Radar Indonesia News https://www.radarindonesianews.com Portal Berita Online Thu, 14 Nov 2019 14:27:26 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.4 https://www.radarindonesianews.com/wp-content/uploads/2019/09/cropped-icorin-90x90.png Radar Indonesia News https://www.radarindonesianews.com 32 32 Pengurus PPWI Lhokseumawe Audiensi Dengan Waka Polda Aceh https://www.radarindonesianews.com/2019/11/pengurus-ppwi-lhokseumawe-audiensi-dengan-waka-polda-aceh/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/pengurus-ppwi-lhokseumawe-audiensi-dengan-waka-polda-aceh/#respond Thu, 14 Nov 2019 14:27:26 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38384 RADARINDONESIANEWS.COM, ACEH – Pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Kota Lhokseumawe melakukan audensi dengan Waka Polda Aceh Brigadir Jendral Polisi Drs. Supriyanto

The post Pengurus PPWI Lhokseumawe Audiensi Dengan Waka Polda Aceh appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, ACEH – Pengurus Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Kota Lhokseumawe melakukan audensi dengan Waka Polda Aceh Brigadir Jendral Polisi Drs. Supriyanto Tarah, M.M, di ruang kerjanya, di Mapolda Aceh, kawasan Jeulingke, Banda Aceh Kamis (14/11).

Kehadiran Pengurus PPWI ke Mapolda Aceh turut didampingi Dewan Penasehat PPWI Kota Lhokseumawe, Muslim Syamsuddin ST, MAP, Wakil Ketua DPRK Kabupaten Aceh Selatan, Ridwan dan staf anggota DPR RI, Razikin. Kedatangan rombongan PPWI ke Mapolda disambut langsung oleh Waka Polda Aceh Brigadir Jendral Polisi Drs Supriyanto Tarah, M.M.

Dalam pertemuan itu, Pengurus PPWI Lhokseumawe membahas seputaran terbentuknya pengurus, sekaligus pelantikan PPWI Lhokseumawe yang akan digelar pada Sabtu, 23 November 2019. Selain pelantikan, pengurus PPWI juga rencananya akan menggelar diskusi publik dengan tema “Produk Jurnalistik: Tangkal Penyebaran Hoax dan Radikalisme”. Pengurus PPWI sekaligus meminta kesedian Waka Polda Aceh untuk menjadi pemateri dalam diskusi publik tersebut.

Waka Polda Aceh Brigjen Pol Drs Supriyanto Tarah, M.M, menyambut baik sikap pengurus PPWI Kota Lhokseumawe, yang telah melakukan audiensi dan bersilaturrahim dengan jajaran Polda Aceh. Mantan Kapolres Bireuen ini berharap semoga kedepan dapat terjalin kerja sama yang lebih baik lagi antara kepolisian dan para wartawan, khusus di wilayah Hukum Polda Aceh.

“Terkait permintaan untuk menjadi pemateri di diskusi publik, itu tergantung perintah dari pimpinan. Tergantung siapa yang diperintahkan oleh pak Kapolda. Apabila saya diperintahkan. Insya Allah saya siap” demikian ujar Waka Polda.

Sekretaris PPWI Lhokseumawe, Hasanuddin yang ikut dalam pertemuan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada jajaran Polda Aceh, yang mana permintaan audensi melalui pendekatan secara personal untuk audensi Waka Polda Aceh di mendapatkan sambutan baik.

“Kami pengurus PPWI Kota Lhokseumawe mengapresiasi jajaran Kepolisian Polda Aceh dalam mengayomi berbagai lapisan masyarakat, salah satunya masyarakat pewarta” kata Hasanuddin.

Hasanuddin berharap dengan mementum pertemuan hari ini menjadi langkah awal terjalinnya silaturrahmi ataupun mitra yang baik antara para pewarta dan jajaran kepolisian Republik Indonesia, khususnya di Aceh.

“Momen ini menjadi langkah awal yang baik didalam kemitraan antara pewarta dengan jajaran Kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Aceh” demikian Hasanuddin Sekretaris PPWI Lhokseumawe.

The post Pengurus PPWI Lhokseumawe Audiensi Dengan Waka Polda Aceh appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/pengurus-ppwi-lhokseumawe-audiensi-dengan-waka-polda-aceh/feed/ 0
Ratusan Anggota BPD Masa Jabatan 2019 – 2025 Diambil Sumpah/Janji https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ratusan-anggota-bpd-masa-jabatan-2019-2025-diambil-sumpah-janji/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ratusan-anggota-bpd-masa-jabatan-2019-2025-diambil-sumpah-janji/#respond Thu, 14 Nov 2019 11:23:18 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38379 RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu mengambil sumpah/janji Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) lingkup Pemerintah Desa Kabupaten Nias periode 2019

The post Ratusan Anggota BPD Masa Jabatan 2019 – 2025 Diambil Sumpah/Janji appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu mengambil sumpah/janji Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) lingkup Pemerintah Desa Kabupaten Nias periode 2019 – 2025.

Bertempat di Gedung Salak Madu, Kamis (14/11), acara tersebut dihadiri Kepala Inspektorat, Kadis PMD Kabupaten Nias, para Camat, para Kepala Desa, serta ratusan Anggota BPD yang diambil sumpah/janji.

Sebelum pengambilan sumpah, dalam laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Nias Yulianus Zai, terkuak jumlah BPD yang diambil sumpah/janjinya.

“Sebanyak 242 orang anggota BPD yang berasal dari 42 Desa lingkup pemilihan Kabupaten Nias yang diambil sumpah/janjinya hari ini,” lapor Yulianus.

Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu dalam arahan dan bimbingannya mengucapkan selamat kepada anggota BPD periode 2019 – 2025.

“Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan anggota BPD pada hari ini merupakan kesuksesan dari wujud demokrasi di dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa dimana proses penjaringan, pemilihan hingga pengambilan sumpah dan pelantikan terlaksana dengan baik, sesuai dengan yang kita harapkan bersama. Untuk itu atas nama Pemerintah saya mengucapkan selamat kepada saudara saudari anggota BPD periode 2019 – 2025. Semoga momentum ini akan menambah semangat baru dalam upaya kita membangun Kabupaten Nias,” ucapnya.

Arosokhi pun berharap kepada para anggota BPD senantiasa dapat meningkatkan kapasitas SDM dan berinovasi.

“BPD sebagai lembaga formal yang memiliki peran strategis dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, demokratisasi dan kesejahteraan warga desa. Oleh karena itu
kepada setiap anggota BPD kita harapkan agar senantiasa dapat meningkatkan kapasitas SDM dan inovasinya untuk menghindari persoalan hubungan disharmonis antara BPD dan Pemerintah Desa yang sering terjadi akibat kesenjangan pemahaman atas pengetahuan regulasi yang ada,” harapnya. (Albert)

The post Ratusan Anggota BPD Masa Jabatan 2019 – 2025 Diambil Sumpah/Janji appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ratusan-anggota-bpd-masa-jabatan-2019-2025-diambil-sumpah-janji/feed/ 0
Tingkatkan Kemudahan, BPJS Kesehatan Perkenalkan E-dabu 4.2 Di Nias Selatan https://www.radarindonesianews.com/2019/11/tingkatkan-kemudahan-bpjs-kesehatan-perkenalkan-e-dabu-4-2-di-nias-selatan/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/tingkatkan-kemudahan-bpjs-kesehatan-perkenalkan-e-dabu-4-2-di-nias-selatan/#respond Thu, 14 Nov 2019 11:12:26 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38376 RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Dalam memberikan kemudahan serta peningkatan manfaat, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli perkenalkan hasil pengembangan aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (E-dabu)

The post Tingkatkan Kemudahan, BPJS Kesehatan Perkenalkan E-dabu 4.2 Di Nias Selatan appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Dalam memberikan kemudahan serta peningkatan manfaat, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli perkenalkan hasil pengembangan aplikasi Elektronik Data Badan Usaha (E-dabu) versi 4.2.

Kemudahan dan peningkatan manfaat aplikasi ini, secara khusus dapat dirasakan oleh peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah Badan Usaha.

Pengembangan aplikasi ini merupakan komitmen dari BPJS Kesehatan yang serius dalam pemberiaan manfaat dan kemudahan akses pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Sebelumnya, BPJS Kesehatan merilis E-dabu versi 3.1 dan saat ini BPJS Kesehatan memperkenalkan hasil pengembangan aplikasi ini menjadi E-dabu versi 4.2.

Untuk itu, BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli menggelar sosialisasi E-dabu versi 4.2 kepada badan usaha yang telah terintegrasi menjadi peserta JKN-KIS di Kabupaten Nias Selatan, Kamis (14/11).

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli, Buara Ginting dalam pemaparan materi menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi E-dabu ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi PIC JKN-KIS badan usaha dalam memperbarui data kepesertaan pekerja dalam suatu badan usaha.

