by

Dinas Dukcapil:Pemilik Akta Kelahiran Masih 42% Dari Jumlah Penduduk Kabupaten Nias

Bupati Nias saat penyerahan akta lahir secara simbolis.[Rinus/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Kepala Dinas Kependudukan  dan Catatan Sipil Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, Tehesokhi Hulu, S.I.P sosialisasikan Undang-undang No.23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang menegaskan bahwa “Setiap Penduduk wajib melaporkan peristiwa penting yang dialaminya kepada Instansi Pelaksana dengan memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil”.
Tehesokhi Hulu menyampaikan hal tersebut diatas saat sosialisasi sekaligus pelayanan langsung yang dilaksanakan di Lapangan upacara Kecamatan Hiliduho pada pelaksanaan HUT Koperasi ke-69 kamis, (16/09) dihadiri Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, Sekda Drs Firman Yanus Larosa, MAP, Unsur Muspida, Anggota DPRD Dapil III Hiliduho Notarius Mendrofa, Para Pimpinan SKPD, Kaban, Kakan, Kabag, Para Camat, dan Unsur Muspika, Para Kepala Desa serta Jajarannya serta sejumlah masyarakat lainnya yang turut hadir pada kegiatan tersebut.
Menurut Kadis Dukcapil, akhir-akhir ini ada dua hal yang menjadi perhatian utama pemerintah dalam bidang kependudukan, yaitu perekaman data kependudukan sebagai syarat utama dalam penerbitan KTP-el dan pencatatan kelahiran anak, sebagaimana diatur pada Perpres No. 112 Tahun 2013 bahwa KTP non Elektronik hanya berlaku sampai tanggal 31 Desember 2014, maka mulai 01 januari 2015 penduduk sudah harus mengunakan KTP-elektronik.
Pada penyampaiannya Plt.Kadis Dukcapil lebih lanjut mengatakan, apabila data penduduk yang belum merekam dinonaktifkan, maka akses penduduk akan tertutup untuk pelayanan publik seperti BPJS, pembukaan rekening Bank, pembuatan Sim dan beberapa hal lain yang berhubungan langsung dengan data kependudukan dan untuk mengaktifkannya kembali, maka yang bersangkutan wajib mendatangi Dinas Kependudukan untuk melakukan perekaman.
Sementara itu, sesuai hasil konsolidasi yang dilakukan oleh Direktorat Jendral Dukcapil Kemendagri bahwa keadaan per semester satu, Tahun 2016, penduduk kabupaten Nias berjumlah 151. 271 jiwa dan yang sudah memiliki akta kelahiran berjumlah 64.274 Jiwa (42, 5%) dan unutuk mengejar ketertinggalan tersebut maka Dinas Dukcapil Kabupaten Nias telah melakukan berbagai upaya seperti pelayanan keliling disetiap kecamatan diseluruh wilayah Kabupaten Nias.
Mengakhiri penyampaiannya Kadis Dukcapil menghimbau semua masyarakat agar melakukan perekaman data KTP-el di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias atau Kantor Camat, hingga 30 september 2016. “Cukup dengan membawa foto kopi Kartu Keluarga tanpa pengantar dari desa atau kecamatan karena, sayang isteri kartu keluarga buktinya, sayang anak akta lahir wujudnya dan jaga diri KTP-el caranya”, pungkas Kadis bersemangat.
Selain sosialisasi, pada kesempatan tersebut Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM juga menyerahkan Akta Kelahiran secara simbolis kepada sejumlah Pelajar atas kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Nias yang telah memfasilitasi murid dalam pengurusan Akta Kelahiran. (Rinus)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − eighteen =

Rekomendasi Berita