Eksplorasi Trauma dan Harapan, Empat Musim Pertiwi Tayang 8 Oktober 2026

Hiburan152 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Rumah produksi Forka Films akan merilis film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini dan produser Ifa Isfansyah di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.

Film ini mengisahkan perjalanan seorang perempuan dalam mencari kembali jati dirinya setelah menjalani hukuman penjara selama 20 tahun.

Mengambil latar lanskap Bromo yang megah dengan estetika busana bergaya cowboy western, Empat Musim Pertiwi memadukan sejumlah genre, mulai dari drama, suspense thriller, misteri, hingga sentuhan fiksi ilmiah (sci-fi). Film ini mengajak penonton menyelami pergulatan batin tokoh utama dalam menghadapi trauma masa lalu dan ketidakadilan.

“Karakter Pertiwi bicara tentang ketidakadilan dan trauma kolektif. Namun, lewat perjalanan hidupnya, kita bisa melihat bagaimana kerapuhan seseorang justru dapat bertransformasi menjadi kekuatan bagi dirinya sendiri maupun orang lain,” ujar Kamila Andini, yang sebelumnya dikenal melalui serial Gadis Kretek.

Tokoh Pertiwi diperankan Putri Marino. Untuk mendalami karakter perempuan yang memiliki kematangan jiwa melampaui usianya, Putri menjalani persiapan khusus, salah satunya dengan memperdalam riset literatur.

“Pertiwi adalah sosok yang harus berhadapan dengan masa lalu untuk menemukan kembali dirinya. Kepulangan tidak selalu berarti kembali menjadi orang yang sama,” kata Putri Marino.

Produser Ifa Isfansyah mengatakan Empat Musim Pertiwi tidak hanya menawarkan pengalaman visual, tetapi juga berupaya menghadirkan cerita yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat.

“Di balik pendekatan visual yang imersif, kami berharap cerita ini dapat menyadarkan penonton akan pentingnya rasa saling menjaga,” tutur Ifa.

Sebelum resmi tayang di Indonesia, Empat Musim Pertiwi telah mencatatkan perjalanan di sejumlah festival film internasional.

Film ini melakukan pemutaran perdana dunia (world premiere) di Toronto International Film Festival (TIFF) dan dijadwalkan tayang di Busan International Film Festival (BIFF) pada 8 Oktober 2026, bertepatan dengan jadwal rilisnya di Indonesia.

Perjalanan festival film ini selanjutnya akan berlanjut ke Tokyo International Film Festival dan Singapore International Film Festival (SGIFF).

Atas capaian tersebut, Empat Musim Pertiwi terpilih sebagai perwakilan resmi Indonesia untuk kategori Best International Feature Film pada ajang Academy Awards (Oscar) 2027.

Sebagai proyek ko-produksi internasional yang melibatkan enam negara, yakni Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia, film ini didukung sejumlah rumah produksi nasional, antara lain Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, Team Up, Julie Estelle, dan Navvaros. Film ini juga mendapat dukungan sponsor Oriflame.

Selain Putri Marino, Empat Musim Pertiwi diperkuat sejumlah pemeran lintas generasi, di antaranya Arya Saloka, Christine Hakim, Hana Malasan, Shofia Shireen, Nagra Pakusadewo, Dwika Pradnyana, Maryam Supraba, Hanna Aretha, Totos Rasiti, Iswadi Pratama, Hargi Sundari, Ayub Antoh, serta penampilan mendiang Donikus.

Forka Films, yang sebelumnya bernama Fourcolours Films, merupakan perusahaan produksi film asal Indonesia yang dipimpin Ifa Isfansyah sejak 2001.

Rumah produksi tersebut telah melahirkan sejumlah karya yang meraih prestasi internasional, antara lain Siti (2015), Turah (2017), The Seen and Unseen (2017), Memories of My Body (2018), Yuni (2021), Before, Now & Then (2022), dan serial Cigarettes Girl (2023).[]

Comment