“Pengembangan aplikasi E-dabu versi 3.1 menjadi versi 4.2 bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masing-masing PIC badan usaha dalam mengisi atau mengubah data kepesertaan pekerja dalam suatu badan usaha. Sebagai salah satu contoh kemudahan yang ditawarkan, dapat dirasakan dari sisi mutasi tambah dan kurang pekerja dari badan usaha yang semakin mudah dan singkat, tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk menyerahkan berkas konfirmasi,” jelasnya.

Buara menambahkan, pembaruan tidak hanya ditampilan yang semakin menarik, melainkan menu aplikasi yang ditawarkan juga lebih lengkap.

“Aplikasi ini bersifat Self Assesment, dengan berbasis web dan sistem pengamanan yang lebih terjaga. Dengan pengembangan sistem Self Assesment, PIC badan usaha mampu mengolah data secara mandiri tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan. Tentunya hal ini akan memberikan dampak baik bagi badan usaha yaitu efisiensi waktu dan efektivitas pengerjaan data badan usaha. Dalam aplikasi E-dabu versi 4.2, PIC badan usaha wajib melakukan entry secara optional antara NIK, No. JKN-KIS, Nomor Pegawai atau Nomor Kartu Keluarga,” paparnya.

“Yang berbeda dan menarik adalah aplikasi ini mengunci sistem perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama pada aplikasi E-dabu 4.2. Tujuannya agar perpindahan fasilitas kesehatan hanya dapat dilakukan oleh peserta JKN-KIS secara langsung. Sebagai sarana lain dalam memudahkan perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama, BPJS Kesehatan telah meluncurkan aplikasi Mobile JKN yang juga menawarkan menu perpindahan fasilitas kesehatan tingkat pertama dengan akun pemilik kartu JKN-KIS,” terangnya lebih lanjut kepada peserta sosialiasi.

Dikesempatan tersebut, pemilik Cafe Bola Nani Situmeang menyampaikan terima kasih atas sosialisasi yang diadakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli tentang pengembangan aplikasi E-dabu versi 4.2. Menurutnya aplikasi ini telah banyak membantu PIC dari badan usaha dalam memperbaharui data kepesertaan JKN-KIS, sehingga tidak harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan.

“Aplikasi ini banyak membantu dan memberikan kemudahan bagi kami dalam proses pembaruan data peserta JKN-KIS, tanpa harus ke Kantor BPJS Kesehatan. Artinya kami lebih efektif dan efisien dalam proses administrasi JKN-KIS. Saya berharap BPJS Kesehatan terus mengembangkan aplikasi ini dan terus berinovasi demi kemudahan dan kemanfaatan yang lebih nyata,” tutupnya. (Albert)

The post Tingkatkan Kemudahan, BPJS Kesehatan Perkenalkan E-dabu 4.2 Di Nias Selatan appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/tingkatkan-kemudahan-bpjs-kesehatan-perkenalkan-e-dabu-4-2-di-nias-selatan/feed/ 0
Mengintip Program ‘Camping’ Madrasah Ibtidaiyah ‘Nurul Hidayah’ Jeruk Purut https://www.radarindonesianews.com/2019/11/mengintip-program-camping-madrasah-ibtidaiyah-nurul-hidayah-jeruk-purut/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/mengintip-program-camping-madrasah-ibtidaiyah-nurul-hidayah-jeruk-purut/#respond Thu, 14 Nov 2019 08:11:20 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38371 RADARINDONESIAMEWS.COM, JAKARTA – “Kalau gadget kan personal, dia (anak didik) melakukannya sendiri. Namun dengan program sosial begini, diharapkan mereka akan lupa pada

The post Mengintip Program ‘Camping’ Madrasah Ibtidaiyah ‘Nurul Hidayah’ Jeruk Purut appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIAMEWS.COM, JAKARTA – “Kalau gadget kan personal, dia (anak didik) melakukannya sendiri. Namun dengan program sosial begini, diharapkan mereka akan lupa pada gadget. Mereka lebih bersosialisasi dengan teman-temannya, bermain, nanti ada game, ada api unggun, ada lomba dan lain sebagainya, sehingga dengan kegiatan ini mereka sedikit-demi sedikit dapar terstimulasi, ternyata lebih asik jika bersosialisasi dengan teman-temannya.
Jakarta : Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong program satu hari belajar di luar kelas atau di luar ruang sebagai upaya agar para siswa bisa mendapatkan interaksi sosial yang menyenangkan. Tujuannya tak lain adalah untuk mewujudkan institusi pendidikan dasar di Indonesia sebagai tempat yang nyaman untuk belajar.

Inilah yang dilakukan oleh Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah Jeruk Purut Jakarta Selatan melalui program “Camping” Gerakan Pramuka Gugus Depan 05.031-05032 Fatahilah sebagai bagian dari program belajar di luar kelas.
Abdurahman S.Ag M.Pd, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah Jeruk Purut mengatakan, ada 3 dasar penting yang diterapkan dalam program satu hari balajar di luar ruang melalui program Camping di Bumi Perkemahan Ragunan (Buper) Jakarta Selatan.

“Pertama, mempraktekan teori pada anak-anak yang diberikan di sekolah. Ketika di kelas kan kita berikan teori-teori. Nah inilah prakteknya sekarang ini secara langsung di lapangan. Kedua, sebagai dasar pengalaman di luar sekolah. Karena dengan anak terjun langsung bisa merasakan bagaimana dia hidup di alam terbuka, belajar mandiri dan lain sebagainya, jauh dari orang tua. Jadi melatih keberanian dan kemandirian anak,” terang Abdurahman kepada redaksi lapan6online.com, Rabu (13/11/2019).

“Ketiga, Melatih kebersamaan anak. Faktor kebersamaan anak-anak, biasanya mereka di rumah tanpa kawan, disini mereka dicoba untuk bersosialisasi dengan teman-temannya, sehingga dengan seperti itu anak dapat merasakan bagaimana kerjasama dengan teman-teman, dengan lain keluarga, sehingga diharapkan akan tertimbul dalam diri anak, inilah jiwa sosial yang harus dikembangkan bersama.” terangnya.
Abdurahman mengatakan, selama berjalannya program Pramuka ini, tidak ada kendala pada siswa yang terkait dengan prilaku saat jauh dari orang tua.
“Alhamdulillah anak-anak bahkan antusias sekali. Mereka merasa senang dan menginginkan agar program ini dilaksanakan kembali.” kata Abdurahman.
Menurut dia, terlebih dengan adanya program dari pemerintah terkait pembelajaran di luar ruangan, kegiatan camping atau berkemah yang digelar oleh pramuka ini dinilai cocok dengan program pemerintah, sebabnya, karena memang pramuka lebih dominan berkegiatan di luar ruangan.

“Oleh karena itu dengan adanya program belajar mandiri ini, sudah menjawab tantangan dari pemerintah, sehari belajar di luar ruangan, kadang kita sampai dua hari atau tiga hari.” terang dia.

Abdurahman menuturkan, program berkemah atau camping ini merupakan agenda kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Pramuka MI Nurul Hidayah Jeruk Purut yang didukung dan disuport orang tua wali murid. Terlihat, tanggapan dan respon orang tua atas program belajar di luar ruangan ini juga bagus. Menurut Abdurahman, pihaknya tidak ada menemui kendala yang berarti.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang tua yang mensuport kegiatan kemah di Bumi Perkemahan Ragunan tersebut. Dengan areal yang cukup luas, Bumi Perkemahan Ragunan yang dikenal dengan tempat wisata rumah pohon ini, menjadi tempat wisata perkemahan yang menarik untuk melakukan berbagai pelatihan dan bimbingan karakter maupun bimbingan mental.

“Buktinya hari ini, para orang tua mensuport kegiatan dengan mengirim banyak makanan. Ini semua atas partisipasi orang tua, Masya Allah, antusias sekali para orang tua,” kata dia.

Menurut Abdurahman, salah satu kiat khusus yang diterapkan para guru maupun pembina di program camping ini, selain belajar mandiri dan berinteraksi sosial, juga mengatasi ketergantungan anak didik pada gadget atau pada smartphone.
Dengan program sosial di luar ruangan, menurut dia, nantinya para guru dapat mengatasi jika ada persoalan murid yang bergantung pada gadget.

Anak didik tambah Abdurrahman, diharapkan dapat dengan mudah bersosialisasi dan tidak secara personal terus menerus memainkan gadget yang dapat menyebabkan ketergantungan akut.
“Kalau gadget kan personal, dia (anak didik) melakukannya sendiri. Namun dengan program sosial begini, diharapkan mereka akan lupa pada gadget. Mereka lebih bersosialisasi dengan teman-temannya, bermain, nanti ada game, ada api unggun, ada lomba dan lain sebagainya, sehingga dengan kegiatan ini mereka sedikit-demi sedikit dapar terstimulasi, ternyata lebih asik jika bersosialisasi dengan teman-temannya.” terang Abdurahman.

Menurutnya, sangat tepat kegiatan di luar ruang ini untuk meninggalkan kegiatan mereka main gadget dan lain sebagainya.

