by

Dian Sefianingrum*: Islam Dan Pendidikan Kelas Dunia

-Opini-26 views

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Pendidikan adalah hal penting di dalam Islam hal ini ditunjukkan dengan ditinggikannya derajat orang-orang berilmu di atas orang yang tidak berilmu satu derajat. Bahkan mereka dimasukan dalam golongan pewaris para nabi, Rasulullah SAW bersabda:

“Dan keutamaan orang yang berilmu atas orang yang beriman adalah seperti keunggulan bulan atas seluruh benda langit.

Sungguh para ulama adalah pewaris para nabi. Satu-satunya warisan para ulama adalah pengetahuan sehingga siapapun yang mengambil hal itu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang paling cerdas.” (HR. Qais bin Katsir).

Islam telah menjadikan pendidikan sebagai hajah asasiyyah (kebutuhan dasar) yang harus dijamin ketersediaannya di tengah-tengah masyarakat oleh negara, Nabi SAW bersabda:

“Imam adalah pemimpin dan dia akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhori).

Negara wajib menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi seluruh rakyat hingga pendidikan tinggi. Imam Ibnu Hazm (Al Ihkam) menjelaskan,
“Kepala negara (khalifah) berkewajiban menyediakan sarana pendidikan, sistem pendidikan, dan menggaji para pendidiknya”.

Sistem pendidikan Islam telah menggariskan bahwa kurikulum pendidikan wajib berlandaskan pada akidah Islam. Mata pelajaran serta metodologi penyampaian seluruhnya disusun tanpa adanya penyimpangan sedikitpun dari asas tersebut. Politik pendidikan adalah membentuk pola pikir dan pola jiwa islami.

Maka seluruh mata ajaran disusun berdasarkan strategi tersebut. Tujuan pendidikan di dalam Islam adalah membentuk manusia yang: (1) Memiliki kepribadian Islam; (2) Handal menguasai pemikiran Islam; (3) Menguasai ilmu-ilmu terapan IPTEK (ilmu pengetahuan, dan teknologi); (4) Memiliki keterampilan tepat & berdaya guna.

Pembentukan kepribadian Islam dilakukan pada semua jenjang pendidikan yang sesuai dengan proporsinya melalui berbagai pendekatan.

Barulah setelah mencapai usia baligh, yaitu SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi, materi yang bersifat lanjutan (pembentukan, peningkatan, dan pematangan).

Hal ini dimaksudkan untuk memelihara sekaligus meningkatkan keimanan serta keterikatannya dengan syariat Islam. Indikatornya adalah bahwa anak didik dengan kesadaran yang dimilikinya telah berhasil melaksanakan seluruh kewajiban dan mampu menghindari segala tindak kemaksiatan kepada Allah SWT.

Khusus untuk perguruan tinggi pendalaman dan pengkristalan kepribadian Islam dilakukan kepada siswa. Selain itu pendidikan tinggi bertujuan melahirkan para ahli dan spesialis semua bidang kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat. Mempersiapkan tenaga ahli yang diperlukan untuk mengatur urusan masyarakat seperti; qodi, ahli fiqih, saintis, insinyur, dsb.

Keberhasilan khilafah dalam membangun sains dan teknologi telah terbukti selama hampir 13 abad. Keberhasilan yang begitu spektakuler ini tidak lepas dari visi pemerintah yang orisinil dan kuat.

Terwujudnya negara yang benar yakni negara yang menerapkan Islam secara menyeluruh. Hal ini nampak pada sejumlah aspek; pertama, desain politik Islam dan pendidikan tinggi yang mulia dan memuliakan. Islam memandang ilmu bukan komoditas faktor produksi akan tetapi ia adalah jiwa kehidupan. Kedua, desain riset negara khilafah selaras dengan politik dalam dan luar negeri negara khilafah yang menyejahterakan dan memuliakan manusia.

Ketiga, konsep anggaran yang wajib diadakan negara. Keempat, desain industri yang mewujudkan kemandirian negara di bidang industri. Sejarah khilafah telah membuktikan dan meniscayakan lahirnya ilmuan-ilmuan unggul.

Labana dari Cordova ia adalah seorang ahli dari matematika dan sastra di abad ke 10 M. Ia mampu memecahkan masalah geometri dan aljabar yang paling kompleks dan pengetahuan luas dari literatur umum yang diperoleh dari pekerjaannya sebagai sekretaris khalifah al-hakim II. Maryam Al-Asturlabi adalah seorang ilmuwan dan penemu di abad ke 10 M.

Dia merancang astrolux yang digunakan dalam astronomi untuk menentukan posisi matahari, planet-planet, dan navigasi. Desainnya yang sangat inovatif membuatnya dipekerjakan oleh penguasa kota dimana dia tinggal. Lubna dari Andalus adalah penyair yang juga hidup di abad ke 10 M. Dia unggul dalam tata bahasa, retorika, matematika, dan kaligrafi.

Dia adalah salah satu sekretaris kepala negara dan memegang posisi yang berurusan dengan korespondensi resmi. Fatimah Al-Fihri muslimah Tunisia yang lahir 1.216 tahun silam atau tepatnya 800 M. Dia mendirikan Universitas Al-Qarawiyyin di Fes, Maroko. Sebuah universitas pertama di dunia yang dibangun tahun 859 M jauh sebelum Al-Azhar, Cambridge, Harvard ataupun Oxford didirikan.

Melalui sistem pendidikannya, Islam akan mampu melahirkan output generasi berkualitas, baik dari sisi kepribadian maupun dari sisi penguasaan ilmu pengetahuan. Generasi yang memiliki kepribadian yang mulia dan paham akan makna kehidupan bukan anak didik yang sekadar bisa menyelesaikan soal-soal HOTS dengan kesulitan tingkat tinggi namun minim dari sisi kepribadian.

Berperan aktif dan positif di tengah-tengah masyarakat, baik dalam menegakkan kebenaran maupun dalam menerapkan ilmunya.

Sistem pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan generasi mulia tapi sekaligus akan mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dengan sangat pesat. Sehingga wajar bila pada abad pertengahan, Islam menjadi pusat peradaban dan rujukan ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu, Islam mampu menjawab persoalan kualitas generasi, bahkan mendorong terwujudnya peradaban yang mulia dan agung.

Harus diingat bahwa puncak pencapaian penguasaan sains dan teknologi pada zaman kejayaan umat Islam di masa lalu tidak bisa dilepaskan dari tegaknya sistem kekhilafahan, di mana adanya sistem komando yang terintegrasi secara global yang perananya secara politik sejalan dengan peranan agama.

Dengan demikian, kita bisa melihat adanya integtasi tiga pilar utama pendidikan dalam pembentukan peradaban Islam yaitu ilmu pengetahuan, agama, dan politik yang terpadu dalam satu kendali sistem kekhilafahan di bawah pimpinan seorang khalifah.

Maka jelaslah bahwa kembalinya khilafah adalah kewajiban dan kebutuhan dunia yang sangat mendesak. Walllahua’lam.[]

Comment

Rekomendasi Berita