by

Maize Lina Minarni*: Cara Seorang Muslim Menyikapi Covid-19

-Opini-33 views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pasien Covid-19 di Indonesia pertanggal 22 Maret 2020 mencapai angka 514. Lalu bagaimana seorang Muslim menyikapinya?

Covid-19 merupakan ujian dari Allah SWT, ujian yang Allah turunkan sebagai peringatan. Seperti yang terdapat dalam firmanNya:

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ ۚ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Artinya : Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. At-Taghabun: 11) .

Lalu bagaimana cara kita menyikapi Covid-19 ?

Pertama : Memohon perlindungan kepada Allah, sebagai perlindung dan penjaga adalah Allah SWt untuk itu mintalah perlindungan kepadaNya. Doa Memohon Perlindungan dari Penyakit/Wabah Berbahaya. Rasulullah ﷺ telah mengajarkan kita doa perlindungan dari penyakit buruk yang mengerikan. Termasuk di dalamnya adalah Corona.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit sopak, gila, kusta, dan dari segala penyakit yang buruk/mengerikan lainnya.” (HR. Abu Daud No. 1554).

Kedua : Berikhtiar seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan, makan makanan yang bergizi, menjaga imunitas tubuh, tidak keluar rumah untuk hal yang tidak penting, menghindari keramaian dan tidak berkumpul lebih dari 10 orang. Jangan masuk atau pergi cukup di rumah saja. Seperti hadist nabi yang berbunyi :

(إذا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأرْضٍ، فلاَ تَقْدمُوا عَلَيْهِ، وإذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا، فَلا تخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ)

“Apabila kalian mendengar tentangnya (wabah penyakit) di sebuah tempat, maka janganlah kalian masuk ke dalamnya, dan bila kalian berada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar daripadanya sebagai bentuk lari daripadanya”. (HR.Bukhari dan Muslim).

Ketiga : Bertawakal kepada Allah, setelah ikhtiar kita berkewajiban untuk bertawakal atas usaha-usaha yang kita telah dilakukan. Serta menaati usaha penanggulangan yang diupayakan oleh pemerintah, jika pemerintah meminta Sosial Distancing maka kita harus mematuhinya.

Mari lakukan Sosial Distancing untuk memutus rantai penyebarannya dengan #dirumahaja.

Demikian cara seorang muslim menyikapi Covid-19. Terakhir marilah kita berdoa agar dijauhkankan dari peyakit-penyakit yang berbahaya, serta tak lupa medoakan saudara-saudara kita yang diuji oleh Covid-19, semoga segera disembuhkan, serta ucapan terimakasih dan hormat untuk garda terdepan pahlawan yang melawan virus ini, doa semoga mereka dilindungi dari Covid-19, diberikan balasan surga oleh Allah SWT, dan untuk dokter yang meninggal karena Covid-19 semoga mendapatkan tempat terbaik disisiNya, dihapuskan dosa-dosanya Aamiin.[]

*Mahasiswi S1, Universitas Negeri Malang

Comment

Rekomendasi Berita