Sementara itu, terkait dengan kurikulum yang diterapkan pemerintahan yang baru, Abdurahman mengungkapkan, sudah terjadi secara umum ketika ada menteri pendidikan baru, maka akan disusul dengan kebijakan yang juga baru. Namun begitu, apapun kurikulumnya, kata Abdurahman yang terpenting adalah isi atau esensi dari kurikulum tersebut.
“Yang terpenting itu isinya.” tegasnya.
Apapun nama kurikulum tersebut, kata Abdurahman, apakah K-13 atau KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) atau apalah namanya, yang terpenting adalah esensi kurikulum itu sendiri. Sebetulnya kalau pun K-13, tetapi kurikulum itu ruhnya tetap masih KTSP. Hanya mungkin penambahan di K-13, misalnya ada keterampilan, itu lebih diutamakan. Jadi tidak hanya kemampuan. Selain kemampuan, keterampilan juga diberikan.

“KTSP itu kan tingkatnya satuan, jadi KTSP itu lebih kepada satuan-satuan pendidikan. Tapi kalau K-13 itu lebih diutamakan kepada kolektifitas, artinya anak didik lebih diusahakan keterampilannya, jadi tidak hanya kognitifnya saja, namun anak didik juga diajarkan pada prakteknya.” katanya.

Tapi ke depan apapun nama kurikulum yang menjadi kebijakan menteri yang baru ini, yang penting adalah esensinya. “Kalau tidak berpihak kepada siswa dan guru, saya kira, apapun namanya tidak akan dipakai,” kata Abdurahman.

Menariknya, Kepala Madrasah yang akrab dengan ulama-ulama NU ini mengatakan, madrasahnya kerap dikunjungi oleh ulama dan Kyai sepuh NU. Dia pun berharap, suatu saat, ulama sepuh NU, sekaligus Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin bersedia mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah.

“Mudah-mudahan suatu saat ditinjau Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin.” tandas Abdurahman.(Haris)

The post Mengintip Program ‘Camping’ Madrasah Ibtidaiyah ‘Nurul Hidayah’ Jeruk Purut appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/mengintip-program-camping-madrasah-ibtidaiyah-nurul-hidayah-jeruk-purut/feed/ 0
Ainul Mizan, S.Pd*: Deradikalisasi Buku Ajar Agama Bagai Menggantang Asap https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ainul-mizan-s-pd-deradikalisasi-buku-ajar-agama-bagai-menggantang-asap/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ainul-mizan-s-pd-deradikalisasi-buku-ajar-agama-bagai-menggantang-asap/#respond Thu, 14 Nov 2019 03:12:03 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38364 RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kemenag telah membentuk Pokja yang bertugas khusus untuk melakukan perombakan terhadap 155 buku ajar agama di sekolah (www.cnnindonesia.com, Senin

The post Ainul Mizan, S.Pd*: Deradikalisasi Buku Ajar Agama Bagai Menggantang Asap appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kemenag telah membentuk Pokja yang bertugas khusus untuk melakukan perombakan terhadap 155 buku ajar agama di sekolah (www.cnnindonesia.com, Senin 11/11/2019). 155 buku ajar agama tersebut berlaku dari kelas 1 SD sampai dengan kelas XII MA. Rencananya tahun 2020 buku hasil revisi sudah bisa digunakan.

Usaha ini dilakukan untuk mencegah radikalisme. Menghapuskan materi Khilafah dipandang sebagai bagian dari paham radikalisme. Khilafah dipandang tidak relevan dengan negara bangsa (nation state) saat ini. Oleh karena itu, Kemenag akan merencanakan mengganti dengan materi nasionalisme. Di samping itu, perombakan akan dilakukan pada materi yang bisa menimbulkan keterpecahan umat yakni masalah tahlilan.

Ada beberapa catatan atas upaya perombakan buku agama Islam oleh Kemenag ini yang patut untuk diperhatikan berikut ini.

Pertama, upaya merombak buku agama Islam ini hanya menemui dilema. Dilema yang akan ditemui yaitu berupa pertentangan buku hasil revisi Kemenag ini dengan kitab – kitab khasanah Islam yang muktabar.

Sebenarnya pada tahun 2016, Kemenag pernah menerbitkan buku fiqih kelas XII MA yang versi digital terdapat bab tentang Khilafah (Sistem Pemerintahan Islam). Bab Khilafah itu terbagi ke dalam beberapa bahasan di antaranya pengertian Khilafah, tujuan Khilafah, hukum membentuk Khilafah dan lainnya.

Sedangkan yang dipakai menurut Kemenag adalah terbitan cetak. Di dalamnya diganti dengan Pemerintahan dalam Islam. Adapun bahasannya di antaranya hukum membentuk pemerintahan,hikmah pemerintahan Islam, syarat – syarat pemimpin dan lainnya.

Tatkala membahas pemerintahan dalam Islam, maka pertanyaan utama dan mendasar yang harus diajukan adalah adakah bentuk khusus pemerintahan di dalam Islam itu? Jika dijawab ada, maka tentu saja bentuk khusus pemerintahan di dalam Islam itu yang kemudian disebut Khilafah. Kepala negaranya disebut Kholifah.

Alasan yang bisa dikemukakan adalah alasan normatif dan alasan logika. Secara normatif kita bisa melihat di dalam nash Islam dan penerapannya di masa para sahabat Nabi SAW. Ada satu nash hadits Nabi yang menyatakan bahwa “Adalah Bani Israil dulu, urusannya di tangan para Nabi. Ketika satu Nabi meninggal digantikan oleh Nabi yang lainnya. Tidak ada Nabi setelahku. Yang ada nanti adalah para Kholifah yang jumlahnya banyak (HR Muslim).

Datangnya para Kholifah itu silih berganti, bukan bersamaan. Karena kalau dipahami bersamaan, tentunya tidak ada konsep persatuan umat Islam sedunia. Di samping bertentangan dengan hadits yang artinya: Jikalau dibaiat dua kholifah, maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya (HR Muslim).

Begitu pula 4 sahabat Rasul yang mulia telah menjalankan sistem Khilafah. Hal ini menjadi ijmak para sahabat. Seandainya sistem Khilafah itu menyalahi nash Islam, tentunya para sahabat tidak akan tinggal diam. Faktanya mereka berijmak atas sistem Khilafah.

Kemudian kalau ditinjau dengan logika. Sebutan presiden itu untuk kepala negara dalam sistem Demokrasi. Dan jika mau mengkaji secara jujur akan bisa dipahami dengan baik bahwa sistem Demokrasi itu tidak diambil dari khasanah hukum Islam maupun sejarah Islam. Jadi pemerintahan Islam itu jelas mempunyai bentuk khusus yakni Khilafah.

Berikutnya,bila pertanyaan adakah bentuk khusus pemerintahan di dalam Islam, dijawab dengan tidak ada. Artinya nash – nash Islam tentang politik dan pemerintahan dipandang hanya sebagai nilai yang menjiwai. Pendek kata, nash- nash Islam dalam hal ini hanya diposisikan sebagai stempel pelegalan atas diberlakukannya sistem pemerintahan yang tidak bersumber dari Islam.

Apalagi dinyatakan bahwa sistem Khilafah itu tidak relevan dengan negara bangsa maka nasionalisme harus distempel dengan nash Islam. Sesungguhnya realitas dunia ini sudah mengglobal. Bahkan dikatakan era globalisasi informasi, budaya dan perdagangan. Antar negeri dan kawasan tidak ada sekat lagi.

Dibentuknya organisasi – organisasi sebagai wadah berbagai negara seperti PBB, ASEAN, dan lain sebagainya merupakan bentuk ambruknya doktrin – doktrin nation state (negara bangsa) dan nasionalisme. Belum lagi kita bicara persatuan ekonomi dan perdagangan Eropa dengan MEE-nya. Kendala – kendala nation state seperti pengurusan paspor dan nilai tukar mata uang yang berbeda, bisa diatasi. Bahkan MEE bisa bersaing dengan Amerika Serikat.

Dengan demikian persatuan dan kesatuan dunia Islam adalah sebuah keniscayaan. Sedangkan bentuk persatuan dan kesatuan dunia Islam itu sudah disebutkan dalam khasanah hukum Islam yakni al – Khilafah al Islamiyah.

Kedua, terkait dengan materi – materi yang diklaim menimbulkan perpecahan umat.

Seharusnya pola pikir yang harus dibangun adalah bahwa hukum Islam itu ada yang hukumnya berbeda – beda untuk satu kasus. Ambil contoh cadar. Syafiiyah berhukum wajib. Madzab Hanafi berhukum sunnah. Sebagian mengambil hukum mubah atau boleh. Dalam hal ini wajib mengambil satu hukum bagi dirinya. Selanjutnya dalam kehidupan bermasyarakat, ia bisa menghormati pilihan hukum orang lain. Pola pikir seperti ini mestinya juga dibangun di saat menghukumi tahlilan dan perkara – perkara lainnya yang berbeda hasil ijtihadnya.

