Bank Sumut Salurkan CSR 2025, Pemkab Nias Dongkrak Usaha “Gae Siata”

Daerah, Kep. Nias414 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Bupati Nias, Ya’atulo Gulo membuka secara resmi kegiatan pelatihan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menggunakan bahan baku pisang kepok Nias atau “Gae Siata” dan kelompok tani, Kamis (10/9/2026).

Selain membuka pelatihan, Bupati Nias juga menyerahkan peralatan dan mesin pengolahan pisang kepok kepada penerima manfaat Program Kemitraan dan Program CSR PT Bank Sumut Tahun Anggaran 2025.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penerima manfaat dalam mengolah pisang kepok Nias atau “Gae Siata” menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ucap Ya’atulo di ruang Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias.

Ia menuturkan, dengan adanya pelatihan dan bantuan ini, kedepan para petani serta pelaku usaha dapat lebih produktif, meningkatkan kualitas produk dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Selama ini, kata Ya’atulo, pisang kepok Nias masih banyak dipasarkan dalam bentuk segar sehingga nilai ekonominya relatif terbatas.

Di sisi lain, pelaku UMKM di Kabupaten Nias masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam mengakses dan menerapkan teknologi baru, melakukan diversifikasi produk, mengembangkan strategi pemasaran, serta memperoleh akses permodalan. Kondisi tersebut turut memengaruhi mutu dan daya saing produk olahan lokal.

“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat sangat diperlukan. Melalui pelatihan peningkatan keterampilan serta bantuan mesin dan peralatan dari Program CSR dan Kemitraan PT Bank Sumut ini, kita harapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam mengatasi berbagai kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM,” harapnya.

Masih dikesempatan yang sama, Ya’atulo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bank Sumut yang telah memberikan dukungan bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Nias.

Adapun bantuan tersebut berupa Mesin Vacuum Frying, Mesin Perajang Pisang, Mesin Continuous Band Sealer, dan plastik kemasan diberikan kepada lima UMKM, yakni Usaha Indah Sari di Desa Lasara Idanoi, Kecamatan Gido, yang dikelola oleh Ida Roida; Usaha Mbak Sri di Desa We’a-We’a, Kecamatan Sogaeadu, yang dikelola oleh Sri Wahyuni; UD. Aden di Desa Bozihona, Kecamatan Idanogawo, yang dikelola oleh Yufrida Zega; UD. Ziakhi di Desa Hilialawa, Kecamatan Bawolato, yang dikelola oleh Tetty Bawamenewi; serta UMKM Family Gel di Desa Onowaembo Hiligara, Kecamatan Hiliduho, yang dikelola oleh Dewi Warni Laoli.

Sementara pada Program Kemitraan, mencakup Bantuan Peralatan, Mesin dan Pelatihan Pengolahan Tepung Pisang Kepok Nias diantaranya Mesin Perajang Pisang, dua unit Oven Pengering, Disk Mill Listrik, Mesin Ayakan Tepung Stainless, Mesin Pengemas Otomatis, dan plastik kemasan yang diberikan kepada Kelompok Tani Hasaradodo di Desa Hilibadalu, Kecamatan Sogae’adu.[]

Comment