by

Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI Sambangi Kediaman Cagub Sumut ERAMAS

Fari Lubis saat bertemu dengan Paslon Cagub Sumut, Eramas.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kedua paslon yang mengikuti Pilkada Sumut 2018 telah sepakat tidak akan melakukan politik uang dan issue SARA, karena Pilkada Sumut merupakan pesta rakyat yang damai.
Menyikapi itu, Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI, Fahri Lubis yang saat ini berada di kota Medan, Sumatera Utara pada kamis pagi lalu telah bertemu dengan pasangan calon bapak H. Edy Rahmayadi di kediamannya.
Lebih lanjut, Bung Fahri yang bertemu langsung Paslon Cagub Sumut dalam silaturami tersebut bahwa Piilkada Sumut tidak sama dengan Pilkada DKI Jakarta yang lalu.

“Selaku mantan Pangdam 1 Bukit Barisan beliau sangat memahami kondisi masyarakat Sumut yang sangat majemuk,” lanjut Bung Fahri, Sabtu (17/2/2018) melalui hubungan selular.

“Visi ERAMAS Sumut Bermartabat, Beliau ingin mengangkat harkat, martabat rakyat sumut agar hidup sejahtera, rukun, dan damai,” demikian ungkap calon Gubernur Sumut, H. Edi Rahmayadi. 

Bila dalam pelaksanaan kampanye nanti ada pihak-pihak yang menggunakan issue SARA dengan menebar kebencian pada paslon Djarot dan Sihar, maka itu berarti ‘pembusukan’ kepada cagubsu ERAMAS, seraya menambahkan bahwa warga masyàraķat Sumut yang Multi Etnis.

“Apabila dipercaya oleh warga masyarakat Sumut paslon cagubsu ERAMAS menjadi Pemimpin, tentunya akan menjaga peŕsàtuan dan kesatuan , keamanan, ketentraman, keharmonisan, serta keadilan untuk menjadikan Sumut bermartabat,” demikian yg disampaiķan mantan pangkostrad kepada Fahri Lubis.

Menururt rencana, pekan depan ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI akan bertemu dengan paslon JOSS (Djarot – Sihar) untuk mendengar langsung mengenai issue pemilih non muslim otomatis ke paslon Jarot – Sihar dan juga politik uang sesuai rumor yang beredar.” pungkas Fahri.[Nicholas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 2 =

Rekomendasi Berita