by

Konferensi Ekonomi Islam Dunia di Jakarta untuk Pacu Ekonomi Global

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 pada 2-4 Agustus yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), dengan tema memacu ekonomi global.
Kementerian Keuangan menjadi pemangku utama di ajang ini dan didukung
oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Sekretariat Negara.
Mengusung tema “Decentralising Growth, Empowering Future Business
(Desentralisasi Pertumbuhan, Memberdayakan Bisnis Masa Depan), forum
internasional ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dunia
yang sedang lesu. Demikian Juru bicara Kementerian Luar Negeri,
Armanatha Nasir, dalam taklimat untuk pers di Pejambon, Kamis.
Ia mengungkapkan sejumlah isu yang akan menjadi perhatian KTT WIEF
antara lain pemberdayaan dan peningkatan daya tahan usaha mikro, kecil
dan menengah (UMKM) di tengah situasi ekonomi global yang masih lesu.
“Topik-topik yang juga akan menjadi pembahasan utama adalah tentang
bagaimana keuangan di dunia Islam, terkait dengan makanan halal, busana
muslim, serta pariwisata syariah,” kata Armanatha.
Sejauh ini Sekretariat WIEF dan pemerintah Indonesia telah mengirim
undangan ke 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Diperkirakan peserta akan mencapai 2.500 orang, termasuk 110 pembicara.
“Forum ini berada di bawah inisatif OKI,” tambahnya.
Perdana Menteri Malaysia, Presiden Tajikistan, Presiden Guinea,
Perdana Menteri Sri Lanka, dan Wakil Perdana Menteri Yordania adalah di
antara kepala negara atau pejabat tinggi yang sudah mengonfirmasi akan
hadir di Jakarta.
“Menurut rencana Presiden Joko Widodo akan mengadakan pertemuan
bilateral dengan pemimpin Malaysia, Tajikistan, dan Sri Lanka,” ujar
Armanatha.
Ia menjelaskan WIEF merupakan ajang dialog untuk memajukan ekonomi
dunia Islam dan global. UMKM, yang menjadi salah satu fokus pertemuan,
diharapkan bisa menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi global yang saat
ini sedang lesu.
Sebelumnya, KTT WIEF berhasil diselenggarakan di berbagai belahan
dunia, termasuk Kuala Lumpur (Malaysia), Islamabad (Paksitan),
Kazakhstan, London (Inggris), Kuwait, dan lainnya.
Bagi Indonesia, ini merupakan kali kedua ditunjuk menjadi tuan rumah
WIEF setelah menyelenggarakan forum internasional ini tahun 2009. Kali
ini TNI mengerahkan 10.150 personel untuk mengamankan jalannya
pelaksanaan KTT WIEF. (MINA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 4 =

Rekomendasi Berita