Kesimpulannya bahwa walaupun manusia berusaha dengan sekuat tenaga untuk memadamkan cahaya agama Allah, niscaya mereka tidak akan sanggup melakukannya. Alasannya hanya satu hal karena Allah SWT menghendaki untuk menyempurnakan cahaya agamaNya. Jadi usaha mereka tersebut bagaikan menggantang asap, yakni sia – sia belaka.[]

*Tinggal di Malang, Jawa Timur

The post Ainul Mizan, S.Pd*: Deradikalisasi Buku Ajar Agama Bagai Menggantang Asap appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ainul-mizan-s-pd-deradikalisasi-buku-ajar-agama-bagai-menggantang-asap/feed/ 0
2017 Hingga 2019, Kementerian Kominfo Salurkan 30 Unit Fasilitas Internet Gratis Di Kabupaten Nias https://www.radarindonesianews.com/2019/11/2017-hingga-2019-kementerian-kominfo-salurkan-30-unit-fasilitas-internet-gratis-di-kabupaten-nias/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/2017-hingga-2019-kementerian-kominfo-salurkan-30-unit-fasilitas-internet-gratis-di-kabupaten-nias/#respond Thu, 14 Nov 2019 02:34:40 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38361 RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Setelah ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai Daerah Tertinggal Tahun 2015 – 2019 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (perpres) Nomor

The post 2017 Hingga 2019, Kementerian Kominfo Salurkan 30 Unit Fasilitas Internet Gratis Di Kabupaten Nias appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Setelah ditetapkan oleh Presiden Jokowi sebagai Daerah Tertinggal Tahun 2015 – 2019 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (perpres) Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015–2019. Perpres itu ditandatangani pada (4/11/2015) lalu, seperti tertuang dalam situs Setkab.

Kabupaten Nias telah menerima 30 unit bantuan internet gratis dari program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias, Dahlan Roso Lase saat penandatanganan berita acara serah terima satu unit internet gratis kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Nias di Pantai Tagaule Onolimbu, Rabu (13/11) siang.

“Bantuan akses internet gratis yang kita sudah terima dari Bakti Kominfo dari tahun 2017 hingga sekarang berjumlah 30 unit. Pada tahun 2017 kita mendapatkan 3 unit yang dibangun di lokasi SMPN 1 Hiliduho, Puskesmas Gido dan Kantor Camat Bawolato, sedang tahun 2018 kita mendapatkan 20 unit yang di bangun di 7 SMP, 7 Puskesmas, dan 6 Kantor Camat sedangkan untuk tahun 2019 kita mendapatkan 7 unit yang di bangun di Kantor Desa Lasara Siwalubanua Mau, Desa Honu, Desa Tulumbaho Kecamatan Sogae’adu, Desa Lolozasai, Lasara Idanoi, Hiliweto Kecamatan Gido serta di lokasi Wisata Pantai Tagaule Onolimbu,” ucapnya. (Albert)

The post 2017 Hingga 2019, Kementerian Kominfo Salurkan 30 Unit Fasilitas Internet Gratis Di Kabupaten Nias appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/2017-hingga-2019-kementerian-kominfo-salurkan-30-unit-fasilitas-internet-gratis-di-kabupaten-nias/feed/ 0
Ketua TP PKK kota Depok, Elly Farida Hadiri Peletakan Batu Pertama Posyandu Anggrek Di Sawangan https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ketua-tp-pkk-kota-depok-elly-farida-hadiri-peletakan-batu-pertama-posyandu-anggrek-di-sawangan/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ketua-tp-pkk-kota-depok-elly-farida-hadiri-peletakan-batu-pertama-posyandu-anggrek-di-sawangan/#respond Wed, 13 Nov 2019 16:01:57 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38358 RADARINDONESIANEWSCOM, DEPOK – Ketua Tim Penggerak PKk Kta Depok, Elly Farida didampingi camat Sawangan, Heri Gumilar serta lurah Sawangan,Rahwana, meletakkan batu pertama

The post Ketua TP PKK kota Depok, Elly Farida Hadiri Peletakan Batu Pertama Posyandu Anggrek Di Sawangan appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWSCOM, DEPOK –
Ketua Tim Penggerak PKk Kta Depok, Elly Farida didampingi camat Sawangan, Heri Gumilar serta lurah Sawangan,Rahwana, meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan Posyandu Anggrek di Kantor Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) RT02/RW03 Kelurahan Sawangan, Kota Depok, Rabu(13/11/19).

Pembangunan ini merupakan kabar gembira bagi warga sekitar yang akhirnya memiliki posyandu sendiri. Bunda Elly Farida ketua tim penggerak PKK turut mengapresiasi pembangunan posyandu sendiri.

Elly mengimbau agar nantinya posyandu yang diberi nama Posyandu Anggrek ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya.

“Diharapkan nantinya bukan sekedar permasalahan kesehatan saja tapi juga untuk kegiatan lainya yang bermaanfaat,” “ujar bunda Elly.

Dalam kesempatam itu, bunda Elly berpesan kepada seluruh warga yang hadir agar di posyandu tersebut tetap ada kegiatan siklus lansia, balita dan remaja ini tetap bergulir degan baik.

Sementara itu, ditemui usai acara peletakan batu pertama, Kpala Kelurahan Sawangan yang baru menjabat tiga bulan, Rahwana mengatakan, dirinya bersyukur atas terwujudnya peletakan batu pertama pembangunan posyandu ini.

Menurutnya, dari 11 RW di Kelurahan Sawangan, baru terdapat dua posyandu ditambah satu di RW03 .

Adapun nantinya akan ada posyandu yang diberikan oleh Pemkot Depok di setiap RW.

“Yang penting ada tanahnya. Mudah mudahan dengan tewujutnya posyadu ini bisa bermanfaat bagi masyarat Sawangan.” ungkap lurah.

Di tempat yang sama, sekertaris kelurahan, Dedeh, mengatakan,terkait pembagunan posyandu, lahan yang ada adalah pasos pasum dari PT Cisadane Persada dari perumahan Telaga Golf yang diserahkan kepada pemerintah Kota Depok dengan luas 50 m2.

“Sedangkan anggarannya bersumber dari APBD kota Depok Tahun 2019,” Ujarnya.

Titin Supriatin, ketua Pembinaan Terpadu (posbindu) menambahkan, Posyandu Anggrek ini dalam kegiatannya terus bergulir walaupun selama ini kegiatan bejalan di rumah masyarakat di lingkungan RW 03 namun kegiatan rutin sebelum memiliki tempat yang tetap.

“Kami tetap semagat melayani sekira 115 lansia, balita serta remaja yang rutin mendatangi Posyansu Anggrek ini, untuk mengontrol kesehatan.” Ujarnya.

Selain itu, tambahnya, Posyandu Anggrek ini sudah banyak mengantongi prestasi dari tahun ke tahun yang memang menjadi kebangaan masyarakat Sawangan yang pernah meraih juara kedua Posyandu terbaik tingkat keluran dan tingkat kota Depok tahun 2018.

Selain ketua TP PKK kota Depok, acara peletakan batu pertama ini juga dihadiri Camat Sawangan, Lurah Sawangan, Tokoh masyarakat dan para kader PKK.(Anggi)

The post Ketua TP PKK kota Depok, Elly Farida Hadiri Peletakan Batu Pertama Posyandu Anggrek Di Sawangan appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ketua-tp-pkk-kota-depok-elly-farida-hadiri-peletakan-batu-pertama-posyandu-anggrek-di-sawangan/feed/ 0
Lulu Nugroho: Berebut Air Bekas Cucian Demi Mencari Barokah https://www.radarindonesianews.com/2019/11/lulu-nugroho-berebut-air-bekas-cucian-demi-mencari-barokah/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/lulu-nugroho-berebut-air-bekas-cucian-demi-mencari-barokah/#respond Wed, 13 Nov 2019 15:19:39 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38354 RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Berbagai cara orang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Seremonial dilakukan di berbagai tempat, baik itu sekolah, masjid, bahkan

The post Lulu Nugroho: Berebut Air Bekas Cucian Demi Mencari Barokah appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Berbagai cara orang memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Seremonial dilakukan di berbagai tempat, baik itu sekolah, masjid, bahkan di tempat pengajian. Begitu pula halnya yang terjadi pada warga Cirebon.

Namun ada peristiwa yang perlu dicermati terkait peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW khususnya di masyarakat Cirebon.

Sebagaimana dilansir laman liputan6.com, tampak masyarakat Cirebon berebut air bekas cucian benda pusaka. Ada di antara mereka yang membawa botol plastik, ember dan wadah lainnya. Kemudian air yang tampak kotor sebab telah digunakan untuk mencuci tersebut, mereka basuhkan ke wajah, kepala dan seluruh tubuh.

Hal ini menjadi ritual tahunan dalam tradisi dan budaya masyarakat Cirebon saat benda pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati di zaman dahulu dikeluarkan dan kemudian dicuci setiap tanggal 5 Bulan Mulud.

