by

Membumikan Dzikir Ratibul Hadad, Kokohkan Nafsiyah Islamiyah Dan Gelorakan Kepedulian Umat

RADARINDONESIANEWS.COM, GRESIK –  Setelah sukses yang pertama pada  Desember 2019, Majlis Dzikir Ratibulhadad Menganti, Gresik lembali gelar Dzikir Ratibulhadad, Santunan Anak Yatim dan Bazar Sembako Murah untuk kedua kalinya di Jl. Rambutan E5/15 Perumahan Graha, Kelurahan Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik, Kawa Timur, Ahad (1/3/2020).

Acara tersebut diihadiri oleh sekitar 80 kaum muslimah yang berada di Perumahan Graha Dan Oma Indah dari berbagai latar belakang dan profesi.

Menururut panitia, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah dalam rangka membumikan dzikir Ratibul Hadad, meningkatkan kepedulian terhadap sesama muslim dan memuliakan anak yatim dengan menyantuni mereka.

Mengawali acara, pembawa acara, ustadzah Surya membacakan shalawat Nariyah dilanjutkan dengan Dzikir Ratibatul Hadad yang dipimpin oleh ustadzah Yusfa Anita Shofia selaku pimpinan Majlis Dzikir Ratibul Hadad, Menganti. Dzikir Ratibul Hadad berjalan khusyuk dan khidmat.

Usai pembacaan Dzikir, acara dilanjutkan dengan tausyiah kitab Nafsiyah Islamiyah yang disampaikan oleh ustadzah Yushfa.

Dalam ceramahnya, ustadzah Yushfa menjelaskan bahwa kitab Muqowwimat Nafsiyah Islamiyah karangan Syekh Atho’ Abu Rusytah itu berisi tentang pilar-pilar pengokoh nafsiyah Islam.

“Salah satunya terkait bersegera menuju ketaatan. Seorang muslim akan melakukan syariat Allah dengan bersegera (sami’na wa atho’na) tanpa menunda-nunda ataupun memilih-milih mana yang suka ataupun tidak.” Ujar ustadzah Yushfa.

Misalnya, lanjut sang ustadzah, ketika mendengar adzan, maka ia akan bersegera mempersiapkan sholat. Saat mengetahui bahwa menutup aurat merupakan kewajiban, maka ia akan melaksanakan kewajiban tersebut (menutup aurat ketika berada di tempat umum) dan sebagainya.

Usai tausyiah, kemudian acara ramah tamah atau makan bersama diiringi pembacaan sholawat oleh ustadzah Ririn.

Dalam kesempatan itu panitia juga memberikan santunan kepada 20 anak yatim sebagai kepedulian kepada mereka.

Para jamaah yang notabene kaum ibu rumah tangaga itu mendapat amanah untuk memberikan santunan kepada anak yatim tersebut diiringi Sholawat Badar.

Selain itu, pada akhir acara juga digelar Bazar sembako murah. Sejumlah 65 bingkisan sembako mulai harga Rp20-35ribuan habis terjual.

Harga bingkisan sembako yang trlah disubsidi tim Majlis Ratibul Hadad tersebut dijual di bawah harga pasar agar masyarakat mampu membeli.

Dengan terselenggaranya acara ini, panitia berharap dapat memberikan kontribusi terbaik bagi umat.[]

Reporter: Nanik

Comment

Rekomendasi Berita