by

Aksi Damai 212 Lebih Nasionalis Dari Parade Kebhinnekaan Indonesia

Model Sartika Winata.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Aksi Damai 212 yang diikuti kurang lebih 7 juta umat Islam pada 2 Desember 2016 lalu sangat tertib dan tidak menimbulkan huru hara mendapat pengakuan sebagai lebih nasionalis dibanding Parade Kebhinnekaan Indonesia yang diadakan di Car Free Day, Thamrin, Jakarta Pusat, (4/12).
Ini diungkapkan Sartika Winata, seorang model asal Lampung saat diwawancarai di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (17/12).
Menurut Sartika, Aksi Damai 212 lebih nasionalis karena memiliki tujuan yang jelas dan tidak menimbulkan hal negatif seperti merusak taman dan meninggalkan kotoran di lokasi. Sartika menambahkan, di Aksi Damai 212 membawa aspirasi bangsa dan agama, di mana ditunaikan shalat Jumat yang fenomenal dengan jamaah terbanyak di dunia, sekitar 7 juta.
“Aksi Damai 212 ada tujuan yang jelas, untuk bangsa dan agama. Di sini juga ada shalat jumat bersama umat dari seluruh penjuru Indonesia.” Ujar Sartika.
Saat ditanya seputar aksi Parade Kebhinnekaan Indonesia yang diselenggarakan di arena Car Free Day, di sepanjang jalan Thamrin, Jakarta Pusat (4/12), Sartika Winata menyatakan bahwa aksi tersebut tidak memiliki tujuan yang jelas. Apa lagi ditambah dengan munculnya atribut partai di arena yang dikhususkan untuk masyarakat berolah raga itu.
“Ga ada tujuan yang jelas. Itu seperti kampanye. Mending ditempatkan di Istora Senayan.” Ujarnya kepada radarindonesianews.com.
Sartika juga menyayangkan terjadinya perusakan taman yang indah di seputar arena Car Free Day dengan tumpukan sampah yang terjadi pada acara Parade Kebhinnekaan Indonesia tersebut.[GF]

Comment