Ada sembilan piring berusia sekitar lebih dari 700 tahun, 40 piring kaligrafi berusia 600 tahun, 2 guci berusia 700 tahun dan dua botol kristal berusia 500 tahun.

Tradisi tersebut disaksikan para abdi dalem dan masyarakat yang berdesakan sejak pagi hari. Keraton Kasepuhan Cirebon adalah salah satu keraton yang menyelenggarakan perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.

Siraman Panjang diawali iring-iringan kaum dan abdi dalem yang membawa benda-benda pusaka dari tempat penyimpanan di gudang pusaka, di bagian belakang Bangsal Keraton Kasepuhan. Semua benda itu dibungkus kain putih.

Acara puncak yaitu tradisi Panjang Jimat yang merupakan pawai pada 12 Rabiul Awal. Kaligrafi di sepanjang sisi piring dipercaya membuat air bekas cucian piring tersebut mengandung barokah.

Kebiasaan ini terus berlangsung setiap tahun dengan dalih memelihara tradisi dan ritual ini dilakukan turun temurun bahkan didukung sebagai program pariwisata daerah.

Padahal mengadakan hal baru, karena merasa belum cukup dengan ketentuan yang ada di dalam Islam, adalah sebuah pelanggaran kalau tidak dikatakan sebagai sebuah penyimpangan. Begitupun melebih-lebihkannya dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, jelas merupakan perbuatan dosa.

Membiarkan umat beraktivitas tanpa kendali syariat akan berbahaya sebab mendatangkan murka Allah. Ditambah lagi dengan mengadakan ritual baru dalam ibadah yang dibuat seolah menyerupai aturan Allah.

Sungguh bahwa Islam sebagai sebuah din dan aturan hukum bagi umat islam khususnya dan umat manusia umumnya sudah sempurna setelah wafatnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam.

Maka lengkap sudah risalah yang dibawa Rasulullah kepada umat manusia. Sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ.

“Barangsiapa yang mengada-ngada dalam urusan (agama) kami ini, sesuatu yang bukan bagian darinya, maka ia tertolak” (HR. Al-Bukhari (no. 2697) dan Muslim (no. 1718), dari ‘Aisyah Radhiyallahu anha).

Dalam Syarah Shahih Muslim karya Imam Nawawi disebutkan, berkah memiliki dua arti, yaitu tumbuh, berkembang, atau bertambah, kebaikan yang berkesinambungan.

Menurut istilah, berkah (barokah) artinya ziyadatul khair, yakni “bertambahnya kebaikan” (Imam Al-Ghazali, Ensiklopedia Tasawuf, hlm. 79).

Hal ini hanya bisa didapat melalui penerapan aturan Islam. Dengan syariat, akan tercipta seluruh kebaikan pada diri umat. Maka, berharap barokah dari air bekas cucian benda pusaka menjadi kekeliruan cara berpikir yang tidak memiliki dasar dan kebaikan.

Membuat aktivitas peribadatan baru tanpa dasar dan ilmu justru akan menimbulkan fitnah di kalangan umat. Jika hal ini terus dibiarkan, maka tanpa disadari, perlahan-lahan mereka menyelisihi jalan lurus. Pemikiran umat akan jatuh hingga berdampak pada rusaknya kondisi umat.

Oleh sebab itu perlu penjagaan akidah oleh negara. Dengan pengaturan hukum dan persanksian berasaskan Islam, akan menjaga umat senantiasa berada dalam ketinggian berpikir.

Dengan penjagaan oleh pemerintah sedemikian itu akan membebaskan umat dari perbuatan syirik sehingga selamat di dunia dan akhirat.

*Muslimah Penulis dari Cirebon.

The post Lulu Nugroho: Berebut Air Bekas Cucian Demi Mencari Barokah appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/lulu-nugroho-berebut-air-bekas-cucian-demi-mencari-barokah/feed/ 0
Wow, Pengunjung Pantai Tagaule Onolimbu Kini Dapat Mengakses Internet Gratis https://www.radarindonesianews.com/2019/11/wow-pengunjung-pantai-tagaule-onolimbu-kini-dapat-mengakses-internet-gratis/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/wow-pengunjung-pantai-tagaule-onolimbu-kini-dapat-mengakses-internet-gratis/#respond Wed, 13 Nov 2019 12:19:37 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38351 RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Masyarakat serta para wisatawan Pantai Tagaule Onolimbu, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias kini bisa menikmati akses internet secara gratis. Hal

The post Wow, Pengunjung Pantai Tagaule Onolimbu Kini Dapat Mengakses Internet Gratis appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Masyarakat serta para wisatawan Pantai Tagaule Onolimbu, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias kini bisa menikmati akses internet secara gratis.

Hal ini setelah PT TeleNet memasang fasilitas internet gratis dengan tujuan agar masyarakat dan wisatawan lebih nyaman.

Salah seorang teknisi yang temui awak media ini di Pantai Tagaule Onolimbu, Rabu (13/11), Ikhwan Tirta Telaumbanua membeberkan jangkauan jaringan internet gratis tersebut.

“Wi-Fi gratis ini aktif 24 jam dengan radius jaringan 50 meter hingga 100 meter dan tentunya bebas akses tanpa menggunakan kode keamanan,” jelas Ikhwan.

Terkait kendala yang bisa mengganggu jaringan internet, Ikhwan menjelaskan beberapa faktor.

“Cuaca buruk dapat mengganggu keandalan jaringan, jaringan listrik juga mempengaruhi dan bila terdapat gangguan teknis pada alat ini diminta dinas terkait dapat memberikan keluhan berupa laporan tulisan atau melalui telepon kepada Kementerian Kominfo,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias, Dahlan Roso Lase mengungkapkan sumber pengadaan akses internet gratis.

“Berkat usulan Bupati Nias, akses internet gratis ini diprogramkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo dan menjadi skala prioritas karena Kabupaten Nias termasuk dalam 3T (tertinggal, terpencil terdepan),” papar Dahlan.

“Bantuan akses internet gratis yang kita sudah terima dari Bakti Kominfo dari tahun 2017 hingga sekarang berjumlah 30 unit. Pada tahun 2017 kita mendapatkan 3 unit yang dibangun di lokasi SMPN 1 Hiliduho, Puskesmas Gido dan Kantor Camat Bawolato, sedang tahun 2018 kita mendapatkan 20 unit yang dibangun di 7 SMP, 7 Puskesmas dan 6 Kantor Camat sedangkan untuk tahun 2019 kita mendapatkan 7 unit yang dibangun di Kantor Desa Lasara Siwalubanua Mau, Desa Honu, Desa Tulumbaho Kecamatan Sogae’adu, Desa Lolozasai, Lasara Idanoi, Hiliweto Kecamatan Gido serta di lokasi Pantai Tagaule Onolimbu,” jelas Kadis.

Usai menerima secara simbolis unit internet gratis yang dipasang di lokasi Wisata Pantai Tagaule Onolimbu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias, Kharisman Halawa mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kominfo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias saya mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kominfo atas bantuannya melalui program BAKTI Kominfo. Saya mengharapkan agar alat ini dapat digunakan sebaik baiknya oleh masyarakat Nias” ucap Kadis Pariwisata itu

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait keamanan fasilitas tersebut, Kadis menjawab jika pihaknya telah menyediakan dua orang yang menjaga lokasi wisata tersebut dan sekaligus akan menjadi fasilitas internet gratis itu

“Di lokasi ini kita sudah menyediakan 2 orang pekerja, satu untuk kebersihan dan satu orang lagi untuk menjaga keamanan dan fasilitas yang ada di lokasi pariwisata ini,” imbuhnya. (Albert)

The post Wow, Pengunjung Pantai Tagaule Onolimbu Kini Dapat Mengakses Internet Gratis appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/wow-pengunjung-pantai-tagaule-onolimbu-kini-dapat-mengakses-internet-gratis/feed/ 0
Walikota Dan Dishub Harus Cari Solusi Atasi Kemacetan Parah Pamulang – Ciputat, Tangsel https://www.radarindonesianews.com/2019/11/walikota-dan-dishub-harus-cari-solusi-atasi-kemacetan-parah-pamulang-ciputat-tangsel/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/walikota-dan-dishub-harus-cari-solusi-atasi-kemacetan-parah-pamulang-ciputat-tangsel/#respond Wed, 13 Nov 2019 03:02:10 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38341 RADARINDONESIANEWS.COM, TANGSEL – Sebagai kota penyanggah Ibu Kota Jakarta, tiap tahun pertumbuhan penduduk di kawasan Tangsel khususnya Ciputat, Pamulang, Serpong sangat signifikan.

The post Walikota Dan Dishub Harus Cari Solusi Atasi Kemacetan Parah Pamulang – Ciputat, Tangsel appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, TANGSEL – Sebagai kota penyanggah Ibu Kota Jakarta, tiap tahun pertumbuhan penduduk di kawasan Tangsel khususnya Ciputat, Pamulang, Serpong sangat signifikan.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk tersebut, jumlah kendaraan juga bertambah secara signifikan dan mempengaruhi sistem transportasi lalu lintas di Tangsel.

