by

Danrem 083/BDJ Dampingi Menteri Pertanian RI Di Universitas Brawijaya Malang

RADARINDONESIANEWS.COM, MALANG – Bertempat di Gedung Widya Loka Universitas Brawijaya Malang, Jumat (25/5/2018) telah dilaksanakan acara kuliah tamu oleh Menteri Pertanian RI (Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP) dengan tema “Membangun Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan di Era Industri 4.0” yang dihadiri sekitar 350 orang.
Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo juga menyambut dan mendampingi kedatangan Menteri Pertanian RI (Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP) di Gedung Widya Loka Universitas Brawijaya Malang selanjutnya menuju ruang transit dilanjutkan peninjauan produk unggulan Universitas Brawijaya.
Acara kuliah tamu dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan dengan doa.
Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Rektor Universitas Brawijaya (Prof. Dr. Ir. M. Bisri, MS) mengatakan, saat ini memasuki era revolusi industri yang disebut dengan Era Industri 4.0, harus di respon dengan pembangunan SDM untuk mengikuti era industri 4.0 dan Universitas Brawijaya merupakan kampus yang besar dalam mewujudkan era industri 4.0.
Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menghasilkan diantaranya berupa riset center studi pengembangan pangan lokal. Selain itu juga ada pusat kajian bertaraf internasional, ATP (Agro Techno Park). Universitas Brawijaya bergerak pada bidang layanan dan barang dalam rangka meningkatkan teknologi diseminasi teknologi secara komersial berbasis agro komplek berwawasan bioindustri, dan UB Flores seluas 544 hektar sebagai bentuk pengabdian UB kepada masyarakat serta untuk penelitian produk bertaraf internasional. UB telah melaksanakan MoU dalam bidang Upsus Pajale mulai tahun 2012 sampai dengan sekarang dan UB selalu aktif dalam meningkatkan Pajale.
Kuliah tamu oleh Menteri Pertanian RI (Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP) dengan tema “Membangun Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan di Era Industri 4.0”, mengatakan, beberapa capaian diantaranya saat ini Indonesia menempati urutan 16 dalam bidang pertanian, hasil kerja para akademisi sehingga dapat mencapai eksport ke negara lain (eksport naik 24% dengan total nilai eksport sektor pertanian tahun 2013/2017 sejumlah Rp. 1 Triliun), kebijakan pemerintah yang tepat dapat menyejahterakan para petani.
Lebih lanjut, Reformasi mental SDM Pertanian, demosi/mutasi 1.295 pejabat dan sanksi bagi pelaku Pungli (pegawai dimutasi untuk mendapatkan posisi yang tepat baginya dan membangun semangat kerja baru).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Menteri Pertanian RI (Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP). Rektor Universitas Brawijaya (Prof. Dr. Ir. M. Bisri, MS). Aster Kasdam V/Brw (Kolonel Czi Wakhyono). Danrem 083/Bdj (Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo). Para Wakil Rektor Universitas Universitas Brawijaya. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang (Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR., MS). Dandim 0833/Kota Malang (Letkol Inf Nurul Yakin). Kasiter Korem 083/Bdj (Letkol Inf Nanang) dan Segenap sivitas akademika Universitas Brawijaya. (Penrem 083/Bdj)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × one =

Rekomendasi Berita