by

Nuni Toid*: Stop Lisan Kotormu Bung! (Puisi)

-Puisi-58 views

 

Ada kesedihan di sana
Menggulung hati yang kian merah
Ada duka di sana
Menggulung hati kian luka
Ada lara, nestapa yang terus-menerus tak henti meluruhkan air mata
Karena ada sakit yang kian menggunung

Sakit hati ini tidak akan mudah untuk diobati
Sakit hati ini tidak mudah untuk dihilangkan
luka ini terlalu parah
Luka ini terlalu dalam
Mengapa harus ada air mata yang jatuh di sini?

Mengapa manusia terus berbuat begitu?
Mengapa sinar hidayah tak bisa lembutkan jiwa mereka?
Mengapa hati sanubari tak bisa damaikan mereka?

Siapa yang salah?
Siapa yang harus menanggung ini semua?
Siapa yang harus melawan ini semua?

Manusia bukanlah sampah
Manusia bukanlah barang
Karena manusia punya hati sanubari

Hati sanubari yang tidak bisa dibohongi
Hati sanubari yang diliputi jiwa yang kasih

Hati yang menyimpan samudra kasih sayang

Stop kau melukai kami
Stop kau menyakiti
Stop kau menebar kebencian
Stop kau adu domba dengan lisan kotormu!

Suatu saat….
Damai itu akan hadir
Damai itu akan datang
Damai itu akan menyapa
Damai itu akan kembali

Iya di sini di bumi tercinta ini
Akan ada keindahan dan kebahagiaan
Islam akan kembali
Islam akan terbit kembali
Seperti mentari pagi yang selalu menyinari

Menyinari hati yang suram
Menyembuhkan jiwa yang luka
Membakar semangat yang hampir lunglai
Yakin pasti selangkah lagi kita akan meraih titik akhir itu
Islam akan hadir melindungi umat di seluruh dunia
Pasti Islam kaaffah yang dinanti akan tegak kembali

 

*Member Akademi Menulis Kreatif dan Alumni Branding for Writer

Comment

Rekomendasi Berita