Sebagai dampak pertambahan penduduk dan jumlah kendaraan, kemacetan di Tangsel kini menjadi pemandangan sehari-hari terlebih di hari kerja dan jam sibuk pagi dan sore hari. Kemacetan ini bahkan terjadi pula di hari Sabtu saat libur sekolah dan kantor.

Namun dengan kondisi tersebut pemerintah Kota Tangerang Selatan hingga kini belum mampu mengatasi dan mencari solusi terhadap kemacetan yang telah berlangsung cukup lama itu.

Berdasarkan pantauan Radar Indonesia News di lapangan, inilah titik-titik di mana kemacetan sering terjadi di wilayah Tangsel.

1. Pertigaan Situ Sasak Tinggi, dan jalan Gg. H. Maung keluar masuk antar jemput siswa-siswi sekolah Al-Syukro, ekor kemacetan hingga RSUD TANGSEL.

2. Pertigaan RS Sari Asih perlu selalu ada petugas dijam sibuk pagi dan sore.

3.Pasar Cimanggis banyak kendaraan parkir dijalan tidak pernah ditindak tegas oleh DISHUB TangSel maupun DISHUB Banten.

4. U-Turn Legoso dekat POLSEK Ciputat, kadang suka dibuka oleh oknum tidak bertanggung jawab.

5. U-Turn Kampus UIN sudah bertahun-tahun jadi sumber kemacetan, pernah ditutup tapi diprotes beberapa warga kini dibuka kembali jadi ladang income preman pengatur jalan.

6. Traffic lights Rempoa, durasi lampu hijaunya harusnya diatur sesuai jumlah arus lalin pada jam sibuk pagi lebih lama hijaunya yang menuju Jakarta dan sore lebih diutamakan hijau lebih lama yang menuju Rempoa, dan harus selalu ada petugas pada saat jam sibuk.

7. U-Trun Sandratex harusnya ditutup permanen dengan beton agar tidak dimanfaatkan oleh preman jalanan alias pak Ogah untuk memungut upah dari pengendara yang putar balik.

8. Pasar Ciputat jam 06.00 WIB jalan masih dipakai berdagang oleh pedagang kaki lima dan parkir motor, hal ini sudah lama terjadi tidak ada tindakan tegas dari PemKot Tangerang Selatan.

“Ditutup saja putaran UIN. Pemerintah kota/kabupaten yg punya wewenang. Kenapa dibiarkan jalan Ciputat banyak putaran. Semakin banyak kendaraan, idealnya jalan tidak diintervensi putaran u-turn atau pertigaan. Jaman sdh maju masih punya pikiran jaman dulu… Cerdas lah bro…” kata akun twitter @caksoni.

Sore hari dan malam hari usai perkuliahan mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) di Bundaran Pamulang makin hari makin parah, padahal dekat dengan POLSEK Pamulang namun tidak ada solusi dan pengendalian macet saat jam pulang kuliah kampus UNPAM.

Wacana pelebaran jalan Pajajaran walau sudah lama dan sudah tahap pembebasan lahan namun tidak jelas kapan pelaksanaan pekerjaan dimulai.[Her]

The post Walikota Dan Dishub Harus Cari Solusi Atasi Kemacetan Parah Pamulang – Ciputat, Tangsel appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/walikota-dan-dishub-harus-cari-solusi-atasi-kemacetan-parah-pamulang-ciputat-tangsel/feed/ 0
Nurlinda: BPJS, Kenaikan Iuran VS Kesejahteraan Rakyat https://www.radarindonesianews.com/2019/11/nurlinda-bpjs-kenaikan-iuran-vs-kesejahteraan-rakyat/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/nurlinda-bpjs-kenaikan-iuran-vs-kesejahteraan-rakyat/#respond Wed, 13 Nov 2019 00:59:43 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38338 RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Seperti yang dilansir kompas.com, (2/11/2019), 0BPJS Kesehatan meyakini kenaikan iuran bisa memperbaiki keuangan mereka yang mengalami defisit selama ini.

The post Nurlinda: BPJS, Kenaikan Iuran VS Kesejahteraan Rakyat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Seperti yang dilansir kompas.com, (2/11/2019), 0BPJS Kesehatan meyakini kenaikan iuran bisa memperbaiki keuangan mereka yang mengalami defisit selama ini. Tahun 2019 ini, BPJS Kesehatan diprediksi akan mengalami defisit hingga Rp 32,8 triliun jika iuran tidak naik.seperti yang di sampaikan oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf bahwa masalah defisit ini tidak mungkin teratasi di tahun ini, namun dia yakin di tahun 2020 keuangan BPJS Keqsehatan bisa surplus sebesar Rp 1,3 trilliun.

Sebagaimana sebelumnya, presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Pepres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Oktober 2018 lalu.

Dalam pasal 34 Perpres tersebut, tarif iuran kelas peserta bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri golongan III dengan manfaat pelayanan di ruang kelas perawatan kelas III naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per bulan tiap peserta.

Kenaikannya mencapai Rp 16.500.selai itu iuran kelas mandiri II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 perbulan untuk tiap peserta, dan kelas mandiri I naik dua kali lipat dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 perbulan untuk tiap peserta.

Tentu saja dengan naiknya iuran BPJS ini akan semakin menambah beban masyarakat. Jangankan untuk membayar yuran BPJS, untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari saja masyarakat masih banyak yang kesulitan.

Tidak hanya sampai disitu, dimana keanggotaan BPJS berlaku seumur hidup. Itu berarti seseorang tidak bisa keluar walaupun dia tidak mampu membayar kecuali dia meninggal dunia.

Lebih parahnya lagi apabila ada yang menunggak maka akan ada yang diutus kerumah masing-masing penunggak iuran untuk ditagih pembayarannya.

Masyarakat dipaksa untuk membayar iuran BPJS, dan kas BPJS yang masih defisit akan tetapi direksi dan anggota dewan pengawasan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan yang mendapkan bonus tambahan.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati menambah tunjangan cuti tahunan bagi anggota dewan pengawasan dan dewan direksi dengan nilai satu kali dan paling banyak dua kali dari nilai gaji dan upah. (cnnindonesia.com).

Sejatinya jumlah tunjangan itu naik dua kalilipat. sedangkan BPJS kesehatan juga masih mempunyai penunggakan yang belum dibayar kepada 80 rumah sakit yang menjadi mitranya.

Keanggotaan BPJS juga dijadikan sebagai syarat dalam mengurus berbagai dokumen penting kewarganegaraan seperti SIM, STNK, KTP, masuk sekolah dan surat penting lainnya, (cnbindonesia.com, 8\10\2019).

Berarti pemerinta telah memaksa semua masyarakat untuk masuk menjadi anggota BPJS suka maupun tidak suka. Sehingga seumur hidup kita harus tetap membayar iuran BPJS walaupun tidak pernah sakit. Apabila kita tidak perna menggunakannya dan kemudian tiba-tiba meninggal maka akan otomatis iuran BPJS kita akan hangus.dan kita tidak bisa diklaim balik kecuali kita harus sakit.

Inilah sistem sekuler demokrasi yang merupakan sistem Negara korporasi di mana Negara menjadikan layanan kesehatan sebagai lahan bisnis.

BPJS sejak dari awal sudah menjadi kontroversi ,bahkan MUI sempat mengeluarkan fatwa keharamannya. Namun pemerintah tetap saja memaksakan untuk memberlakukan iuran BPJS ini.

Sesungguhnya BPJS ini adalah bentuk pengalihan tanggung jawab pemerintah dalam masalah kesehatan kepada rakyatnya.

Rakyat dipaksa untuk membayar agar bisa menikmati layanan kesehatan, memang ada sebagian yang disubsidi namun harus bisa membuktikan kalau dirinya miskin. Dan kepesertaan BPJS ini bersifat wajib. Sehingga BPJS ini telah mengubah status layanan kesehatan menjadi kewajiban.

Hanya dengan islam menjadi solusi

Di dalam islam Negara mempunyai tanggungjawab dalam segala urusan rakyatnya termasuk kesehatan. Sebagaimana dalam sabda Rasulullah saw: “pemimpin yang mengatur urusan manusia adalah pengurus rakyat dan bertanggungjawab atas rakyatnya (HR. al-Bukhari dan muslim).

Kesehatan adalah kebutuhan primer atau mendasar bagi rakyat seperti kebutuhan makanan, sehingga Negara wajib menyediakannya. “siapa saja yang saat memasuki pagi dan merasakan aman pada kelompoknya, sehat badannya dan tersedia bahan makanan dihari itu, seolah-olah telah memiliki dunia semuanya (HR al-Bukhari, At-tirmidzi dan Ibnu Majah).

Dalam islam jaminan kesehatan diberikan secara gratis, Negara tidak membebani rakyatnya untuk membayar kebutuhan layanan kesehatan. Negara memberikan dokter yang terbaik untuk melayani rakyat.

