by

Kematian Desi, Jatuh Atau Didorong?

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kematian Desi Wulan Dari (19) tewas terjatuh dari lantai 9 Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Kematiannya juga menimbulkan pertanyaan yang harus segera diungkap kepolisian.

Menurut Kapolsek Pancoran Kompol Aswin, berdasarkan informasi Desi sudah tiga mingguan menyewa kamar dengan membayar secara harian. Dia tinggal bersama dua temannya. Seorang perempuan berinisial SR (23) dan pria berinisial R (23). Keduanya telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Mereka teman dekat, cuma masih didalami kenal sama korban di mana dan bagaimana ceritanya,” kata Aswin. Berdasarkan keterangan kedua saksi, Desi adalah seorang model. Ayah Desi, Rahmat, juga membenarkan bahwa pekerjaan anaknya adalah seorang model. “Tapi tidak tahu model majalah atau apa,” ujar Aswin.

Namun, pengakuan mengejutkan muncul dari ibunda Desi, Irna Tri Mariani. Ia mengaku sempat ditelepon anaknya setelah terjatuh dari lantai 9 apartemen. Dalam perbincangan singkat dengan Irna, Desi mengatakan dirinya baru saja didorong oleh teman sekamarnya.

“Pokoknya di atas jam 21.00 WIB dia telepon. Katanya dia habis jatuh, didorong temannya. Setelah itu HP-nya mati,” ujar Irna di RSCM, Salemba.

Awalnya Irna tidak berprasangka macam-macam atas pengakuan anaknya. Namun, betapa kagetnya setelah mengetahui Desi terjatuh dari apartemen di Kalibata. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini. Tidak hanya memeriksa teman sekamar Desi, polisi juga memeriksa saksi seperti tetangga dan satpam Apartemen Kalibata City.[tb]

Comment