by

Larang Koruptor Nyaleg, Politisi Berkarya : KPU Menyelamatkan Masa Depan Anak Cucu Kita

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Captain Indonesia Oktoberiandi, Politisi Muda Partai Berkarya, eks Pilot TNI AU, mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah resmi memberlakukan aturan larangan pencalonan caleg dari mantan narapidana kasus korupsi. Aturan itu sudah resmi diterapkan dalam pencalonan caleg untuk Pemilu 2019 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Pemuda Berkarya ini, saat ditanya wartawan tentang sikapnya terhadap pemberlakuan PKPU Nomor 20 Tahun 2018 itu di saat acara Halal Bi Halal bersama masyarakat Kampung Makassar – Jakarta Timur, Senin (02/07/18).
“Pertama, saya sangat sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KPU tersebut. Ini adalah terobosan hebat yang akan membuat Indonesia hebat,” tutur alumni Akabri tahun 2004 ini.
“Kedua, dengan menetapkan aturan tersebut, KPU menyelamatkan masa depan anak cucu kita,” tambah mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya ini.
Selanjutnya tokoh muda nasional yang juga salah satu Pengurus Pusat di DPP LSM Kibar ini mengajak masyarakat luas mendukung KPU.
“Ketiga, tindakan KPU ini harus didukung oleh masyarakat luas, jangan sampai pemerintah melalui Kemenkumham yang sekarang terindikasi tidak mendukung aturan ini, mengatasnamakan masyarakat berupaya keras menggagalkan aturan ini, ini akan jadi malapetaka,” ajaknya.
Captain Indonesia Oktoberiandi, Sarjana Hukum Universitas Suryadarma ini, mengatakan bahwa aturan pelarangan mantan napi Koruptor untuk menjadi Caleg resmi tertuang dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018, perihal Pencalonan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.
“Kalo gak salah larangan itu ada dalam pasal 7 ayat 1 huruf (h) yang berbunyi ‘Bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota harus memenuhi persyaratan bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi’. Ini baru namanya kita memikirkan masa depan bangsa,” tegasnya.
“Jadi, saya menghimbau kepada masyarakat luas yang ingin masa depan anak cucunya selamat, dukung KPU menerapkan aturan ini,” tutup alumni Pondok Pesantren Islamic Center Kampar ini.[fp]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + eighteen =

Rekomendasi Berita