by

Harun Masiku DPO, Polda Sumsel Ikut Memburu Politikus PDIP Ini

-Politik-187 views

RADARINDONESIANEWS.COM, SUMUT -Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan ikut memburu Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Harun Masiku di wilayahnya. Ini menyusul pascainstruksi Kapolri Jenderal Idham Azis yang memerintahkan agar foto wajah politikus PDIP itu disebar ke seluruh Indonesia.

Wakapolda Sumatra Selatan, Brigjen Pol Rudi Setiawan, mengatakan kepolisian daerah setempat pun telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk bergerak memburu Harun yang kini berstatus buron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kita ikut mencari Harun Masiku. Terkait tindak pidana pasti akan kita proses,” ujar Rudi di Palembang, Kamis (6/2).

“Tugas polisi itu melindungi dan melayani, serta menegakan hukum. Semua kasus hukum harus dilayani. Tidak terkecuali Harun Masiku itu,” tambah dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatra Selatan, Kombes Pol Supriadi, menjelaskan saat ini baik KPK dan Polri belum mengetahui lokasi persembunyian Harun. Dia menilai, saat Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 itu Harun menjadi perwakilan PDIP I dengan nomor urut enam untuk daerah pilih Kota Palembang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dan Kota Lubuklinggau.

“Pastinya kita siap membantu KPK karena Harun adalah buron KPK. Pencarian pun akan kita lakukan setelah data-data Harun Masiku dari KPK kita terima,” katanya.

“Dia itu (Harun Masiku) bukan warga Sumatra Selatan, hanya ikut dapil di sini. Meski begitu kita tetap akan bergerak dan berupaya mencarinya,” kata dia lagi.

Untuk itu, Polda Sumatra Selatan segera mengerahkan anggotanya dengan menambah personel yang ada. Pihaknya pun melibatkan jajaran kepolisian hingga pelosok daerah terpencil di wilayah hukum polsek. “Semua kita libatkan. Ya, termasuk di polres hingga tingkat polsek,” tutur dia.

Drama pencarian Harun dimulai saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap eks anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) bernama Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari lalu. Tak lama berselang, Kementerian Hukum dan HAM menginformasi Harun telah bertolak ke Singapura pada 6 Januari 2020.

Namun, 15 hari pascakonfirmasi dari Kemenkumham itu, Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie memberi kabar bahwa Harun ternyata sudah berada di Indonesia. Ronny menyebut, Harun terekam kamera pengawas Bandara Soekarno-Hatta pada 7 Januari 2020. (RAP/Sumber)

Comment

Rekomendasi Berita