by

Agar Musibah Berbuah Berkah

-Opini-48 views

 

 

Oleh : Oktavia Tri Sanggala Dewi, S.S., M.Pd*

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Gempa Sulawesi Barat dan Banjir Kalimantan Selatan mengawali bencana tahun 2021 dari rentetan bencana yang melanda negeri ini.

Sungguh, musibah demi musibah di negeri ini begitu sering terjadi. Mulai dari tsunami, gunung meletus, banjir bandang, kebakaran hutan hingga gempa bumi beruntun. Namun, sepertinya musibah demi musibah itu datang sekadar menimbulkan duka-lara seketika, kemudian setelah itu tak berbekas apa-apa. Tidak meninggalkan sedikitpun tentang sebuah kesadaran di balik bencana tersebut.

Sebagai Muslim, kita tentu harus menyikapi aneka musibah secara benar sesuai dengan tuntunan syariah. Karena itu hakikat musibah ini harus betul-betul kita pahami. Ragam musibah yang menimpa kita bisa berbuah berkah atau mendatangkan aneka kebaikan jika:

Pertama, musibah yang ada disikapi dengan sikap ridha dan sabar. Kesabaran atas musibah akan berbuah pahala dari Allah SWT. Ini adalah salah satu bentuk keberkahan.

Kedua, musibah dijadikan sebagai bahan muhasabah. Dengan demikian setiap muslim bisa mengukur sejauh mana ia telah betul-betul menaati seluruh perintah Allah SWT, dan sejauh mana ia benar-benar telah menjauhi larangan-larangan-Nya.

Dengan begitu, setiap saat ia akan terdorong untuk terus berupaya menjadi orang yang selalu taat kepada Allah SWT serta menjauhi maksiat dan dosa kepada-Nya. Ini adalah bentuk keberkahan yang lain.

Jelaslah bahwa kunci keberkahan hidup adalah takwa kepada Allah SWT. Tentu dengan takwa yang sebenar-benarnya. Takwa yang sebenarnya tidak lain dengan mengikuti seluruh petunjuk Allah SWT di dalam Alquran. Artinya, tidak ada ketakwaan tanpa sikap mengikuti Alquran.

Alquran itu adalah kitab yang Kami turunkan dengan segala keberkahanyang diberkati. Karena itulah, ikutilah dia dan bertakwalah agar kalian diberi rahmat (TQS al-Anam [6]: 155).

Karena Alquran merupakan sumber keberkahan hidup, maka hanya dengan mengikuti Alquran saja keberkahan hidup itu bisa dirasakan oleh setiap Muslim.

“Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu sehingga Kami menyiksa mereka karena perbuatan yang mereka kerjakan.” (TQS al-Araf 96).

Dalam ayat di atas, jelas Allah SWT telah mengaitkan secara langsung keberkahan hidup penduduk suatu negeri dengan keimanan dan ketakwaan mereka kepada-Nya.

Di dalam kitab tafsirnya, Imam ar-Razi menafsirkan, pada ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa jika mereka taat kepada-Nya, pasti Dia akan membukakan bagi mereka segala pintu kebaikan.

Alhasil, agar hidup kita menjadi berkah, dan jauh dari segala musibah, kita harus berubah. Caranya adalah dengan meninggalkan semua hukum jahiliah, yang telah terbukti mendatangkan aneka musibah. Lalu mengimplmentasikan syariat Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan, sebagai wujud menerapkan seluruh isi Alquran.[]

 

*Aktivis Dakwah Islam, Jambi

____

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat menyampaikan opini dan pendapat yang dituangkan dalam bentuk tulisan.

Setiap Opini yang ditulis oleh penulis menjadi tanggung jawab penulis dan Radar Indonesia News terbebas dari segala macam bentuk tuntutan.

Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan dalam opini ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawab terhadap tulisan opini tersebut.

Sebagai upaya menegakkan independensi dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Redaksi Radar Indonesia News akan menayangkan hak jawab tersebut secara berimbang

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 16 =

Rekomendasi Berita