by

Positif Reaktif, Sampel Lendir 2 Warga Desa Tagaule Diuji Di Laboratorium

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nias, Sokhiatulo Laoli didampingi Arosokhi Waruwu dan F. Yanus Larosa umumkan status kesehatan warga Desa Tagaule, Kecamatan Bawolato yang dilarikan ke RSUD Gunungsitoli Kabupaten Nias, Senin (11/5) malam, karena mengalami demam tinggi.

Kepada para awak media, Sokhiatulo Laoli mengungkapkan hasil rapid test.

“Dari hasil rapid test yang dilakukan kepada 7 orang warga Desa Tagaule, 2 diantara menunjukkan hasil reaktif dengan inisial KL 19 tahun (Laki-laki) dan FB 27 tahun (Perempuan),” ungkapnya, Selasa (12/5) sore, bertempat di ruang lobi Kantor Bupati Nias.

Ia menjelaskan, hasil rapid test tidak serta merta dapat di vonis terkonfirmasi Covid-19.

karena pengalaman kita di daerah lain ada yang positif versi rapid test tapi setelah dicek dengan swab akhirnya hasilnya negatif.

“Untuk memastikan hasil yang akurat, kita sudah meminta pihak RS untuk mengambil swab dan mengirimkannya di laboratorium Adam Malik atau USU, karena pengalaman kita di daerah lain ada yang positif versi rapid test tapi setelah dicek dengan swab akhirnya hasilnya negatif,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Nias menyampaikan, diperlukan 5 hingga 7 hari menunggu hasil laboratorium.

“Untuk pemeriksaan swab kita perlu menunggu hasilnya sampai 5 atau 7 hari kedepan,” tutupnya.

Reporter : Albert

Comment

Rekomendasi Berita