad, untuk menyambut ratusan WNI terdampak virus Corona itu.

Sebelum ke Natuna, mereka harus melewati proses screening suhu tubuh. Baru diperbolehkan ke ruang observasi dalam sebuah tenda. Dalam ruang observasi disediakan sejumlah fasilitas, selimut, tempat tidur, makanan, tempat ibadah, dan kebutuhan lain yang diperlukan.

Pemerintah menyiapkan 10 tenda. Tak hanya tenda untuk ruang observasi, ada juga ruang-ruang khusus yang disiapkan. WNI laki-laki dan perempuan akan dipisah. Bagi yang sudah berkeluarga akan ditempatkan di ruang sendiri. Tenda akan ditempatkan untuk pria dewasa, sedangkan wanita diprioritaskan menempati ruang permanen.

Sebanyak tujuh dari 245 WNI yang batal dipulangkan pagi ini, empat di antaranya menolak kembali ke tanah air, dan tiga lainnya tak lolos screening kesehatan.

Sebanyak 238 WNI itu tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2) sekitar pukul 08.30 WIB, menggunakan pesawat Batik Air dan keluar dari pesawat sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat turun dari tangga pesawat, sejumlah petugas berpakaian kapsul berwarna putih dan kuning menyemprotkan cairan disinfeksi kepada setiap penumpang. Di antara mereka terdapat anak-anak. Mereka menggunakan jaket dan penutup kepala serta masker.

Setelah transit di Bandara Hang Nadim, mereka langsung diterbangkan diterbangkan ke Natuna menggunakan pesawat Hercules, untuk menjalani karantina selama dua pekan untuk mencegah virus Corona.[idntimes]

Comment

Rekomendasi Berita