Dalil yang melandasinya adalah hadis Rasulullsh saw yang dituturkan oleh jabir ra: “Rasulullah pernah mengirim seorang dokter kepada Ubay bin Kaab yang sedang sakit. Dokter itu memotong salah satu uratnya kemudian melakukan kay ( pengecosan dengan besi panas) pada uratnya. (HR Abu Dawud).

Pengadaan layanan, sarana, prasarana kesehatan tersebut wajib diusahakan oleh Negara bagi seluruh rakyatnya tanpa ada pemaksaan.[]

The post Nurlinda: BPJS, Kenaikan Iuran VS Kesejahteraan Rakyat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/nurlinda-bpjs-kenaikan-iuran-vs-kesejahteraan-rakyat/feed/ 0
Hardita Amalia, S.Pd.I, M.Pd.I: Kenaikan Tarif BPJS Kian Mencekik Rakyat https://www.radarindonesianews.com/2019/11/hardita-amalia-s-pd-i-m-pd-i-kenaikan-tarif-bpjs-kian-mencekik-rakyat/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/hardita-amalia-s-pd-i-m-pd-i-kenaikan-tarif-bpjs-kian-mencekik-rakyat/#respond Tue, 12 Nov 2019 13:09:07 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38332 RADARINDOMESIANEWS.COM, JAKARTA – Ironis, BPJS yang idealnya menjadi alat yang mempermudah rakyat mendapat akses kesehatan yang baik, kini menjadi alat pemeras rakyat.

The post Hardita Amalia, S.Pd.I, M.Pd.I: Kenaikan Tarif BPJS Kian Mencekik Rakyat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDOMESIANEWS.COM, JAKARTA – Ironis, BPJS yang idealnya menjadi alat yang mempermudah rakyat mendapat akses kesehatan yang baik, kini menjadi alat pemeras rakyat.

Bagaimana tidak kenaikan tarif BPJS, pun tak ayal kian mencekik rakyat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti dikutip laman kompas.com, resmi menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar 100 persen pada Kamis (24/10/2019).

Untuk (kelas) mandiri akan berlaku di 1 Januari 2020, dengan penyesuaian sebagaimana dalam Perpres dimaksud. Kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, dan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000,”.

Ekonomi rakyat yang kian sulit ditambah kenaikan 100 persen BPJS, menjadikan rakyat kian menderita.

Jargon dalam sistem demokrasi, ex vivo ex dei yakni suara rakyat adalah suara Tuhan adalah ilusi belaka. Gelombang protes rakyat atas kenaikan tarif BPJS 100 persen, tak menghentikan langkah pemerintah untuk menaikan tarif BPJS.

Menurut penulis Defisit utang pemerintah kepada BPJS, merupakan tanggung penuh pemerintah, bukan mengalihkan kepada rakyat dengan menaikkan 100 persen tarif BPJS yang kian membebani rakyat.

Esensinya diantara amanat Undang – undang adalah Pemerintah berfungsi menyediakan sistem jaminan kesehatan yang memadai, murah bahkan terbaik bagi rakyatnya.

Namun realitasnya pemerintah hingga kini masih gagal menyediakan sistem jaminan kesehatan terbaik bagi rakyat.

Kalau kita melihat pada Islam, dimana Islam adalah agama yang sempurna dengan segala aturan di dalamnya mengatur masalah ibadah, hingga aspek sosial manusia termasuk masalah sistem kesehatan.

Sehingga dalam Islam, jaminan kesehatan rakyat adalah tanggung jawab penuh penguasa, tidak boleh diserahkan pada swasta seperti sekarang.

Dalilnya sabda Rasul SAW:

“Imam (penguasa) adalah pengurus rakyat dan dia bertanggung jawab atas rakyatnya (HR al –Bukhari dari Abdullah bin Umar ra.)”

Bahkan kesehatan dalam sistem Islam adalah gratis bagi rakyatnya tanpa di pungut biaya.

Kita bisa melihat bagaimana, Imam Muslim meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW pun (dalam kedudukan beliau sebagai kepala Negara) pernah mendatangkan dokter untuk mengobati salah seorang warganya, yakni Ubay.

Saat Nabi SAW. Mendapatkan hadiah dokter dari Muqauqis, Raja Mesir, beliau pun menjadikan dokter itu sebagai dokter umum bagi seluruh warganya.

Maka sistem jaminan kesehatan dalam Islam itu memiliki tiga ciri khas. Pertama, dalam sistem jaminan kesehatan Islam berlaku umum tanpa ada diskriminasi, dalam arti tidak ada pengkelasan dan pembedaan dalam pemberian layanan kesehatan kepada rakyat. Kedua, bebas biaya, rakyat tidak boleh dikenai pungutan biaya apapun untuk mendapat pelayanan kesehatan oleh Negara.

Ketiga, seluruh rakyat harus diberi kemudahan untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan oleh Negara.

Maka hal ini menurut penulis, jelas sistem jaminan kesehatan dalam Islam mampu menjadi solusi atas problematika kesehatan masyarakat saat ini, dimana kesehatan adalah hal vital kebutuhan dasar rakyat dan menjadi kewajiban negara secara penuh memberikan pelayanan yang terbaik bagi rakyat gratis juga tidak boleh aspek kesehatan ini diserahkan pada swasta.[]

*Dosen,Penulis Buku Anak Muda Keren Akhir Zaman Qibla Gramedia, Peneliti dan Anggota Adpiks,Pemerhati Pendidikan,Konsultan Parenting, Founder Sekolah Ibu Pembelajar.

The post Hardita Amalia, S.Pd.I, M.Pd.I: Kenaikan Tarif BPJS Kian Mencekik Rakyat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/hardita-amalia-s-pd-i-m-pd-i-kenaikan-tarif-bpjs-kian-mencekik-rakyat/feed/ 0
Ummu Azka: Rasulullah Adalah Pahlawan Sejati https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ummu-azka-rasulullah-adalah-pahlawan-sejati/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ummu-azka-rasulullah-adalah-pahlawan-sejati/#respond Tue, 12 Nov 2019 12:09:23 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38328 RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Belum lama ini kita memperingati hari pahlawan. masih lekat dalam ingatan tentang seberapa besar jasa para pahlawan kita. Berjuang

The post Ummu Azka: Rasulullah Adalah Pahlawan Sejati appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Belum lama ini kita memperingati hari pahlawan. masih lekat dalam ingatan tentang seberapa besar jasa para pahlawan kita. Berjuang mengorbankan seluruh jiwa, raga dan harta, demi sebuah kemerdekaan , para pahlawan emang layak kita acungi empat jempol. Ditiru semangatnya, berjuang untuk kebaikan.

Bicara tentang pahlawan, pasti kamu setuju bahwa pahlawan adalah sosok yang luar biasa jasanya. Membebaskan manusia dari situasi penjajahan kepada kondisi kemerdekaan.

Banyak sekali nama pahlawan yang berjejer dalam ingatan. Namun pernahkah kita berpikir, bahwa ada seseorang yang luar biasa menjadi pahlawan bagi seluruh manusia khususnya umat Islam?

Dialah Muhammad Rasulullah Saw. Keistimewaan yang dimiliki terlihat sejak lahir. Langit Mekkah bercahaya, padahal saat itu sedang terjadi penyerbuan Ka’bah oleh pasukan bergajah yang dipimpin oleh raja Abrahah.
Masa kecilnya pun membawa berkah, hal itu terlihat dari subur dan makmurnya sang ibu susu Rasulullah Saw, Halimah Assa’diyah. Hewan peliharaan milik Halimah bisa tumbuh besar dan menghasilkan susu yang melimpah, meskipun pada saat itu sedang musim kemarau. Kemudahan demi kemudahan pun dirasakan keluarga Halimah, hingga beliau yakin, Muhammad yang menjadi wasilah semua kebaikan.

Semenjak remaja hingga dewasa, Muhammad Rasulullah Saw menjadi pribadi yang mempesona. Akhlaq yang mulia serta kejujuran menjadi tanda bahwa Muhammad adalah bukanlah orang biasa.

Hingga saat Allah memilihnya menjadi pengemban Risalah Islam, Muhammad Rasulullah Saw dengan berani mengajak masyarakat yang kala itu hidup dalam kejahiliyahan. Kemaksiatan yang marak dilakukan seperti mengubur bayi perempuan hidup-hidup, mabuk dan berjudi menjadi kebiasaan sehari-hari penduduk Mekkah saat itu.

Cinta dunia dan takut kehilangannya adalah salah satu yang membuat para Kadir Quraisy menolak
ajakan Rasulullah untuk menyembah hanya kepada Allah.

Perjuangan Rasulullah Saw saat berdakwah, tak sekedar makian dalam kata. Berbagai bentuk siksaan fisik bahkan percobaan pembunuhan beliau hadapi demi mengemban amanah menyebarkan Islam.

