by

Rukhiyah*: Corona Mendunia, Adakah Solusinya?

-Opini-127 views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Dalam beberapa waktu terakhir, virus corona menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Bagaimana tidak, sejak pertama kali diumumkan pada tanggal 31 Desember 2019, saat ini jumlah kematian karena virus corona mencapai 425 dan total kasus yang terkonfirmasi di cina sebanyak 20.438.

Kematian Dokter Li Wenliang menambah daftar panjang korban virus Corona yang mengganas ini. Dokter Li Wenliang merupakan orang yang pertama kali mengingatkan tentang wabah Corona.

Ia sempat didatangi polisi karena unggahannya yang mengingatkan tentang wabah dianggap meresahkan publik. Ia tejangkit virus dari pasiennya hingga meninggal dunia pada Jumat (7/2/2020)

Asal virus ini diprediksi berasal dari salah satu kota di Cina yang bernama Wuhan dan saat ini virus corona sudah menjangkau berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, Filipina, Prancis, Rusia, Finlandia, India, Inggris, Italia, Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Jerman, Kanada, Malaysia, Nepal, Singapura, Sri Langka, Swedia, Taiwan, Thailand, Vietnam, Spanyol dan Uni Emirat Arab.

Keluhan yang dialami mereka yang terkena virus umumnya seperti suhu tubuh tinggi, batuk kering, napas pendek, atau kesulitan bernafas.

Kelelawar dianggap sebagai sumber penyebaran virus corona jenis baru atau Novel Coronavirus.

Mendunianya virus corona, menimbulkan kecemasan dan tanda tanya, adakah solusi untuk mengatasinya?

Beragam solusi sudah dilakukan oleh berbagai pihak. Namun, ternyata jauh sebelum virus corona mendunia, Islam sudah mempunyai solusi mengatasi wabah penyakit menular.

Wabah penyakit menular pernah ada pada masa Rasulullah. Wabah tersebut adalah kusta yang belum ditemukan obatnya.

Upaya yang dilakukan adalah menerapkan karantina dan penderita diperiksa secara detail. Untuk memastikan perintah tersebut dilaksanakan, Rasulullah membangun tembok di sekitar daerah yang terkena wabah.

Salah satu upaya lain adalah sesuai sabda Rasulullah, “Jika kalian mendengar wabah terjadi di suatu wilayah, janganlah kalian memasuki wilayah itu. Sebaliknya, jika wabah itu terjadi di tempat kalian tinggal, janganlah kalian meninggalkan tempat itu”(HR al Bukhari)

Islam selalu menunjukan keunggulannya sebagai agama yang paripurna, yang mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam hal menjaga kesehatan diri.

Allah SWT berfirman yang artinya, “Makanlah oleh kalian rezeki yang halal lagi baik yang telah Allah karuniakan kepada kalian”(QS. An-Nahl[16]:114)

Seorang muslim sudah diajarkan oleh agamanya untuk hidup sehat mulai dari memakan yang halal lagi baik dan tidak berlebih-lebihan, apalagi sampai memakan makanan yang tidak layak seperti kelelawar.

Islam pun mengkan umatnya senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Banyak aktivitas dalam Islam yang bertujuan untuk menjaga kebersihan, seperti berwudhu, bersiwak, dan sebagainya.

Sungguh dan telah teruji begitu sempurnanya syariat Islam mengatur seluruh aspek kehidupan.[]

*Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Comment

Rekomendasi Berita