Melalui bantuan para sahabat dekatnya yang mula-mula masuk Islam, Rasulullah meluaskan sayap dakwah hingga ke beberapa tempat di luar Makkah. Hingga akhirnya pertolongan Allah pun tiba, Masyarakat Madinah suka cita menyambut Islam. Yatsrib (Madinah) pula yang menjadi tonggak awal bagi Islam diterapkan secara kaffah dalam semua aspek kehidupan.

Perjuangan Rasulullah menyebarkan risalah Islam, telah membawa pengaruh besar bagi kehidupan umat manusia. Kebodohan manusia yang kala itu terjebak dalam penggambaran kepada dunia dan kenikmatannya, berhasil dihilangkan oleh Islam sebagai pembebas.

Islam juga yang membawa manusia pada kesetaraan hak dan kewajiban, saat banyak sekali pertentangan dan konflik yang mengatasnamakan kesukuan.
Karena Islam yang dibawa Rasulullah Saw, wanita bisa mulia. Memiliki hak dan kewajiban setara di hadapan Allah, serta diberikan kesempatan untuk dapat melakukan peran keibuannya secara nyaman dan terhormat.

Menjadi penegas antara hak dan bathil, kehadiran Islam telah terbukti membawa kemaslahatan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. 13 abad dalam kekuasaan Islam telah membawa pengaruh besar bagi peradaban manusia. Saat itulah para ilmuwan dengan segala penemuannya lahir. Para Ulama hadir dengan karya yang hingga saat ini menjadi rujukan umat.

Jelas sudah keberadaan Rasulullah Saw sebagai pahlawan sejati, perjuangannya dalam berdakwah, berhasil membawa manusia menuju kemerdekaan hakiki yakni, terbebas dari penghambaan kepada selain Allah. Wallahu alam bishshowab.[]

The post Ummu Azka: Rasulullah Adalah Pahlawan Sejati appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/ummu-azka-rasulullah-adalah-pahlawan-sejati/feed/ 0
Senator Aceh Bertemu Habib Rizieq di Mekkah, Ada Apa? https://www.radarindonesianews.com/2019/11/senator-aceh-bertemu-habib-rizieq-di-mekkah-ada-apa/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/senator-aceh-bertemu-habib-rizieq-di-mekkah-ada-apa/#respond Tue, 12 Nov 2019 09:37:10 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38325 RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Belakangan ini sebutan Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) ramai di perbincangkan khalayak publik di Indonesia terkait dengan

The post Senator Aceh Bertemu Habib Rizieq di Mekkah, Ada Apa? appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Belakangan ini sebutan Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) ramai di perbincangkan khalayak publik di Indonesia terkait dengan pencekalanya,

Terkait perbincangan seputar HRS, Senator asal Aceh Fachrul Razi yang tiba di Jakarta, usai melakukan umroh, Selasa, 12 November 2019 dari Mekkah, Arab Saudi itu sempat bertemu dengan Imam Besar HRS di Kota Mekah.

Selama berada di Kota Suci itu, Fachrul Razi menyempatkan diri menemui langsung Imam Besar Habib Rizieq Shihab pada hari Jumat, 8 November 2019 di Mekkah.

“Dengan keakraban dan persaudaraan atas pertemuan tersebut,” tutur Fachrul Razi yang juga Senator asal Aceh ketika di temui media.

Fachrul Razi menambahkan dalam pertemuan itu, terdapat beberapa poin dibicarakan.

“Kami melihat situasi dan kondisi Indonesia hari ini, maka beberapa poin yang kami bicarakan, diantaranya adalah soal sikap politik Imam Besar Habib Rizieq kedepan.” Ujarnya.

Intinya lanjut Anggota DPD RI yang terpilih untuk kedua kalinya ini, perjuangan tetap dilakukan dalam menegakkan kebenaran.

“Jika kebijakan pemerintah Jokowi baik dan bermanfaat bagi umat, ya beliau dukung tapi jika merugikan umat, perlawanan dan kritik tetap akan dilakukan,” tegas Fachrul Razi.

Dirinya juga menambahkan terkait kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, “Kemudian yang kedua adalah kami berbincang soal kepulanganya Habib Rizieq di Indonesia dan terkait dengan surat pencekalan atas dirinya Habib Rizieq oleh Pemerintah Indonesia” kata Fachrul Razi.

Menurut Fachrul Razi, pada intinya Habib Rizieq bersedia pulang kapan saja hanya saja beliau dicekal oleh pemerintah Indonesia sehingga tidak bisa keluar dari Saudi Arabia.

Fachrul menambahkan, kepulangan Habib Rizieq hanya bisa dilakukan bila ada jaminan keamanan dan keselamatan bagi diri Habib dan Keluarga.

Terakhir jelas Fachrul Razi dirinya juga berbicara dengan HRS soal konsep rekonsiliasi.

“Konsep rekonsiliasi menurut Habib adalah Rekonsilisasi dalam perspektif Ijtihad Ulama dan bukan kepentingan politik,” pungkas Razi dalam pertemuan dengan Habib Rizieq, Senin (11/11/2019).

Fachrul Razi mengatakan jika berbicara rekonsiliasi, harus juga dipastikan semua ulama yang ditahan dan dikriminalisasi, para purnawirawan Jenderal yang di tahan, serta para pendukung yang diproses hukum harus di bebaskan, itu baru namanya rekonsiliasi,

“Jadi menurut saya rekonsiliasi bukan hanya menerima jabatan posisi menteri, terus apa manfaat nya bagi umat?,” tutup Fachrul Razi yang meminta agar pasca Pemilu seluruh elemen rakyat harus bersatu dan melakukan rekonsiliasi.[]

The post Senator Aceh Bertemu Habib Rizieq di Mekkah, Ada Apa? appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/senator-aceh-bertemu-habib-rizieq-di-mekkah-ada-apa/feed/ 0
Bupati Abdul Faris Umlati Buka Festival Gemari Makan Ikan Di Raja Ampat https://www.radarindonesianews.com/2019/11/bupati-abdul-faris-umlati-buka-festival-gemari-makan-ikan-di-raja-ampat/ https://www.radarindonesianews.com/2019/11/bupati-abdul-faris-umlati-buka-festival-gemari-makan-ikan-di-raja-ampat/#respond Tue, 12 Nov 2019 09:13:58 +0000 https://www.radarindonesianews.com/?p=38320 RADARINDONESOANEWS.COM, RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam rangka menyongsong Hari Ikan Nasional (Harkatnas) yang jatuh pada 21 November 2019 kedepan,

The post Bupati Abdul Faris Umlati Buka Festival Gemari Makan Ikan Di Raja Ampat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
RADARINDONESOANEWS.COM, RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam rangka menyongsong Hari Ikan Nasional (Harkatnas) yang jatuh pada 21 November 2019 kedepan, maka Bupati menyenabgkan menggelar festival Gemari Makan Ikan di Raja Ampat 2019. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, di lokasi pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Selasa (12/112019).

Bupati Abdul Faris Umlati (AFU) dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Raja Ampat harus bangga karena telah memperkenalkan pariwisatanya di penjuru dunia.

“Kita harus bangga, sebagai masyarakat Raja Ampat, karena kita sudah memperkenalkan pariwisata Raja Ampat di penjuru dunia. Tidak hanya itu, Raja Ampat juga dikenal dengan keindahan bawa lautnya serta melimpah dengan hasil laut yang menjadi lumbung kebutuhan bagi masyarakat Raja Ampat,” tutur bupati AFU

Ia menambahkan Festival Gemarikan ini dilakukan, sekaligus mengajak masyarakat untuk memperkenalkan ikan sebagai salah satu bahan pangan dan meningkatkan komsumsi ikan sebagai sumber protein yang menyehatkan.

Bupati AFU mengakui, di kabupaten Raja Ampat melimpah dengan hasil lautnya termasuk ikan, lantaran Raja Ampat merupakan daerah kepulauan yang terdiri dari 80 persen adalah laut.

“Kalau berbicara makan ikan, itu adalah makanan pokok orang Raja Ampat, orang Raja Ampat sudah tau makan ikan dari mulai belajar makan sejak masih bayi, jadi kalau bilang gemar makan ikan, orang Raja Ampat setiap hari makan ikan, bahkan makan ikan yang segar-segar lagi,” tandas bupati AFU.

Bupati juga ikut menegaskan, pemerintah pusat telah mencanangkan Hari Ikan Nasional (Harkatnas) yang jatuh pada setiap tanggal 21 November.

“Oleh sebab itu kesadaran masyarakat guna memperkenalkan ikan sebagai salah satu bahan pangan serta mengajak masyarakat mulai mengonsumsi ikan yang menjadi salah satu sumber protein penting, perlu ditingkatkan.” Tutupnya.(ma)

The post Bupati Abdul Faris Umlati Buka Festival Gemari Makan Ikan Di Raja Ampat appeared first on Radar Indonesia News.

]]>
https://www.radarindonesianews.com/2019/11/bupati-abdul-faris-umlati-buka-festival-gemari-makan-ikan-di-raja-ampat/feed/ 0